Pada umumnya, kendaraan bermotor yang menganut konfigurasi FF (front engine and front wheel drive) menerapkan sistem transmisi model “remote” karena ada jarak yang cukup jauh antara tuas transmisi dan transmisi. Maklum saja, tuas transmisi ada di kabin penumpang dan transmisi ada di ruang mesin sehingga dibutuhkan perangkat untuk menghubungkan antara keduanya. Kalau tidak ada penghubung tentu sulit untuk mengoperasikan transmisi.
>>> First Drive Renault Triber Automated Transmission 2020: Transmisinya Mengejutkan!
Lengan Sambung

Lengan sambung yang membutuhkan banyak perawatan berkala
Semula, penghubung antara tuas transmisi dan transmisi memakai lengan sambung (link) namun pengoperasiannya terasa kurang halus dan banyak sambungan sehingga kerap bermasalah. Lengan sambung ini terdiri atas beberapa batang logam yang saling ditautkan satu sama lain melalui engsel yang dilengkapi pengunci. Umumnya, pengunci tersebut yang sering “kalah” karena usia pakai sehingga lengan sambung terlepas dan pengemudi tidak bisa melakukan perpindahan gear transmisi.
Kabel push-pull

Kabel push-pull yang lebih praktis dan minim perawatan
Belakangan, metode lengan sambung banyak digantikan oleh kabel “push-pull” yang lebih praktis. Cukup satu kabel untuk tarik dan satu kabel lagi untuk dorong sehingga mengurangi banyak sambungan. Namun tetap saja ada penghubung berupa pengunci pada bagian ujung-ujung kabel yang berhubungan dengan transmisi dan tuas transmisi. Pada sisi lain, kabel tarik dorong ini memang minim perawatan, tetapi jika gemuknya sudah mengering maka perpindahan gear transmisi menjadi seret dan susah.
Pengunci

Kalau pengunci terlepas, Anda tidak bisa melakukan perpindashan gear transmisi
Sejalan pertambahan usia pakai terlebih jika kendaraan dipakai setiap hari alias menjadi kendaraan pengganti kaki, maka terjadi keausan pada komponen pengunci plastik yang menjadi tautan antara tuas transmisi dengan kabel push-pull. Setelah pengunci plastik mengalami keausan karena usia pakai, maka komponen tersebut akan getas dan menyebabkan kabel push-pull terlepas dari tuas transmisi. Hal itu bisa terjadi kapan saja dan di mana saja tanpa pemberitahuan. Mendadak ada masalah pada tuas transmisi yang tidak tersambung ke transmisi. Solusinya, bawa kendaraan Anda ke bengkel untuk pemeriksaan kondisi pengunci plastik tuas transmisi. Lakukan penggantian jika kondisi pengunci plastik memang sudah harus diganti baru. Jangan ambil risiko karena sekali lagi, hal itu (lepasnya kabel dari tuas) bisa terjadi kapan saja dan di mana saja tanpa pemberitahuan.
Pindah Gear Transmisi
Serunya lagi, kejadian itu selalu diikuti dengan gear transmisi yang tersangkut pada posisi tertentu. Kalau gear transmisi otomatis yang tersangkut pada posisi N ya bersyukur tidak masalah. Tapi bagaimana semisal gear transmisi otomatis tersangkut pada posisi mundur (R) atau maju (D)? Caranya, aktifkan rem tangan sekuat-kuatnya untuk mencegah agar kendaraan tidak maju atau tidak mundur. Lalu buka kap mesin dan cari link kabel transmisi. Jika kendaraan menganut sistem FWD, maka lebih mudah untuk mencari link kabel transmisi. Anda perlu menarik atau mendorong link kabel transmisi untuk memindahkan posisi gear transmisi ke posisi N supaya mobil bisa ditepikan ke pinggir jalan.