Jangan sepelekan komponen berbahan karet, misalnya wiper pada mobil. Wiper berperan penting dan harus mendapatkan perawatan dari pemilik mobil.
Perhatikan juga kondisi karet wiper Anda, apakah dalam menyeka air di kaca mobil menimbulkan suara, berbentur, atau posisinya tidak pas.

Sudah masuk musim hujan, segera cek kondisi wiper Anda
Pastikan wiper bekerja normal dan sesuai. Jika wiper dipaksa bekerja dalam kondisi rusak, bisa menyebabkan lecet pada kaca. Dan yang paling bahaya, bisa berpotensi menimbulkan kecelakaan karena pandangan pengemudi terganggu.
Setidaknya ada empat tanda wiper mobil mengalami kerusakan, berikut ulasan yang tim Cintamobil rangkum:
>>> Dapatkan pilihan mobil baru dan bekas berkualitas lainnya di sini
Tidak Optimal Menyeka Air
Penyeka kaca atau wiper yang kondisinya masih bagus akan bekerja optimal dalam membersihkan air. Namun, wiper yang rusak tidak akan sanggup menyeka air dengan baik, terutama ketika hujan deras.
Kerusakan umumnya terjadi pada bilah pemegang karet wiper yang sudah lemah pegasnya. Sehingga wiper gagal mengikuti kontur kaca saat bekerja dan meninggalkan jejak air.

Visibilitas bisa sangat terbatas ketika wiper tak berfungsi dengan maksimal
2. Suara Wiper Berisik
Wiper yang kondisinya masih bagus ditandai oleh karet yang masih lentur dan tidak keras atau kaku. Seiring waktu dan pemakaian, karet wiper lama kelamaan akan semakin kaku dan kehilangan fleksibilitasnya.
Biasanya, karet wiper yang sudah mengeras akan menimbulkan bunyi berisik atau berdecit saat terjadi gesekan dengan kaca mobil. Coba cek lagi kendaraan Anda, apakah wiper masih bekerja tanpa menimbulkan suara atau bunyi?
>>> Tips Mengetahui Karet Wiper yang 'Minta' Diganti
3. Sapuan Air Tidak Maksimal
Karena sudah tidak lentur, makan otomotis akan muncul banyak garis-garis halus yang ketara pada kaca ketika wiper bekerja. Selain membuat sapuan air kurang maksimal, garis air juga akan mengakibatkan baret pada kaca mobil yang akan menghalangi pandangan Anda ke jalanan.
Jika didiamkan, baret halus akan semakin parah dan membuat kaca mobil rusak.

Wiper keras bisa mengakibatkan goresan di kaca
4. Gerakan wiper tak lancar
Jika karet dalam kondisi masih bagus, gerakannya akan terasa lancar. Tapi ketika karet sudah kebas dan keras, maka saat wiper dinyalakan gerakannya saat menyapu air bakal tersendat-sendat. Bahkan dapat membuat bilah wiper patah akibat terlalu sulit bergerak. Sangat bahaya jika dibiarkan.
Sama dengan ciri-ciri lainnya, sapuan wiper tidak akan maksimal sehingga mengganggu pandangan. Dan bisa membuat kaca mobil rusak kalau didiamkan terlalu lama.
Segera cek kondisi wiper mobil Anda karena kondisi saat ini sudah masuk ke musim hujan. Segera ganti bila tanda-tanda di atas dialami oleh wiper mobil Anda, ya.