Modifikasi Sistem Kelistrikan Boleh Saja, Tapi Awas Bisa Berbahaya

Share this post:
Modifikasi Sistem Kelistrikan Boleh Saja, Tapi Awas Bisa Berbahaya
Mempermak mobil memang boleh-boleh saja. Tetapi modifikasi sistem kelistrikan tetap membutuhkan perhatian lebih mengingat banyaknya insiden yang terjadi akibat kesalahan sistem kelistrikan.

Beberapa waktu lalu berita otomotif Indonesia dikejutkan dengan kebakaran yang terjadi pada sebuah mobil Mitsubishi Xpander. Usut punya usut, ternyata kebakaran terjadi karena adanya modifikasi sistem kelistrikan yang akhirnya menyebabkan terjadinya hubungan arus pendek.

Gambar yang menunjukan Xpander terbakar di Pekanbaru

Xpander yang terbakar di Pekanbaru akibat masalah kelistrikan

>>> Penguras Baterai Mobil Tercepat: Komponen Modifikasi yang Tidak Pas

Dari kejadian ini bisa dipelajari bagaimana memodifikasi sistem kelistrikan mobil merupakan salah satu tindakan yang harus diperhatikan baik-baik. Salah-salah, mobil dengan mudah terbakar dan membuat lebih banyak kerusakan dibandingkan gaya mentereng akibat modifikasi.

Tidak hanya sekali dua kali kecelakaan ini terjadi. Modifikasi pada sistem kelistrikan seringkali menjadi penyebab masalah pada kendaraan. Jenisnya pun beragam. Tapi yang paling sering dilakukan oleh pemilik kendaraan adalah melakukan modifikasi pencahayaan atau lampu dan peningkatan suara nge-bass dari sistem audio.

>>> Ingin membeli mobil baru dan bekas termurah? Klik disini untuk informasi lebih lanjut

Pilah pilih modifikator

Pengaplikasian lampu aftermarket terhadap kendaraan, seperti lampu LED atau HID yang lebih terang dibandingkan versi standar pabrikan tentu saja memberikan beban lebih berat pada sistem kelistrikan. Apalagi jika memakai sistem audio yang lebih besar dibandingkan versi standar. Resiko juga bisa terjadi akibat instalansi sembarangan dan membuat jalur listrik baru dengan menambah rangkaian kabel untuk mobil.

Gambar yang menunjukan sistem audio modifikasi pada mobil

Peningkatan sistem audio bahkan bisa membahayakan

"Sebenarnya modifikasi audio pada mobil itu sah saja selama proses pengerjaannya diimbangi sesuai kebutuhan. Contoh bila hanya head unit mungkin masih oke menggunakan aki standar, tapi bila konteks sampai menambah subwoofer, speaker, dan lainnya harus diimbangi juga dengan kemampuan aki dan alternatornya," ucap Rochim dari Chas Audio ketika diwawancara Kompas beberapa waktu lalu.

>>> Dapatkan berbagai informasi tips perawatan mobil lainnya hanya di sini

Untuk memberikan keamanan dalam memodifikasi kendaraan, apalagi sistem audio yang lebih besar, Rochim menyarankan pengemudi untuk mencari workshop spesialis. Pastikan bengkel yang dituju mengerti seluk beluk kelistrikan sistem audio. Ada perhitungan kapasitas aki standar dengan tenaga yang dibutuhkan audio untuk membuat semua komponen berjalan normal.

Gambar yang menunjukan salah satu kabel kelistrikan mobil

Hindari modifikasi sistem kelistrikan dengan menambah jalur kabel

Untuk pemasangan kelistrikan memang harus lebih waspada dan teliti. Bahkan riskannya modifikasi sistem kelistrikan bisa menyebabkan asuransi kendaraan menjadi gugur atau tidak bisa diterima penyedia layanan asuransi. Cintamobil.com menyarankan untuk tidak terlalu gegabah memodifikasi komponen kelistrikan, apalagi dengan menambah kabel untuk membuat jalur baru.

>>> Tips terlengkap seputar mobil bisa ditemukan di Cintamobil

Share this post:
Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.
 
back to top