Michelin Kembangkan Teknologi Acorus Agar Mobil Ceper Tidak Takut Lubang

Share this post:
Michelin Kembangkan Teknologi Acorus Agar Mobil Ceper Tidak Takut Lubang
Michelin telah mengembangan teknologi baru yang disebut teknologi Acorus untuk membantu melindungi ban dan roda profil rendah (ceper) dari kerusakan yang disebabkan oleh lubang.

Michelin mengatakan bahwa nama teknologi Acorus berasal dari Acorus Calamus, sebuah tanaman lahan basah yang memiliki tampilan buluh. Penamaan ini didasarkan pada fungsi dan tujuan pembuatan ban yang berarti ‘menekuk tetapi tidak patah’.

Acorus pada dasarnya terdiri dari sepasang flensa karet fleksibel yang melekat pada pelek alloy khusus dan dapat membantu menyerap goncangan dan benturan yang disebabkan oleh lubang. Michelin mengungkapkan bahwa teknologi ini memungkinkan pengendara untuk menggunakan ban profil rendah tanpa resiko kerusakan ketika berpapasan dengan lubang.

ban fleksibel Maxion dengan pelek bintang dan warna hitam

Ban Fleksibel yang dikembangkan oleh Michelin dan Maxion

>>> Cara Mengemudi Mobil Melewati Jalan Berlubang

Michelin mengembangkan Acorus bekerja sama dengan produsen roda Maxion. Terlepas dari ban yang digunakan, penggunaan teknologi ini serta roda yang dirancang khusus dapat meminimalisir kerusakan yang disebabkan oleh lubang. Bagi mereka yang khawatir tentang penampilan pelek, ada potongan trim kosmetik yang bisa digunakan untuk memberikan tampilan pelek yang berbeda.

Titik awal untuk sistem Acorus adalah ‘badan roda’ aluminium yang dipadukan khusus. Dua flensa karet fleksibel dipasangkan pada roda, dan ban yang digunakan untuk kendaraan dipasang pada flensa. Ketika kendaraan melewati lubang, flensa akan melentur ke kanan bersamaan dengan karet samping ban sehingga tidak ada kerusakan pada ban atau roda.

>>> Dapatkan pengetahuan tentang teknologi kendaraan terlengkap di sini

ban dengan teknologi Acorus dari Michelin

Teknologi ini memungkinkan ‘mobil ceper’ lebih tahan lubang

Pieter Klinkers, CEO Maxion Wheels, mengatakan bahwa teknologi tersebut akan berfungsi sebagai pengubah permainan untuk roda. Michelin mengatakan bahwa penggunaan teknologi memiliki manfaat bagi lingkungan karena ban bisa tahan lebih lama.

>>> Ingin membeli mobil baru dan bekas termurah? Klik disini untuk informasi lebih lanjut

Masalah utama yang baru ditemukan adalah apakah penggunaan teknologi ini membuat perbedaan ketika menghadapi lubang besar. Ketika pengujian dilakukan dengan ban 285.30R21, penggunaan pelek standar menghasilkan tusukan pada ban pada kecepatan 30 km/jam. Ketika Roda Fleksibel dengan teknologi Michelin Acorus digunakan, roda tersebut tidak mengalami masalah pada kecepatan apa pun.

Penggunaan dan cara kerja teknologi Michelin Acorus

Berbeda dengan sistem ban dan pelek TRX yang menawarkan penggunaan ban dengan pilihan terbatas, ban apa pun dengan ukuran 19 inci atau lebih besar bisa digunakan dengan teknologi Acorus. TRX sendiri adalah sistem yang dikembangkan untuk meningkatkan penanganan dan kenyamanan bahkan dengan dinding samping yang rendah, dan meskipun berpengaruh tinggi terhadap performa dan kinerja kendaraan.

>>> Kumpulan tips dan trik otomotif terlengkap bisa Anda temukan disini

Share this post:
Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.

Berita lain

Ban Serep Belum Turun Apakah Menambah Harga Jual Mobil Bekas?

06/02/2019

Jual beli

Di beberapa iklan mobil bekas kerap kita temui kata-kata iklan yang mempromosikan "ban serep belum turun". Seakan jika ban serep belum turun itu menjadi nilai tambah bagi mobil bekas yang dijual, lalu apakah benar jika ban serep belum turun itu menambah harga jual mobil bekas?

Lihat juga

Anda Berencana Ganti Ban? Hati-hati, Ini Dampak Perubahan Diameter Ban

27/01/2019

Pengemudian

Untuk menambah ground clearance mobil, ada banyak cara dapat dilakukan. Salah satunya adalah meningkatkan diameter luar lingkar roda Berikut ini dampak perubahan diameter ban.

Lihat juga

Hati-hati, Mobil Listrik Ternyata Boros Ban

Pemerintah terus mendorong kehadiran mobil listrik di Indonesia dan saat ini terus dilakukan kajian. Menyambut komitmen pemerintah Indonesia, Goodyear menghadirkan teknologi baru yakni Goodyear EfficientGrip Performance Electric Drive yang dikhususkan mobil listrik. Ini untuk mencegah mobil listrik yang boros saat menggunakan ban standar.

Lihat juga

Ingin Modifikasi Velg? Perhatikan Tips Mengganti Ukuran Ban

Semua komponen pada mobil mempunyai kemampuan maksimal dalam bekerja sesuai fungsinya. Jika dipaksa melampaui batas maka ada konsekuensi yang harus ditanggung. Termasuk ketika Anda memodifikasi velg dan mengganti ukuran ban.

Lihat juga

Waspadai Tekanan Angin Ban Berlebihan, Ini Risikonya

Tekanan angin ban disarankan berada pada ukuran yang tepat sesuai rekomendasi pabrik agar bisa memberikan performa dan kenyamanan yang lebih baik. Lalu bagaimana jika tekanan angin ban berlebihan?

Lihat juga