Penelitian: Meskipun Membantu, 97% Fitur Keyless Entry Rentan Diretas

Penelitian: Meskipun Membantu, 97% Fitur Keyless Entry Rentan Diretas
Semakin cerdas fitur dan sistem yang dikembangkan, semakin bersemangat pula manusia untuk mencari celah. Salah satunya sistem keyless entry yang merupakan sistem yang rentan diretas, menurut sebuah penelitian.

Fungsi keyless entry atau start-stop engine adalah opsi favorit pelanggan untuk mobil baru. Bahkan, city car sekarang menawarkanya dengan biaya tambahan, sementara sebagian besar SUV menengah hingga sedan memiliki fitur ini sebagai standar. Fitur ini memang membuat hidup lebih mudah, tetapi menurut sebuah penelitian baru, fitur keyless entry cukup berbahaya dalam hal keamanan mobil.

Sebagaimana dipaparkan oleh German General Automobile Club (aau ADAC) yang menguji 237 mobil modern dari 30 merek, penelitian tersebut menemukan bahwa 230 mobil yang diuji coba rentan terhadap serangan peretas menggunakan perangkat yang dapat dibeli secara online dengan sangat murah.

pengemudi yang sedang menggunakan keyless entry pada mobil berwarna hitam

Penelitian menunjukan sebagian besar keyless entry rentan diretas

>>> Kaca Mobil Berembun Saat Hujan, Hilangkan Dengan 4 Cara Ini

Disebut dengan serangan ‘relay’ ini memungkinkan pencuri untuk membuka pintu hingga menghidupkan kendaraan tanpa harus memiliki kuncinya. Pencuri-pencuri ini hanya perlu memindai sinyal yang dikirim oleh kunci nirkabel dan menguatkannya untuk membuka mobil.

Penelitian dari ADAC mengungkapkan, dari semua 237 model, hanya ada tiga model yang mampu sepenuhnya menolak serangan hacker tanpa kunci. Ketiganya merupakan model yang dikembangkan oleh Jaguar Land Rover, yaitu Jaguar I-Pace, serta versi terbaru dari Land Rover Discovery dan Range Rover Evoque. Empat mobil lain bisa dibuka atau dinyalakan, dan 230 kendaraan yang tersisa rentan terhadap semua jenis serangan hacker.

>>> Dapatkan berbagai tips perawatan terbaru di Cintamobil.com

Sementara itu, Mike Hawes selaku CEO Perhimpunan Produsen dan Pedagang Motor Inggris, mengatakan mobil modern “lebih aman dari sebelumnya, dan teknologi terbaru telah membantu menurunkan tingkat pencurian secara dramatis.” ADAC mengklaim ancaman terbesar adalah keyless entry dan menyarankan pemilik untuk mencari tahu bagaimana cara menonaktifkan sistem tanpa kunci.

kunci keyless entri menggunakan kandang Faraday berwarna hitam

Penggunaan kandang Faraday lebih aman untuk menjaga keyless diretas

Opsi lain yang dianggap sebagai solusi murah dan mudah untuk pencurian tanpa kunci adalah membungkus kunci keyless Anda dalam kertas timah. Masalahnya, ADAC mengatakan tidak ada jaminan sinyal akan terblokir sepenuhnya. Kandang Faraday yang bisa Anda temukan di toko aksesoris bisa dibilang solusi yang jauh lebih andal untuk mengamankan fitur keyless entry Anda.

>>> Tips dan trik otomotif paling lengkap bisa Anda dapatkan di sini

Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.
 
back to top