Optimalkan Handling SUV Dan D-Cab Dengan Aplikasi Balance Arm

13/07/2019

Perawatan dan service

4 menit

Share this post:
Optimalkan Handling SUV Dan D-Cab Dengan Aplikasi Balance Arm
Banyak cara untuk mengoptimalkan handling SUV dan D-Cab. Salah satunya dengan aplikasi balance arm yang bertujuan untuk membuat kinerja gardan dan suspensi belakang SUV dan D-Cab menjadi lebih terkontrol

Anda pengguna SUV dan Pick-up Double Cabin (D-Cab) yang ingin membuat handling lebih optimal? Banyak caranya memang, namun salah satunya dengan memasangkan piranti suspensi yang dikenal dengan nama balance arm. Aplikasi balance arm kerap digunakan pada SUV atau D-Cab yang telah mendapatkan up-grade seperti lift-kit. Namun bukan berarti suspensi standar tak bisa dipasangkan balance arm. Namun dilihat dari aspek kegunaannya, balance arm hanya tersedia untuk suspensi SUV dan D-Cab yang menggunakan sasis tipe ladder frame seperti Toyota Fortuner dan Hilux, Mitsubishi Pajero Sport dan Strada Triton serta Ford Ranger. Hal tersebut lantaran balance arm akan dipasangkan pada gardan dan sasis belakang.

Foto aplikasi balance arm pada suspensi belakang Toyota Fortuner

Balance arm bisa diaplikasi ada suspensi belakang SUV dan D-Cab dengan sasis ladder frame

>>> Baca juga:

Pemasangannya sendiri cukup praktis dan mudah lantaran sudah menganut konstruksi bolt-on alias kompatibel dengan kaki-kaki SUV dan D-Cab dengan sasis ladder frame yang ada di Indonesia. Cara kerja balance arm dengan mengikat gardan belakang dengan arm suspensi dan gardan belakang. Sehingga, kinerja dari ketiga komponen suspensi tersebut bisa lebih terkontrol dan membuat karakter redaman dari suspensi SUV dan D-Cab lebih stabil dalam meredam guncangan di jalan buruk atau saat bermanuver. Selain itu, “Umumnya tersedia untuk SUV dan D-Cab dengan penggerak dua roda atau 2WD, karena konstruksi suspensi belakang lebih tak hanya sebagai penopang beban, tapi juga penopang gardan sebagai penggerak,” sahut Cahyadi Putra, punggawa gerai aksesori Graha Mobilindo di Kalimalang, Jakarta Timur.

Foto balance arm dalam keadaan terpasang

Aplikasi balance arm membuat kinerja dan pergerakan gardan dan suspensi belakang menjadi lebih terkontrol

>>> Cari mobil bekas berkualitas disini

Aplikasi balance arm ini hanya untuk suspensi belakang. Anda juga tak perlu khawatir ketika mengaplikasi balance arm akan membuat karakter redaman suspensi SUV dan D-Cab menjadi lebih keras. “Balance arm bukan chassis reinforcement yang membatasi gerakan sasis dan suspensi, karena dia hanya membuat gerakan arm belakang dan gardan menjadi lebih terkontrol, sehingga membuat kerja suspensi belakang menjadi optimal. Selama tidak pasang per heavy duty atau tipe hard, karakter bantingan suspensi masih nyaman untuk harian” ujar Arif Sugiharto, salah satu punggawa dari workshop Banteng Mas yang terletak di Mega Glodok Kemayoran, Jakarta Pusat.

Foto kit balance arm merek JS1

Kit balance arm sudah banyak tersedia dan mudah diaplikasi

Di beberapa toko aksesori atau workshop spesialis SUV dan D-Cab mulai banyak menyediakan balance arm aftermarket buatan produsen yang cukup populer. Salah satunya merek asal Thailand, Australia dan Jepang seperti JS Work, TDC, H-Tune atau INGGC. Untuk satu setnya sendiri  dibanderol mulai dari Rp 3,3 juta, belum termasuk jasa pemasangan. Untuk pemasangannya pun mudah dan cepat, yakni sekitar 2 jam saja.

>>> Kumpulan artikel Tips & Trik otomotif di Cintamobil.com

Share this post:

Berita lain

Punya Aura SUV Lebih Kental, Ini Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Membeli Toyota Rush 2017

24/05/2019

Jual beli

4 menit

Meski telah digantikan generasi terbaru yang lebih besar, Toyota Rush 2017 masih memiliki daya tarik tersendiri. Lalu, Apa saja yang harus diperhatikan sebelum membeli mobil ini?

Lihat juga

[IIMS 2019] Bedah Fitur DFSK Glory 560, SUV Murah Dengan Kelengkapan Kelas Atas

02/05/2019

Mobil baru

3 menit

Sejak pertama kali muncul beberapa waktu lalu di Ancol, DFSK Glory 560 jadi pusat perhatian dengan fiturnya yang melimpah. Apa saja fitur yang ditawarkan SUV asal Tiongkok ini?

Lihat juga

Mau Punya Mobil Gagah? Inilah 5 SUV Seharga LCGC

02/05/2019

Jual beli

Membeli mobil bekas terkadang bisa mendapatkan mobil yang lebih baik dalam hal fitur dan kualitas berkendara. Dengan selisih harga tidak jauh berbeda, inilah 5 SUV seharga LCGC dengan rentang harga Rp 100 juta hingga Rp 140 jutaan.

Lihat juga

6 SUV Penggerak Empat Roda Harga 100 jutaan

28/04/2019

Jual beli

3 menit

SUV penggerak empat roda bisa menjadi jawaban Anda jika membutuhkan mobil yang memiliki kapabilitas off-road mumpuni, namun lebih nyaman untuk harian. Kini, SUV penggerak empat roda semakin bervariasi dengan harga pasaran lebih terjangkau. Berikut 6 SUV penggerak empat roda harga 100 jutaan yang mungkin pas untuk Anda

Lihat juga

Beda Kelas SUV Wuling Almaz vs Glory 560, Siapa Paling Layak Dibeli?

11/04/2019

Jual beli

10 menit

Dua pabrikan China, Wuling dan DFSK bersaing melahirkan model baru untuk konsumen di Indonesia, Almaz dan Glory 560. Sama-sama menarik mengingat keduanya sama-sama SUV meski pada hakikatnya beda kelas. Lalu apa yang ditawarkan oleh masing-masing produsennya pada dua mobil tersebut, dan siapa yang paling layak dibeli?

Lihat juga
 
back to top