Lebih Banyak Teknologi, Mobil Lebih Rentan Terhadap Serangan Siber

Share this post:
Lebih Banyak Teknologi, Mobil Lebih Rentan Terhadap Serangan Siber
Dewasa ini, produsen berlomba-lomba meningkatkan teknologi kendaraan, salah satunya memberikan fitur keyless entry. Tetapi tahukah Anda, fitur-fitur canggih tersebut membuat mobil lebih rentan terhadap serangan siber, menurut laporan terbaru.

Sebelumnya, kelompok penelitian keamanan data dari Ponemon Institute menjelaskan bagaimana teknologi yang dimasukan ke dalam kendaraan membuka jalan bagi peretas untuk lebih mudah masuk ke dalam beberapa fitur mobil tersebut. Seperti layaknya fitur keyless entry membuat mobil lebih rentan terhadap serangan siber.

"Ketika semakin banyak kendaraan yang terhubung di jalanan, kerentanan perangkat lunak menjadi dapat diakses oleh peretas jahat menggunakan jaringan seluler, Wi-Fi, dan koneksi fisik untuk mengeksploitasinya," jelas laporan tersebut. "Kegagalan untuk mengatasi risiko ini mungkin merupakan kesalahan yang mahal, termasuk dampaknya terhadap kepercayaan konsumen, privasi pribadi, dan reputasi merek."

beberapa ilustrasi teknologi pada mobil

Produsen diperkirakan akan menambah teknologi pada kendaraan

>>> Penelitian: Meskipun Membantu, 97% Fitur Keyless Entry Rentan Diretas

Lembaga tersebut melakukan survey terhadap teknisi mobil dan profesional TI, mengatakan 84 persen responden khawatir bahwa pembuat mobil tidak mengimbangi ancaman keamanan industri yang berubah dengan cepat. Pembuat mobil memuat mobil baru dengan sistem infotainment, fitur self-driving, Wi-Fi, koneksi seluler yang membuat konsumen rentan terhadap pelanggaran keamanan.

"Akses jarak jauh yang tidak sah ke jaringan kendaraan dan potensi bagi penyerang untuk berporos ke sistem yang kritis terhadap keselamatan menempatkan risiko bukan hanya informasi pribadi pengemudi tetapi juga keamanan fisik mereka,” jelas penelitian yang dilakukan kelompok perdagangan otomotif SAE International dan perusahaan cybersecurity Synopsys.

>>> Dapatkan berbagai tips perawatan terbaru di Cintamobil.com

Bagaimana cara melindungi mobil agar tidak mudah diretas?

Beberapa penelitian menunjukan bagaimana pembuat mobil masih belum memiliki sumber data yang cukup untuk memerangi ancaman. Teknologi pintar yang diberikan semakin membuat kendaraan rentan. Padahal, peningkatan teknologi berada pada jalur yang semakin cepat.

pencuri yang sedang meretas mobil

Mobil berteknologi tinggi lebih mudah diretas dibandingkan mobil lama

Insurance Information Institute memperkirakan 25 persen mobil di jalan pada tahun 2030 akan sepenuhnya bergerak sendiri. Dan HIS Markit memperkirakan bahwa mobil yang terhubung akan meningkat menjadi 65 persen dari penjualan mobil baru pada tahun 2020.

>>> Dapatkan berbagai mobil berteknologi tinggi terbaru hanya di sini

Lalu, apa yang harus dilakukan untuk menghindari mobil diretas? Ternyata, karena mobil menjadi lebih mudah diretas, Anda yang memiliki mobil high-end harus lebih hati-hati terhadap masalah teknologi dan sistem di dalamnya. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan,

  • Selalu perbarui perangkat lunak (software) mobil secara berkala;
  • Simpan remote fitur keyless di lemari es. Atau jika Anda memiliki lebih banyak uang, beli tas faraday untuk melindungi mobil Anda;
  • Matikan Bluetooth dan Wi-Fi mobil ketika tidak sedang digunakan;
  • Sembunyikan kata sandi Wi-Fi mobi Anda,
  • Pindai atau scan USB drive sebelum menghubungkannya ke mobil Anda;
  • Tetap terhubung dengan pabrikan untuk mengetahui informasi terkini terhadap pembaruan teknologi kendaraan.

pengemudi memakai kemeja menggunakan kantong faraday untuk fitur keyless

Gunakan kantong faraday atau faraday bag untuk melindungi fitur keyless entry

Symantec, misalnya, memperkenalkan penawaran keamanan mobil pada 2016. Blackberry, pembuat ponsel lama, mulai masuk ke ranah keselamatan otomotif melalui Blackberry QNX, sebuah perangkat lunak yang berfokus pada keselamatan yang kini berada pada lebih dari 120 juta mobil di seluruh dunia.

"Hal terbesar yang terkait dengan keamanan adalah mengelola siklus hidup perangkat lunak dan mengelola siklus hidup keamanan; Anda terus-menerus harus mengelola [sistem] keamanan setiap hari," kata Kaivan Karimi, wakil presiden senior dan wakil kepala Solusi Teknologi BlackBerry. "Ini adalah proses berkelanjutan untuk mengamankan siklus hidup mobil."

Karena itu, memiliki mobil dengan teknologi tinggi tidak selalu berakhir menjadi lebih aman. Untuk mencegah mobil lebih rentan terhadap serangan siber, tidak perlu menunggu produsen meningkatkan fitur keamanan. Namun Anda bisa menjaga mobil lebih aman dengan memperhatikan kendaraan, terlebih pada saat tidak digunakan.

>>> Tips dan trik otomotif paling lengkap bisa Anda dapatkan di sini

Share this post:
Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.

Berita lain

Penelitian: Meskipun Membantu, 97% Fitur Keyless Entry Rentan Diretas

Semakin cerdas fitur dan sistem yang dikembangkan, semakin bersemangat pula manusia untuk mencari celah. Salah satunya sistem keyless entry yang merupakan sistem yang rentan diretas, menurut sebuah penelitian.

Lihat juga

Gunakan Barang-Barang di Rumah untuk Mencegah Smart Key Diretas

Masih banyak hacker yang mencoba (dan berhasil) meretas sistem kunci otomatis dari smart key atau kunci fob. Meskipun begitu, Cintamobil menemukan salah satu cara mencegah smart key diretas, dan tanpa keahlian komputer sedikitpun.

Lihat juga

Ingin Buru-Buru tapi Smart Key Ngadat? Ini yang Harus Anda Lakukan

Dewasa hampir semua mobil keluaran terbaru menggunakan teknologi smart key. Tapi, apa yang harus dilakukan ketika smart key ngadat?

Lihat juga

Sama-sama Mengingatkan Pengemudi Untuk Istirahat, Fitur Ini Punya Banyak Nama

12/02/2019

Pengemudian

Salah satu fitur unggulan mobil-mobil modern adalah pengingat pengemudi untuk melakukan istirahat. Tahu tidak kalau fitur ini ternyata memiliki banyak nama tergantung merek dan pabrikan masing-masing.

Lihat juga

Lebih Irit Bahan Bakar, Berikut 5 Pilihan Mobil Bekas Berfitur Auto Start-Stop

03/02/2019

Jual beli

Ada beragam mobil yang menawarkan konsumsi bahan bakar irit. Namun saat terjebak di kemacetan, memilih mobil berteknologi Auto Start-Stop adalah pilihan cerdas agar bahan bakar tidak terbuang sia-sia. Berikut 5 pilihan mobil bekas berfitur Auto Start-Stop.

Lihat juga