Memanaskan Mobil Zaman Now Nggak Perlu Lama-lama

15/09/2021

Perawatan dan service

3 menit

Share this post:
Semakin ke sini teknologi pada mobil kian canggih. Kebiasaan pada mobil zaman dulu pun bisa ditanggalkan. Misalnya memanaskan mobil yang hanya butuh 1 menit.

Semakin ke sini teknologi kian canggih. Pun demikian dengan teknologi yang tersemat pada sebuah mobil. Maka dari itu ada sejumlah kebiasaan yang dulu menjadi kewajiban sebagai bagian dari perawatan mobil tak perlu lagi dilakukan di zaman sekarang. Salah satu contohnya adalah memanaskan mobil

Ya, memanaskan mobil merupakan perawatan ringan yang bisa dilakukan oleh pengendara sebelum menggunakannya. Tujuannya untuk menjaga performa aki supaya tak cepat soak. Namun semakin canggihnya teknologi memungkinkan untuk mobil langsung bisa dipakai tanpa dipanaskan lebih dulu.

Mitsubishi Eclipse Cross

Berkat teknologi, tak perlu lagi mobil dipanaskan sebelum dikendarai

>>> Biar Tak Keliru, Begini Cara Memanaskan Mobil dengan Benar

Memanaskan Mobil Zaman Now Tak Perlu Lama-lama 

"Zaman dulu kalau mau start harus dipanasin dulu 10-15 menit, betul karena zaman dulu olinya kental. Kalau untuk zaman sekarang olinya encer, bahkan kita hanya butuh waktu kurang dari 1 menit hanya untuk membuat oli itu dari bawah sampai ke atas ruang bakar," ungkap Pereli Nasional yang juga Brand Ambassador Mitsubishi Rifat Sungkar, dalam sesi konferensi pers virtual belum lama ini.

Canggihnya teknologi pada mobil itu juga didukung oleh pelumasnya. Pelumas semakin ke sini semakin baik dan dapat menyesuaikan dengan kondisi mesin apapun.

 

Tak ada salahnya kalau Anda memiliki waktu luang untuk memanaskan lebih dulu. Namun, ketika terburu-buru dan mobil langsung dipakai jalan juga tak akan menimbulkan dampak kerusakan yang signifikan. 

"Zaman sekarang sudah dibikin lebih sempurna, efisien, kemudian juga lebih ramah lingkungan dan zaman sekarang ya semuanya harus serba cepat. Jadi nggak apa-apa sebenarnya nggak sampai 1 menit mobil langsung dijalankan nggak perlu lama-lama karena viskositas oli sudah sangat disesuaikan dengan teknologi mesin yang ada sekarang," tambah Rifat.

Memanaskan mobil mungkin terdengar mudah nyatanya pengendara tetap harus mengetahui triknya. Bila pada mobil dengan mesin biasa dipanaskan sebelum digunakan agar tetap awet, beda halnya dengan mobil turbo. 

>>> Cara Merawat Mobil Bermesin Turbo

Jangan Lupa Mendinginkan Mobil Turbo Sebelum Dimatikan

mesin turbo

Mesin turbo pada Mitsubishi Eclipse Cross

Mobil turbo justru sebaliknya yakni dipanaskan dan diistirahatkan usai digunakan berkendara. Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah memperpanjang umur mobil agar tak cepat rusak.

Rifat mengibaratkan orang lari yang disarankan untuk tidak langsung berhenti begitu saja. Melainkan melakukan pendinginan lebih dulu agar kesehatan jantung dapat terjaga. 

"Bukan ketika kita berangkat tapi lebih kepada kita baru selesai berkendara di resting selama 1-2 menit. Bukan nggak bisa dimatiin langsung, bisa tapi kan kita mau umurnya lebih panjang," kata Rifat. 

"Kalau turbo itu ada sebuah perangkat yang namanya turbo dan turbo itu bisa sampai 300 derajat celcius nah kalau tiba-tiba lagi panas kita matiin semua namanya besi panas dimatiin itu bisa ada sesuatu yang retak," bebernya.

>>> Pilihan Mobil Turbo Seharga Toyota Raize-Daihatsu Rocky

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top