Memahami Datasheet Kode Oli, Darah Mesin Yang Tidak Boleh Salah

31/05/2018
Ibarat manusia, oli merupakan darah bagi mobil Anda. Untuk itu pemilihannya harus tepat. Sesuai dengan kebutuhan mesin. Tidak boleh salah, sebab jika salah pasti akan merusak mesin Anda. Paling pas adalah atas rekomendasi pabrikan mobil. Karena memahami Datasheet kode oli, darah mesin yang tidak boleh salah.

Indonesia adalah negara dengan iklim tropis yang identik dengan cuaca yang panas dan kelembaban yang tinggi. Masing-masing pabrikan mobil berlomba-lomba untuk menciptakan mobil yang tahan terhadap suhu panas di negara tercinta ini. Maka jangan heran, jika banyak pabrikan mobil di Indonesia mempunyai rekomendasi oli masing-masing, yang diharapkan mampu memperpanjang umur dari mesin.

Saat ini dipasaran banyak oli aftermarket yang dijual. Masing-masing produk oli aftermarket tersebut punya spesifikasi yang tertera pada datasheet. Nah, Cintamobil.com akan membantu sobat dalam mengetahui dan memahami spesifikasi oli yang cocok untuk mobil Anda berdasarkan datasheet oli yang ada. Hal ini menjadi penting, karena Memahami datasheet kode oli, darah mesin yang tidak boleh salah. Jika salah akan berdampak buruk bagi mesin mobil Anda. Datasheet ini berisi spesifikasi dan hasil tes laboratorium produk oli mereka. Oh ya, datasheet oli ini dapat di download dari masing-masing website oli yang dijual di Indonesia.

gambar menunjukkan banyak merek oli mobil sedang ada di rak

Banyak oli beredar di Indonesia namun Anda harus paham kode sheet spesifikasinya agar tidak salah spek.

1. Flash Point

Yang pertama kita bahas adalah flash point. Flash point sejatinya adalah titik nyala atau titik didih oli. Nilai yang tertera semakin besar maka akan semakin baik. Kendati nilai tersebut tidak bisa menjadi patokan utama. Hal ini dikarenakan energi yang dibutuhkan untuk menaikkan titik didih atau titik nyala oli per derajat celcius setiap oli pasti berbeda. Untuk mudahnya, pilihlah oli yang mempunyai titik didih tinggi.

2. Viscoty Index

Yang kedua kita bahas adalah indeks visikotas oli. Ini adalah kemampuan oli dalam mempertahankan tingkat kekentalannya ketika ditempa suhu tinggi. Sama seperti flash point angka indeks visikotas ini makin besar makin baik.

3. Kinematic Viscosity

Kinematic Viscosity juga menjadi penting dalam memahami datasheet kode oli, darah mesin yanh tidak boleh salah. Kinematic visvosity adalah kekentalan oli pada suhu tertentu. Biasanya angkanya ditulis dua. 40 derajat dan 100 derajat celcius. 40 derajat celcius adalah asumsi umum ketika mobil Anda baru pertama kali dipanaskan. Dan suhu 100 derajat celcius adalah suhu rata-rata mesin bekerja. Semakin kecil angka kinematic viscosity akan semakin baik. Karena oli akan semakin encer dan mudah mengalir melumasi bagian-bagian penting mesin.

>>> Baca juga: 4 Kesalahan Yang Harus Dihindari Saat Mengganti Oli Mobil

4. Density

Yang keempat ini adalah density. Density adalah massa atau volume oli. Angka density makin kecil maka akan semakin baik. Jika Anda pembaca Cintamobil.com adalah karakter pengemudi yang suka menggeber mesin pada putaran mesin tinggi, sebaiknya pilih oli yang memiliki tingkat massa nya rendah. Karena akan membantu dalam meringankan kerja mesin.

gambar data sheet oli mobil yang secara jelas

Contoh data pada datasheet oli

5. TBN

Ini adalah juga penting dalam memahami datasheet kode oli. TBN kemampuan oli dalam menetralisasi kadar asam yang ada di dalam oli. Angka TBN ini semakin besar akan makin baik.

6. Pour Point

Pour Point adalah titik dimana oli mulai membeku. Semakin rendah angka suhu pour point, maka akan semakin baik karena oli tidak mudah membeku di suhu dingin yang ekstrem. Dengan angka yang kecil, maka prosesi untuk memanaskan mesin mobil ketika baru mulai start tidak akan perlu terlalu lama.

>>> Baca juga tips perawatan lainnya disini

7. HTHS (High Temprature High Shear)

Ini agak jarang dicantumkan pabrikan oli terutama di Indonesia. Namun demikian memahami datasheet kode oli ini penting, karena oli sebagai darah mesin yang tidak boleh salah. HTHS ini menunjukkan seberapa kuat oli mempertahankan kekentalannya dalam pengujian tempratur yang ekstrem. Semakin besar angka HTHS maka akan semakin baik. Namun semakin besar angka yang dicantumkan maka sifat oli akan semakin keset alias tidak licin. Ini akan sedikit berpengaruh kepada kemampuan melindungi gaya gesek pada mesin tertentu.

 

Jadi itulah 7 poin memahami datasheet kode oli, darah mesin yang tidak boleh salah. Hal tersebut sangat perlu pembaca setia Cintamobil.com perhatikan saat hendak memilih oli yang pas dengan mobil Anda. Oh ya, sekali lagi informasi datasheet ini ada yang dicantumkan di kemasan oli, ada yang hanya tercantum di website oli. Jadi sebelum Anda pergi ke toko, pastikan sudah browsing informasi oli yang Anda incar terlebih dahulu ya. Ingat penting untuk memahami datasheet kode oli, darah mesin yang tidak boleh salah. Jika salah mesin mobil pasti rusak.

Cara ganti oli setelah memahami datasheet oli​

Arfian Alamsyah

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
0