Cara Mengantisipasi Pencurian Mobil

30/07/2021

Perawatan dan service

3 menit

Share this post:
Pencurian mobil wajib menjadi perhatian khusus dalam masa PPKM Darurat belakangan ini karena banyak orang yang menanti kesempatan untuk melakukannya

Ganasnya Covid-19 berdampak pada penurunan kondisi perekonomian global yang berujung PHK sehingga menyebabkan pengangguran. Kalau sudah begitu, apa pun dilakukan untuk menyambung hidup, misalnya tindakan kriminal seperti pencurian mobil. Nyatanya hal itu terjadi di mana-mana, termasuk di Amerika Serikat. Di negeri Uncle Sam itu, pencurian mobil pada tahun 2020 meningkat sebanyak 9,2% dibanding tahun 2019. Sementara di Indonesia, hampir setiap hari ada laporan kehilangan kendaraan bermotor alias pencurian mobil di tingkat polda dan polres.  

Menurut LAPD (Los Angeles Police Department), mayoritas pencurian mobil melibatkan mobil lama tanpa teknologi anti pencurian atau mobil baru yang kunci kontaknya ditinggal dalam kabin.  Di Indonesia, pencurian mobil terjadi pada mobil populer dan cepat laku terjual. Mereka tidak hanya mencuri mobil yang diparkir di pinggir jalan, di perkantoran atau toko, bahkan pencurian mobil terjadi dalam garasi rumah yang terkunci gembok. Para pelaku kerap berkeliling mencari sasaran sambil memetakan target dan melihat kelengahan lingkungan. Terkait hal tersebut, berikut langkah antisipasi pencurian mobil yang bisa dilakukan.   

>>> Pentingnya Selimut Mobil Untuk Mencegah Pencurian

Kunci Pintu 

gambar remote keyless

Double check untuk memastikan semua pintu mobil sudah terkunci  

Selalu lakukan “double check” kunci pintu sebelum meninggalkan mobil di car port, di garasi, apalagi di parkiran umum. Jangan pernah membiarkan mobil dalam kondisi pintu tidak terkunci dan mesin hidup, sekalipun hanya lima menit. Semisal, mobil di car port rumah ditinggal sebentar dengan mesin hidup dan pintu tidak terkunci karena pemilik mengambil barang yang tertinggal di kamar rumah. Dalam hitungan sekejap, mobil bisa dibawa kabur oleh pencuri yang berpura-pura menjadi tamu tuan rumah. 

Lokasi Parkir  

gambar tempat parkir

Parkirlah mobil di lokasi yang terang dan mudah diawasi petugas

Jangan pernah parkir di lokasi yang gelap dan jauh dari pengawasan. Di mal besar,  memang ada petugas parkir yang rajin keliling untuk mengecek kondisi mobil. Namun jangan terlalu mengandalkan mereka karena jumlah petugas parkir terbatas sementara mobil yang harus diawasi lebih banyak dalam lahan parkir luas. Makanya, parkirlah mobil di tempat yang terang dan mudah diawasi oleh petugas parkir. 

Barang Berharga

Para pencuri mobil  punya dua taktik. Pertama, curi mobilnya. Kedua, kalau mobilnya sulit dicuri, curilah barang berharga dalam mobil. Jadi jangan pernah tinggalkan barang berharga dalam mobil dan jangan pamer barang yang menarik perhatian. “Saya taruh laptop di bawah kursi pengemudi, nyatanya hilang juga. Padahal mobil hanya ditinggal 30 menit,” aku Bimo, yang kehilangan laptop saat mobilnya diparkir di sebuah mal di Jakarta Utara.          

Alarm dan Kunci Tambahan  

gambar kunci setir

Tambahkan kunci setir sebagai pengamanan ekstra 

Untuk mobil lama tanpa teknologi anti pencurian, sebaiknya dilengkapi  dengan  sistem alarm versi aftermarket. Memang tidak serta merta mencegah pencurian, namun setidaknya alarm yang berbunyi nyaring menjadi pekerjaan tambahan bagi pencuri saat melakukan aksinya. “Bisa juga memasang kunci pengaman tambahan seperti kunci setir atau kunci pedal. Pencurinya harus kerja keras membongkar kunci setir atau kunci pedal,” anjur M Syaiful, pemilik bengkel Garage 23 di Serpong, Tangerang Selatan.  

Garasi/Carport  

gambar garasi terang 

Garasi terang mencegah tindak kriminal 

Pemakaian lampu terang di garasi model terbuka atau car port membuat pencuri pikir-pikir untuk beraksi karena aksi mereka mudah diketahui orang lain semisal tetangga yang melihat gerak-gerik mencurigakan. Lebih baik jika lampu di garasi atau car port dilengkapi dengan  sensor gerak, CCTV dan alarm untuk mendeteksi dan memberitahukan hal-hal yang mencurigakan. 
  

Pelacak GPS

 gambar pelacak gps

Pelacak GPS memudahkan polisi untuk menemukan kendaraan yang dicuri  

Memasang sistem pelacak berbasis GPS  akan membantu polisi untuk memantau pergerakan mobil curian. Perangkat GPS portable yang dipasang di kaca depan dan dicolok ke lighter akan langsung dibuang oleh pencuri. Begitu pula GPS yang terhubung ke ECU mungkin akan dirusak sekalian. Namun GPS yang lebih canggih sulit dijebol sehingga maling lebih memilih untuk melewatkan mobil tersebut atau sekalian dicuri dan mobilnya dipreteli. Beberapa teknologi GPS terkini sudah terintegrasi dengan sistem lainnya untuk “mematikan” mobil yang dicuri sehingga pelaku meninggalkan barang curiannya begitu saja.  

Ikut Asuransi  

gambar asuransi

Pilih asuransi mobil sesuai dengan kebutuhan 

Asuransi untuk kendaraan bermotor mencakup All Risk (komprehensif) dan TLO (total loss only). Asuransi All Risk mencakup coverage untuk kerugian dan kerusakan sebagian maupun keseluruhan yang salah satunya akibat  kehilangan atau pencurian. Sedangkan TLO memberikan  pertanggungan atas kerugian keseluruhan dan kerusakaan senilai 75% dari harga pasar mobil. Terkait pencurian,  perusahaan asuransi akan melakukan investigasi untuk memastikan segala hal yang berhubungan dengan tindak kriminal tersebut sebelum memberikan klaim sesuai ketentuan. Walau sudah ikut asuransi, dibutuhkan pemahaman bahwa mobil seolah-olah tidak  diasuransikan agar pemilik selalu waspada.  

>>>  Waspada, Mobil Keluarga Jadi Sasaran Empuk Penjahat di Tengah Pandemi

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

Sejak usia 3 tahun sering diajak ayah untuk membantu mengurus mobil dinas semisal membawakan alat kerja, minyak, fluida dan suku cadang. Akhirnya otomotif menjadi bagian hidup. 
Selepas kuliah dan sebelum wisuda, bergabung menjadi reporter tabloid Otomotif yang berada dalam naungan Kelompok Kompas Gramedia dengan bidang utama penulisan roda empat. Kemudian pindah ke Liputan6 dan mengisi berita untuk desk internasional. Lalu tahun 1998 bergabung dengan majalah Mobil Motor, majalah otomotif tertua di Indonesia (terbit sejak tahun 1970). 
Kemudian tahun 2003, pindah ke majalah Motor Trend (edisi Indonesia). Tahun 2009 kembali ke majalah Mobil Motor dan tahun 2014 mudik ke majalan Motor Trend. Pada tahun 2020 mengisi Otoblitz.net dan mulai tahun 2021 menulis untuk Cintamobil.com. 

Awards

  • 2003: Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Produk) 
  • 2007:  Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Teknologi)
 
back to top