Pentingnya Melakukan Perawatan Area Roda Mobil

17/03/2021

Perawatan dan service

3 menit

Sebagai pemilik kendaraan tentunya Anda harus merawat mobil kesayangan agar kondisinya selalu prima termasuk perawatan area roda mobil.

Beberapa pemilik kendaraan pernah mengalami gejala roda mobil seperti terkunci atau tersendat. Laju mobil seolah terasa tertahan diselingi suara aneh pada area roda. Gejala tersebut dianggap cukup serius bagi sebagian besar pengguna kendaraan. 

>>> Cara Perawatan Kolong Mobil Supaya Nggak Karatan

Gambar menunjukan Velg mobil

Karat atau residu di area roda 

Penyebab Gejala Roda Mobil Seperti Terkunci 

Jika telusuri, secara umum gejala tersebut disebabkan karena kurangnya perhatian perawatan area roda mobil yang kerap terabaikan. Padahal roda kendaraan merupakan bagian penting ketika berkendara.

“Gejala ngelock atau seperti terkunci tersebut muncul karena kampas rem masih menjepit cakram ketika mobil mau dijalankan. Umumnya terjadi ketika mobil habis jalan lalu dicuci dan tidak jalan dalam waktu lama. Selain proses pengeringan tidak optimal di area roda hingga rawan timbul karat atau residu. Alhasil posisi kampas sulit lagi ke posisi bebas (free),” jelas Rafi’i Sinurat, Kepala Bengkel Astra Peugeot Cilandak, Jakarta.

Untuk itu perawatan  area roda mobil tersebut harus diperhatikan dengan cara seperti jangan mencuci komponen seputar roda baik cakram, kaliper, ataupun pelek mobil saat berada di kondisi suhu yang panas. Sebaiknya untuk mencuci bagian tersebut, tunggu hingga kondisi suhu sudah lebih normal atau menurun.

>>> Logo Peugeot Terbaru Jadi Penghubung Sejarah dan Visi Masa Depan

Gambar menunjukan Perawatan pada mobil

Lakukan perawatan setidaknya tiga bulan sekali

Lakukan Perawatan Secara Rutin

Perawatan area roda mobil sebaiknya dilakukan secara rutin, terutama jika kendaraan yang digunakan sering melalui genangan air. Pastikan cakram dan pelek bebas dari debu dan terutama kotoran yang biasa terakumulasi akibat sisa gesekan antar kampas rem.

“Mencuci rem cakram dan pelek cukup mudah. Layaknya ritual mencuci mobil. Sebab kotor di pelek karena debu itu mudah dibersihkan jika sering dicuci. Apalagi kebanyakan pelek saat ini memiliki finishing dengan lapisan cat,” imbuh Rafi’i.

Finishing pelek dengan chrome, cara merawatnya tinggal pakai cairan khusus pembersih chrome. Umumnya cairan ini membersihkan bekas gemuk (grease) yang menempel membandel dan sulit dibersihkan dengan air.

Untuk pelek yang memiliki motif jari (mesh) atau juga memiliki banyak palang, biasanya lebih sulit untuk dibersihkan. Cobalah menggunakan sikat halus untuk membersihkan celah-celah sempit di antara palang. Jika membandel, maka ulangi terus proses membersihkan dan hindari penggunaan minyak tanah atau bensin karena dapat membuat cat menjadi kusam.

Jika memungkinkan, sesekali lepaskan pelek agar proses pencucian lebih detail. Tak perlu sering-sering, tiga bulan sekali adalah waktu yang tepat. 

>>> Review Peugeot 3008 Allure Plus 2020: SUV Urban Negeri Mode

Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.

 
back to top