Mengganti Sepasang Ban, Lebih Baik Dipasang Dimana?

Share this post:
Mengganti Sepasang Ban, Lebih Baik Dipasang Dimana?
Penggantian ban menjadi ritual yang pasti dialami oleh semua pemilik mobil. Namun bolehkah jika hanya mengganti sepasang ban dan dimana sebaiknya ban baru dipasangkan?

Ban menjadi salah satu komponen mobil yang butuh penggantian secara berkala. Dalam kondisi ideal, ban memiliki rentang usia pakai antara 3 hingga 5 tahun. Tentu usia pakai ban akan sangat berpengaruh dari berbagai faktor, seperti gaya mengemudi, kondisi suspensi, setelan sudut roda atau wheel alignment hingga kondisi jalan yang kerap dilalui. Sehingga, pada banyak kasus, besar kemungkinan keempat ban akan aus tidak secara bersamaan. “Bisa saja hanya satu atau dua ban yang mencapai tingkat keausan lebih cepat ketimbang ban lainnya,” ujar David dari Universal Ban di bilangan Jatiwaringin, Jakarta Timur.

>>> Yuk Pahami Spesifikasi Pelek Mobil Anda

Proses penggantian ban pada mobil

Ban dengan kondisi lebih baik atau baru harus dipasangkan pada roda belakang

Ketika Anda hanya ingin mengganti sebagian ban, akan sangat disarankan untuk menggantinya minimal sepasang. Akan berbahaya jika hanya mengaganti satu ban saja, karena akan berpengaruh pada kemampuan ban dalam mencengkeram permukaan jalan ketika menikung, manuver atau hujan. “Karena minimal ban kanan dan kiri harus sama kondisi tapaknya, baik hanya di depan atau belakang. Tujuannya agar tak mengganggu handling mobil,” tambah David. Lantas, jika Anda hanya mengganti sepasang ban, posisi mana yang terbaik untuk dipasangkan sepasang ban baru?

>>> Baca juga: 

Ada mitos yang beranggapan bahwa jika ban dengan kondisi paling bagus atau baru lebih baik dipasang di depan. Namun ternyata mitos tersebut keliru, karena sepasang ban baru atau dengan kondisi lebih baik untuk selalu dipasangkan pada bagian belakang. Alasannya, karena roda belakang membutuhkan traksi lebih baik. “Jika roda depan sampai kehilangan traksi, lebih mudah mengoreksinya karena bisa dibantu oleh setir, sementara untuk roda belakang lebih sulit untuk mengoreksi karena pergerakannya pasif,” ujar Zulpata Zainal, selaku Manajer Proving Ground PT. Bridgestone Tire Indonesia.

Fitur tread Wear Indicator yang ada pada tapak ban

Untuk melihat tingkat keausan ban, Anda bisa melihatnya pada Tread Wear Indicator pada tapak ban

>>> Perbaharui informasi Anda seputar tips dan trik otomotif hanya di Cintamobil.com

Pemasangan ban baru pada roda belakang ternyata tak hanya berlaku untuk mobil dengan penggerak roda depan dan belakang, melainkan juga pada mobil dengan penggerak empat roda. Oiya, jangan lupa untuk melakukan spooring dan balancing setelah melakukan penggantian ban, tujuannya agar traksi ban dapat terjaga dan menghindari keausan tidak merata pada ban.

Share this post:
 
back to top