Kupas Tuntas Tentang Bahan Bakar Mesin Diesel

23/06/2021

Perawatan dan service

3 menit

Bahan bakar mesin diesel, diproduksi secara khusus dan memiliki spesifikasi teknis tertentu untuk memenuhi kebutuhan kerja mesin diesel yang spesifik

Mesin yang diberi nama sesuai nama penemunya, Rudolf Diesel, menawarkan efisiensi kerja yang tinggi sehingga menjadi salah satu mesin favorit untuk berbagai keperluan. Mulai dari transportasi hingga genset pembangkit listrik, semua segmen tersebut mempekerjakan mesin diesel yang terkenal andal, bandel dan efisien.

Foto Toyota Innova 2.4 Q AT 2016

MPV bermesin diesel kian populer

Nah, salah satu faktor penting  yang mendukung kinerja mesin diesel tentu saja adalah bahan bakar mesin diesel yang kerap disebut bahan bakar solar. Secara teknis bahan bakar mesin diesel (diesel fuel atau solar) mempunyai sejumlah karakter spesifik dan inilah serba-serbinya yang dirangkum oleh tim Cintamobil.com.  

>>> Ketahui Perbedaan D100 dengan B30 Pertamina 

Additives (Aditif)

Aditif adalah zat kimia untuk meningkatkan kemampuan bahan bakar minyak untuk  mesin diesel. Berikut  bahan-bahan aditif yang umum ditambahkan untuk BBM mesin diesel:
•    Ignition accelerator (Akselerator pengapian)
Dipakai untuk mengoptimalkan  proses pembakaran dengan menaikkan angka  setana (CN).

•    Oxidation inhibitor (Penghambat oksidasi) 
Berguna untuk mengurangi gejala oksidasi pada sistem bahan bakar.

•    Defoaming additives (Aditif pembusaan)
Berfungsi untuk mencegah timbulnya busa saat pengisian BBM solar.

•    Anti-smoke additives (Aditif anti-asap)
Berguna untuk mengoptimalkan proses pembakaran dan mengurangi emisi asap (partikel karbon).

•    Detergent/dispersant (Deterjen)
Berfungsi untuk membersihkan sistem injeksi bahan bakar.

BBM Diesel (Diesel Fuel)

Bahan bakar minyak untuk mesin diesel berasal dari penyulingan minyak mentah dan memiliki 300 grup hidrokarbon. Komponen penting di dalam BBM  solar untuk mesin diesel adalah parafin, naftalen, aromatik dan olefin.

gambar diesel

BBM solar mempunyai karakteristik khusus disesuaikan dengan sistem kerja mesin diesel

Bahan bakar minyak untuk mesin diesel dihasilkan melalui penyulingan tingkat menengah dengan memasak minyak mentah  pada suhu 180o – 360o  Celsius. Solar ini menjadi bahan bakar utama mesin diesel.

Solar Premium

Bahan bakar solar kelas premium memiliki tambahan zat aditif yang lebih banyak dan memiliki CN lebih tinggi disertai kandungan sulfur yang lebih rendah. Dibandingkan dengan solar biasa, maka solar premium menawarkan lebih banyak keuntungan seperti hemat konsumsi bahan bakar, emisi buang lebih rendah, dan menjaga kebersihan sistem injeksi.

gambar diesel

Pertamina Dex,  salah satu BBM solar kelas premium

Tentu saja kualitas solar premium setara dengan harganya yang lebih mahal. Di Indonesia, contoh bahan bakar mesin diesel kelas premium adalah Pertamina Dex yang diproduksi oleh Pertamina, Shell Diesel (Shell). Solar berkualitas tinggi ini sangat direkomendasikan bagi mobil bermesin tanpa busi dengan teknologi tinggi semisal Common Rail Direct Injection. Dengan menggunakan solar premium pastinya akan memperpanjang usia pakai komponen kendaraan.

Biodiesel

Biodiesel adalah BBM untuk mesin diesel yang berasal dari campuran tumbuh-tumbuhan (kelapa sawit) dan lemak hewan sehingga  lebih mudah diproduksi daripada bahan bakar fosil yang berasal dari minyak mentah. Secara umum, biodiesel mempunyai sebutan fatty acid methyl ester (FAME).

gambar solar

Biodiesel menjadi salah satu bahan bakar alternatif untuk bahan bakar fosil

Terkait pemakaian biodiesel, sejumlah pabrikan mobil menetapkan prosentase tertentu semisal B5 atau campuran antara 5% biodiesel dan 95% solar yang berasal dari penyulingan minyak mentah. Bila kandungan biodiesel di dalam minyak solar lebih tinggi daripada standar maka berpotensi terjadi masalah pada sistem bahan bakar seperti penyumbatan filter dan daya tahan selang karet. Mesin diesel modern sebaiknya tak 'minum' BBM solar jenis ini.

Cetane Number (Angka Setana)

Cetane Number (CN) mengacu pada angka jumlah C16 dalam bahan bakar solar dan semakin banyak kandungan C16 maka proses pembakaran akan menjadi lebih mudah. C16 adalah salah satu kandungan dalam minyak solar yang terdiri atas C14 sampai C21.

Gambar mesin Toyota BJ

Angka CN sangat berpengaruh bagi mesin diesel

Dengan demikian, Cetane Number (CN) atau Angka Setana menjadi acuan ukuran yang menunjukkan kualitas BBM untuk mesin diesel. Semakin tinggi CN semakin bagus kualitas pembakaran bahan bakar tersebut. Di Indonesia, bahan bakar solar yang tersedia memiliki CN 48 dan 51.  

>>> Ingin Mesin Diesel Awet? Jangan Abaikan Water Sedimenter

Penulis
Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.
 
back to top