Mencegah Komponen Mobil Rusak karena Lama Tidak Digunakan

26/08/2021

Perawatan dan service

3 menit

Berikut di bawah ini cara mencegah komponen mobil berisiko rusak karena lama tidak digunakan. Bagian apa saja kira-kira yang harus Anda perhatikan?

Seiring dengan diperpanjangnya PPKM, aktivitas pun menurun sehingga membuat mobil jarang digunakan. Berkurangnya penggunaan kendaraan akan menyebabkan munculnya risiko kerusakan komponen penting pada mobil. 

Agar terhindar dari masalah, berikut beberapa komponen mobil yang paling berpeluang rusak dan cara mencegahnya selama didiamkan di garasi rumah. Berikut tipsnya dari Auto2000.

>>> Bikin Mobil Makin Nyaman dengan Aksesoris Toyota Rush

Gambar menunjukan Aki mobil

 Semakin tua umur aki maka akan semakin mudah kehilangan daya

1. Panaskan Mobil

Karena didiamkan, mobil akan menjadi sulit dinyalakan karena adanya penurunan daya listrik dengan sendirinya.  Semakin tua umur aki maka akan semakin mudah kehilangan daya simpan tenaga listrik. Hidupkan mesin mobil dua hari sekali tanpa perlu menghidupkan sistem kelistrikan yang lain selama sekitar 10-15 menit dan sesekali jalankan mobil keluar rumah untuk pengisian daya listrik pada aki yang lebih maksimal. 

2. Pastikan Filter Bersih

Udara lembab akan menyebabkan pengembunan pada tangki dan saluran bahan bakar jika mesin tidak dihidupkan dalam waktu lama. Akibatnya bahan bakar akan tercampur dengan air yang menguap sehingga mengurangi kualitasnya serta berpotensi menimbulkan karat. Termasuk munculnya endapan yang akan menyumbat saluran bahan bakar. Pastikan komponen mobil filter bahan bakar selalu bersih dengan menjalankan servis berkala meskipun di masa PPKM agar bensin bersih dari partikel kotoran dan karat. 

>>> Amankah Mencuci Mobil Listrik Pakai Air?

Gambar menunjukan Ban mobil

Perhatikan tekanan angin ban mobil Anda

3. Pastikan Tumpuan Ban Berubah

Tekanan angin ban mobil pasti berkurang jika parkir terlalu lama sehingga menyebabkan bagian ban yang menapak langsung dengan aspal menjadi rata atau flat spot. Tipsnya, cek tekanan angin ban secara berkala dan jalankan mobil maju-mundur beberapa saat waktu memanaskan mesin. Selain itu, pastikan posisi tumpuan ban berubah ketika mobil parkir kembali untuk memindahkan distribusi beban. 

4. Jalankan Mobil

Timbulnya karat pada cakram rem merupakan proses alamiah, namun jika dibiarkan akan menyebabkan komponen mobil yang satu ini berkurangnya performanya. Solusinya, jalankan mobil saat memanaskan mesin karena karat pada piringan cakram akan hilang dengan sendirinya ketika rem mobil dioperasikan. 

>>> Cara Dealer Auto2000 Layani Pelanggan di Tengah Pandemi Covid-19

Gambar menunjukan AC mobil

Nyalakan AC sekitar 10 menit minimal seminggu sekali

5. Membersihkan Saluran AC

Sistem pendingin kabin yang jarang beroperasi akan menyebabkan endapan debu pada saluran AC yang berdampak pada menurunnya kualitas udara di dalam kabin mobil. Sebaiknya menyalakan AC sekitar 10 menit minimal seminggu sekali ketika memanaskan mesin mobil agar sirkulasi udara bisa mengusir debu. Pastikan komponen mobil filter kabin terjaga kebersihannya sebagai media penyaring debu yang bersirkulasi dalam sistem AC mobil. Jangan lupa membersihkan kabin mobil meskipun tidak pernah dipakai.

6. Mengecek Cairan

Mobil mengandalkan banyak cairan seperti air radiator, washer kaca depan, dan minyak rem. Karena didiamkan di dalam garasi yang lembab sepanjang hari, ada risiko cairan tersebut tercampur uap air yang memicu kerusakan senyawa kimia dan menimbulkan endapan atau karat. Akibatnya, kinerja komponen mobil dapat berkurang drastis seperti rem mobil bermasalah di jalan. Pastikan tidak ada masalah cairan mobil dengan mengeceknya langsung ke bengkel.

>>> Menperin Usul Diskon PPnBM 100% Diperpanjang Hingga Akhir Tahun

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top