Motor Listrik VS Mesin Pembakaran Konvensional, Mana Yang Terbaik?

29/08/2019

Perawatan dan service

3 menit

Share this post:
Motor Listrik VS Mesin Pembakaran Konvensional, Mana Yang Terbaik?
Berikut ini kami akan menjabarkan secara singkat mengenai perbandingan antara motor listrik dengan mesin pembakaran konvensional, mana yang terbaik?

Gambar menunjukkan Motor listrik Audi e-Tron 2019

Karakter high torque pada motor listrik membuat akselerasi mobil bertenaga listrik lebih instan

Secara umum electric drive motor atau motor listrik itu mampu mencapai torque maksimumnya sesaat mulai berputar alias nol rpm. Motor listrik tidak memerlukan fase start-up untuk mencapai putaran idle. Ketika motor mencapai angka rpm tertentu, maka torque akan turun seiring dengan penambahan kecepatan putaran. Kecepatan putaran motor ini kira-kira mencapai 14.000 rpm. Karakteristik electric drive itu membuat mobil listrik tidak membutuhkan mekanisme transmisi yang rumit.

>>> Anda bisa melihat daftar mobil bekas pilihan di sini

Gambar menunjukkan mesin bakar konvensional Mazda

Mesin SKYACTIV-G bikinan Mazda yang canggih ini pun, tetap butuh putaran tertentu agar mendapat torsi

Sedangkan internal combustion engine atau mesin bakar konvensional membutuhkan putaran mesin tertentu guna menghasilkan torque. Torque yang tersedia akan meningkat seiring dengan bertambahnya putaran mesin. Oleh karena karakteristik internal combustion engine seperti ini membutuhkan mekanisme transmisi dengan beberapa gear ratio guna menyalurkan tenaganya. Torque tersebut kemudian diteruskan ke transmisi melalui kopling atau clutch converter.

Gambar menunjukkan Baterai Toyota Prius

Masih butuh teknologi tingkat lanjut yang benar-benar ramah lingkungan guna mengisi ulang daya baterai

Dari dua penjelasan diatas sudah jelas bila karakter motor elektrik lebih unggul dari mesin bakar konvensional. Namun jangan senang dulu, kami pernah membahas mengenai 10 keuntungan menggunakan mobil listrik di masa kini dan masa depan, pada salah satu poin disebutkan jika untuk mengisi mobil listrik dibutuhkan resource yang belum tentu ramah lingkungan. Saat ini, para insinyur sedang memikirkan bagaimana membuat sumber energi listrik dengan energi yang ramah lingkungan lagi terbarukan.

>>> Simak pula berbagai artikel tips & trik lainnya di Cintamobil.com 

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Head of Content di Cintamobil.com   About Arfian Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebe
 
back to top