Masih Nekat Mencampur BBM Buat Mobil? Hati-hati Turun Mesin!

Share this post:
Masih Nekat Mencampur BBM Buat Mobil? Hati-hati Turun Mesin!
Ada risiko yang harus Anda tanggung jika masih nekat mencampur BBM untuk mobil Anda. Mulai dari mesin ngelitik, sampai perbaikan besar yang mengahruskan turun mesin.

Saat ini masih ada saja pemilik mobil yang mencampur BBM untuk kebutuhan bahan bakar kendaraannya. Misalnya, mobil tersebut diisi Premium yang campur BBM non subsidi seperti Pertamax.

>>> Solusi Jika Kehabisan BBM di Tengah Jalan dan Jauh dari SPBU

Mencampur BBM RON Jadi Naik?

mobil isi BBM

Mencampur BBM bikin RON jadi naik itu hoax

>>> Promo mobil baru terbaik ada disini

Ada banyak anggapan kalau jenis BBM tertentu yang beroktan rendah jika dicampur BBM dengan RON tinggi, maka akan menaikkan oktan BBM yang sebelumnya rendah. Contohnya sebuah mobil butuh BBM beroktan minimal 90, maka si pemilik mobil nekat mencampur BBM. Ia pertama-tama mengisi BBM dengan RON 88, kemudian isi lagi BBM dengan RON 92. Harapannya, BBM dalam tangki mobilnya itu akan beroktan 90.

Anggapan ini ternyata keliru. Karena pada kenyataannya, kandungan BBM dengan ROn tinggi akan menjadi hilang akibat terkena bahan bakar yang masih mengandung sulfur. Akibatnya, kualitas BBM malah jadi menurun.

Ancaman Turun Mesin

mesin mobil penuh kerak

Ruang bakar mesin akan kotor dengan timbunan kerak dari BBM beroktan rendah

>>> Pilihan mobil bekas berkualitas ada disini

Saat mesin mendapat asupan bahan bakar dengan kualitas oktan di bawah standar, maka yang terjadi adalah mesin mengalami knocking. Gejala ini sering disebut mesin ngelitik. Hal itu karena untuk mesin-mesin modern, biasanya sudah dilengkapi knocking sensor.

Sementara jika kondisi mesin ngelitik akibat mencampur BBM ini didiamkan saja, maka ada risiko buruk yang siap mengancam. Yaitu mulai dari penurunan performa mesin, efisiesni bahan bakar tidak lagi optimal, smapai kerusakan pada bagian dalam mesin. Jika sudah terlalu parah, tentunya perbaikan harus dilakukan dengan turun mesin.

>>> Tips dan trik menarik lainnya ada disini

Share this post:
Prasetyo Adhi
Penulis
Prasetyo Adhi
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Ia menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.

Berita lain

Mobil Injeksi Boros BBM, Ini Salah Satu Penyebabnya!

26/11/2019

Perawatan dan service

3 menit

Secara teknis mobil injeksi harusnya lebih hemat BBM dibanding mobil karburator. Jika kemudian mobil injeksi masih boros BBM, pertanda ada sesuatu yang tidak beres yang harus dicari solusinya.

Lihat juga

Seberapa Boros Mobil Berteknologi Tinggi Dan Berturbo Diisi BBM Oktan Rendah? Dan Ini Efeknya

05/07/2019

Pengemudian

5 menit

Kami melakukan percobaan yang tidak biasa, yakni mengisi BBM dengan oktan rendah pada mobil kekinian dengan teknologi tinggi dan dengan sistem induksi udara paksa alias turbocharger. Lalu seberapa boros mobil berteknologi tinggi dan berturbo saat diisi BBM dengan angka oktan lebih rendah dari rekomendasi pabrikan?

Lihat juga

10 Cara Menghemat Konsumsi BBM

31/03/2019

Pengemudian

Membeli mobil yang irit BBM tentunya jadi sebuah langkah smart kaum urban yang kekinian. Karena cara ini akan menghemat biaya operasional alias pengeluaran Anda. Tapi, ada cara sederhana untuk memperpanjang jarak tempuh mobil Anda saat ini. Berikut ini kami rangkumkan 10 cara menghemat konsumsi BBM.

Lihat juga

Review Toyota Kijang Innova 2.7 V AT 2005, Kijang Paling Berotot Dan Terkencang Sepanjang Masa

Rp 105.000.000

04/07/2019

Editor rate:

Jika Anda menganggap Toyota Kijang Innova Reborn bermesin diesel 2GD-FTV bertorsi lebih dari 360 Nm (untuk yang betransmisi otomatis) adalah Toyota KIjang paling berotot? Maka Anda harus lihat dulu ulasan kami tentang Toyota Kijang Innova 2.7 V AT 2005 yang bermesin Toyota Fortuner bensin yang didaulat sebagai Toyota Kijang paling berotot dan terkencang sepanjang masa ini.

Lihat juga

Harga Hyundai Kona Terbaru Agustus 2020 Di Indonesia

01/08/2020

Hyundai

Peluncuran di Indonesia International Auto Show 2019 melengkapi jajaran SUV Hyundai di Indonesia. Harga Hyundai Kona cukup menarik di jajaran SUV Tanah Air.

Lihat juga