Meski Kecil Pentil Ban Punya Fungsi yang Penting

05/02/2021

Perawatan dan service

3 menit

Pentil ban mungkin kerap disepelekan. Padahal, meski memiliki ukuran yang kecil pentil ban punya sejumlah peran yang amat penting lho. Berikut penjelasannya.

Setiap ban memiliki valve cap atau sering disebut pentil ban. Dibandingkan dengan komponen mobil lainnya, pentil pada ban memiliki ukuran yang amat kecil. Ukuran kecil inilah yang membuat pentil ban sering diremehkan. Tapi jangan salah, meski ukurannya kecil peran pentil pada ban amatlah penting.

Fungsi utama pentil ban adalah jalan masuk tekanan angin. Selain itu, ada juga lho peran penting lainnya dari valve cap. Apa saja? Berikut Cintamobil kutip sejumlah fungsi pentil pada ban seperti dikutip dari laman Dunlop Indonesia, Jumat (5/2/2021). 

Jangan Anggap Remeh, Fungsi Tutup Pentil Ban Cukup Penting

Meski kecil, perannya besar

>>> Bahaya Menggunakan Ban Gundul

1. Menjaga Tekanan Ban 

Tekanan bisa terjaga berkat adanya pentil pada ban. Pentil menghalangi tekanan angin ban keluar lagi setelah diisi. Tekanan angin ban memang sebaiknya dijaga sesuai dengan rekomendasi dari pabrikan. Tekanan yang kurang atau berlebih sama-sama tidak baik buat ban. Katup ban yang akhirnya menjaga agar tekanan tetap stabil sesudah diatur.

2. Menahan Debu Masuk Ban

Bagian dala ban rawan kemasukan partikel debu. Kalau sudah kemasukan partikel debu, komponen bagian dalam mobil bisa rusak. 

Debu juga dapat mengganggu sil karet katup ban. Debu akan membuat karetnya getas. Kalau itu terjadi, sil karet akan rusak, sehingga tidak mampu bekerja optimal. Ban pun akan mengalami gangguan jika sil karet pentil pada ban tidak berfungsi baik. 

ban mobil sudah ditutupi dengan tutup pentil khusus

Sebaiknya selalu ditutup agar tekanan tetap terjaga

>>> Bisakah Mengisi Tekanan Ban Mobil dengan Pompa Sepeda?

3. Mencegah Kelembapan

Pentil pada ban juga berguna untuk menjaga agar bagian dalam ban tidak lembap. Hal ini penting agar ban terus berperforma baik. Jika kelembapan di dalam ban tinggi, maka komponen di dalamnya bisa rusak.

Selain karet, material ban tersusun dari rangkaian kawat yang menjadi rangka. Kelembapan yang tinggi rawan memicu korosi. Jika itu terjadi, kawat ban bisa berkarat. Pada akhirnya itu bisa membuat struktur ban rusak.

Mengingat fungsinya yang vital, maka dari itu pentil pada ban perlu dirawat. Cara merawatnya pun terbilang mudah. Anda bisa menggunakan tutup pentil. Selalu pasang tutupnya supaya pentil ban terlindungi. Anda boleh memilih berbagai jenis tutup pentil asalkan fungsinya sebagai penutup bisa optimal.

Anda juga bisa sesekali mengecek kondisinya apakah terdapat karat atau kotoran menempel. Pentil pada ban juga memiliki masa pakainya tersendiri. Untuk itu, apabila sudah terlihat getas segeralah menggantinya. Selain itu, Anda juga bisa menjaga kecepatan saat berkendara guna membuat pentil pada ban awet.

>>> 7 Cara Menyimpan Ban Mobil yang Benar di Rumah

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor. Roles Sebagai Editor di Cintamobil.com, Dina berperan menulis sekaligus mengedit tulisan agar lebih enak untuk dibaca dan juga mengontrol pemberitaan yang lebih layak. Di samping itu, tetap memantau pergerakan berita di industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. Specialities Memantau pergerakan berita di industri otomotif sekaligus menulisnya dengan cepat Mengedit berita Experience - GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019 - IIMS 2017, 2018, 2019 - IMOS 2016, 2018 - Geneva International Motor Show 2017 - Tokyo Auto Salon 2019

 
back to top