Masih Perlu Memanaskan Mobil yang Kebanyakan Nganggur di Garasi?

25/07/2021

Perawatan dan service

3 menit

PPKM Darurat membuat aktivitas warga kembali dibatasi. Mobil pun jadi ikut nganggur di garasi rumah. Kalau sudah begini masih perlukah memanaskan mobil?

Penyebaran virus corona belum juga menemui titik akhir. Setelah sempat mereda beberapa bulan, nyatanya sejumlah negara tengah menghadapi gelombang kedua penyebaran Covid-19 tak terkecuali Indonesia. Pemerintah pun telah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak 3 Juli 2021. Sejumlah aktivitas pun mulai dibatasi guna menekan mobilitas warga. 

Walhasil kendaraan yang digunakan sehari-hari juga ikut nganggur di rumah. Nah, kalau sudah begitu masih perlu memanaskan mobil? Mengutip laman Autocar, agar kondisinya tetap terjaga tak ada salahnya untuk melakukannya. Simak penjelasan lebih detailnya berikut.

>>> Cara Mengusir Tikus Agar Mesin Tidak Sekarat

1. Memanaskan Mobil

Gambar menunjukkan fitur safety Lexus Safety Sense+

Saat dipanaskan sebaiknya dibawa jalan

Memanaskan mobil merupakan salah satu cara untuk mencegah aki soak. Setidaknya Anda mobil bisa dipanaskan seminggu sekali dan dilakukan dalam waktu 10-15 menit. Dengan begitu aki tetap mendapat suplai listrik sehingga tidak akan soak. Ketika mesin mobil menyala, tenaga listrik tersalurkan ke alternator yang memungkinkan aki mendapat daya ulang. Memanaskan mobil akan membuat oli di dalam mesin tetap bersirkulasi untuk melumasi komponen di dalam mobil. Lalu, Anda juga bisa mencegah endapan kotoran mengental di bak oli karena mobil jarang digunakan.

Selain itu memanaskan mobil juga dapat menghindari digigitnya kabel atau komponen mesin oleh tikus lantaran lama didiamkan. 

Bila tak memungkinkan untuk dipanaskan dalam waktu lama, disarankan untuk mencabut aki supaya tidak cepat soak. Hal ini juga dapat mencegah Anda menggunakan jumper kala mobil akan digunakan lagi. 

>>> Cara Mudah Membeli Mobil Baru Diskon PPnBM 100% di Masa PPKM Darurat

2. Mencegah Flat Spot pada Ban

menghindari flat spot pada ban mobil

Flat spot bisa dicegah dengan cara membawa mobil jalan sembari dipanaskan

Pada dasarnya mobil itu adalah mesin. Agar bisa memberikan performa terbaik maka mesin harus terus digunakan. Maka dari itu, sebisa mungkin bawa jalan mobil berkeliling guna menjaga performanya tetap optimal saat hendak digunakan lagi. Jangan lupa untuk mengoperasikan sistem yang ada di dalam seperti menyalakan AC hingga radio. Dengan cara ini, Anda bukan hanya memastikan mobil dalam performa maksimal namun juga mengidentifikasi permasalahan yang ada lebih dini. 

Tak perlu jauh-jauh, Anda bisa mengendarai mobil di sekitar perumahan untuk beberapa menit. Ini sekaligus mencegah flat spot pada ban. Di samping itu, memanaskan mobil juga bisa membuat performa transmisi dan rem tetap terjaga. 

Penulis
Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor. Roles Sebagai Editor di Cintamobil.com, Dina berperan menulis sekaligus mengedit tulisan agar lebih enak untuk dibaca dan juga mengontrol pemberitaan yang lebih layak. Di samping itu, tetap memantau pergerakan berita di industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. Specialities Memantau pergerakan berita di industri otomotif sekaligus menulisnya dengan cepat Mengedit berita Experience - GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019 - IIMS 2017, 2018, 2019 - IMOS 2016, 2018 - Geneva International Motor Show 2017 - Tokyo Auto Salon 2019
 
back to top