Yuk Manfaatkan Waktu Ngabuburit untuk Cek Cairan Mobil

19/04/2021

Perawatan dan service

3 menit

Share this post:
Daripada hanya menganggur Anda bisa ngabuburit dengan berbagai kegiatan positif. Salah satunya, Anda bisa memanfaatkan untuk mengecek cairan mobil seperti oli.

Umumnya ngabuburit atau menunggu buka puasa digunakan untuk bersantai. Jalan-jalan menikmati pemandangan, menikmati suasana sore yang sejuk, atau sekadar chattingan bersama teman. Anda bisa mengisinya dengan kegiatan positif dan lebih bermanfaat. Salah satunya melakukan perawatan ringan pada kendaraan, seperti mobil.

Anda bisa mengecek bodinya, bersih atau ada kotoran, mungkin ada baret ringan yang bisa dihilangkan sendiri, atau menata ulang interior yang semrawut. Anda juga bisa memanfaatkannya buat cek cairan mobil, bagaimana kondisinya, masih baik atau sudah minta ganti.

Cairan mobil

Poin terakhir ini yang kita bicarakan. Perlu diketahui part berbentuk cairan termasuk part yang vital. Fungsinya membuat kendaraan bisa dikendarai dengan nyaman dan aman. Perhatian serius dibutuhkan mengingat kualitas dan kuantitasnya semakin menurun seiring pemakaian. Saat waktunya tiba cairan harus diganti dengan yang baru. Jika dibiarkan Anda bisa menghadapi berbagai risiko buruk, baik untuk kendaraan maupun untuk Anda sendiri dan orang lain.

Momen bulan Ramadan ini, Anda bisa memanfaatkan waktu ngabuburit buat cek cairan mobil.

1. Cek oli mesin

Foto mengecek oli mobil menggunakan dipstick

Cek cairan mobil penting untuk menjaga kondisinya tetap berkualitas

Hal terpenting adalah memastikan oli mesin masih terjaga takarannya. Buka kap mesin dan temukan dipstick atau tongkat celup (ujung warna kuning). Tarik sampai ujungnya keluar, lalu bersihkan dengan tisu atau kain. Setelah itu masukkan lagi dan tarik kembali, maka level oli akan terlihat jelas. Jika posisi oli berada di level 1 atau low berarti oli kurang dan minta ganti. Yang terbaik adalah di posisi tengah antara low dan full. Perhatian juga warna oli, jika sudah hitam dan keruh sebaiknya diganti. Jika masih ada bening-beningnya oli masih bisa digunakan sampai batas jadwal penggantian.

Penting : Untuk pengecekan oli mesin ini wajib dilakukan dalam kondisi mesin mati dan dingin agar mendapatkan hasil akurat.

>>> Waspada Bahaya Isi Oli Mobil Melebihi Batas Maksimum

2. Cek minyak rem

Foto tabung minyak rem mobil

Jika warna oli rem sudah berubah dan keruh segera ganti dengan yang baru

Buka penutup tabung minyak rem di ruang mesin. Umumnya ada 2 warna minyak rem mobil, bening kemerahan dan bening kekuningan. Perhatikan warnanya, Jika masih bening dan bersih berarti masih layak pakai. Jika sudah berubah atau keruh seperti jelantah misalnya berarti sudah waktunya diganti.

Untuk penggantian gunakan minyak rem sesuai petunjuk yang tertera di tutup tabung minyak rem. Pakai DOT 3, DOT 4 atau yang lain.

3. Cek oli power steering

Foto menunjukkan Tabung oli power steering

Oli power steering agar setir bekerja dengan baik

Buka penutup tabung oli power steering di ruang mesin. Perhatikan levelnya. Jika berada di antara batas minimal dan maksimal berarti secara takaran masih aman. Jika berada di bawah batas minimal berarti kurang dan minta ditambah.

Perhatikan juga warnanya. Saat baru oli power steering berwarna merah bening atau oranye bening. Jika warna sudah berubah kehitaman dan berbau seperti terbakar, menandakan oli sudah kurang layak pakai. Segera ganti dengan yang baru sesuai rekomendasi pabrik.

>>> Begini Cara Kerja VFC Power Steering Fortuner Dan Hilux Baru

4. Cek air radiator

Foto mengecek air radiator mobil

Pastikan mesin dalam keadaan dingin untuk mengecek radiator

Pastikan mesin dalam kondisi dingin. Buka penutup reservoir atau penampungan air radiator. Perhatikan isinya jika tinggal sedikit atau kurang dari batas garis level (low - full) sebaiknya ditambah. Penambahan tidak boleh melebihi batas maksimum agar tidak tumpah saat mobil berjalan.

Untuk air radiator sendiri tidak direkomendasikan menggunakan air mineral atau air kali. Sebaiknya gunakan radiator coolant sesuai rekomendasi pabrik.

5. Cek air wiper

Foto tabung air wiper

Gunakan cairan khusus untuk wiper, bukan sabun cair

Buka penutup bak air wiper di ruang mesin. Lihat isinya, masih banyak atau tinggal sedikit. Kalau masih banyak tak perlu ditambah. Tapi kalau tinggal sedikit dan hampir habis sebaiknya ditambah sampai penuh. Untuk menggantinya sebaiknya gunakan cairan khusus atau wiper fluid. Anda bisa mendapatkannya di bengkel atau di toko perlengkapan mobil, dan harganya juga terjangkau.

Cukup mudah bukan cek cairan mobil. Anda bisa memanfaatkan waktu ngabuburit untuk melakukannya sendiri di rumah.

>>> Wajib Diketahui, Jenis Cairan Penting untuk Mobil

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top