Lebih Praktis Jaga Tekanan Angin Ban Dengan Kompresor Ban Portable

Share this post:
Lebih Praktis Jaga Tekanan Angin Ban Dengan Kompresor Ban Portable
Menjaga tekanan angin ban di angka ideal sangat penting adanya. Salah satu solusi praktisnya bisa dengan menggunakan kompresor ban portable

Berkurangnya tekanan angin pada ban bukan masalah sepele, karena bisa menyebabkan ban meletus saat berkendara. Akibatnya,nyawa pun menjadi taruhannya. Oleh karena itu, mengecek tekanan angin pada ban sedapat mungkin dilakukan tiap hari sebelum melakukan perjalanan bersama mobil. Jika kurang, bisa dengan menambah tekanan angin pada gerai tambal ban.

Namun jika ingin lebih praktis untuk menjaga tekanan angin ban, sekaligus sebagai tindakan preventif saat keadaan darurat ketika ban kempis, mungkin bisa mempertimbangkan untuk meminang kompresor ban portable, yang banyak tersedia di gerai aksesori. Pengoperasiannya pun cukup mudah, karena kompresor ban portable ini cukup menggunakan lighter mobil sebagai suplai listrik 12 volt-nya. Dimensinya pun cukup kompak sehingga tak banyak menyita tempat ketika ditaruh di bagasi mobil. “Umumnya banyak yang nyari buatan Taiwan, ketimbang Jepang, karena harganya jauh lebih murah,” ungkap Suyanto dari gerai gerai aksesoris New Abadi Motor, Kalimalang, Jakarta Timur.

>>> Baca juga:

Foto kompresor ban portable warna hitam

Makin banyak pilihan kompresor ban portable dengan harga terjangkau

Pilihan kompresor ban portable pun lengkap berdasarkan tekanan angin yang mampu ditiupkan ke ban. Dari yang paling kecil dengan tekanan 150 Psi sampai 300 Psi. ”Kalau untuk mobil sedan sampai MPV, cukup yang 150 Psi. Sementara untuk varian SUV, double cab dan jip, disarankan pakai yang 200 hingga 300 Psi,” tambah Yanto, panggilan akrabnya. Hal tersebut didasari ukuran ban yang berbeda pada setiap mobil. Semakin besar dan tebal profil ban, maka membutuhkan tekanan angin yang cukup besar untuk menambah angin. “Kalau pakai yang tekanannya Psi-nya kecil pada ban besar, takutnya kompresornya akan cepat panas, akibatnya bisa cepat rusak,” wanti Suyanto.

>>> Semua tips perawatan mobil paling akurat hanya ada di sini

Foto ban mobil sedang dipompa dengan menggunakan kompresor ban portable

Saat memompa ban mobil, kompresor ban portable disarankan bekerja maksimal 15 menit agar awet

Namun harap diingat, pemakaian kompresor ban portable hanya digunakan untuk menambah angin, bukan untuk memompa ban dari keadaan tanpa angin sama sekali. “Hindari memompa ban dari keadaan kempis total, karena bisa langsung merusak pompa, lebih baik gunakan ban cadangan saja. Jika ban yang kurang angin cukup banyak sampai di bawah 15 Psi, ban sebaiknya juga didongkrak, agar kerja kompresor lebih ringan,” wanti Yanto. Selain itu, waktu yang disarankan ketika pompa bekerja adalah 10 hingga 15 menit, karena untuk mencegah kompresor ban portable overheat atau rusak.

>>> Ingin membeli mobil bekas? Dapatkan berbagai listing dari Cintamobil.com

Foto Jeep Wrangler sedang di pompa bannya dengan kompresor portable

Untuk SUV atau jip 4x4 yang telah menggunakan ban berukuran besar, disarankan menggunakan kompresor ban portable tipe heavy duty

Harga kompresor ban portable dengan kemampuan 150 Psi harganya berkisar antara Rp 100 ribu hingga Rp 250 ribuan untuk merek seperti Toyoda, Richtek dan Coido. Sementara kompresor ban portable dengan kemampuan 260 hingga 300 Psi ditawarkan mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 600 ribuan per kitnya.

>>> Berita seputar tips dan trik otomotif hanya di Cintamobil.com

Share this post:
 
back to top