10 Kebiasaan Buruk Mengemudi yang Tak Disadari Dapat Merusak Mobil

09/06/2020

Perawatan dan service

5 menit

Share this post:
10 Kebiasaan Buruk Mengemudi yang Tak Disadari Dapat Merusak Mobil
Tak bisa dipungkiri ada beberapa kebiasaan buruk mengemudi yang dilakukan tanpa sadar oleh pengendara dan justru dapat merusak mobil, berikut daftarnya.

Memiliki mobil tak cuma sekadar dikendarai. Anda juga wajib merawatnya supaya tak cepat rusak dan dapat digunakan untuk waktu yang lama. 

Merawat mobil bisa dilakukan melalui bengkel maupun diri sendiri dengan menerapkan kebiasaan baik. Tak bisa dipungkiri memang, ada beberapa kebiasaan buruk mengemudi yang dilakukan pengendara dan justru dapat merusak mobil. 

Berikut Cintamobil.com kutip dari Says, 10 kebiasaan buruk mengemudi yang tak disadari dapat berbahaya untuk mobil Anda. 

1. Malas Mencuci Mobil 

Mencuci mobil dengan rutin

Mobil sebaiknya rajin dicuci

Membuat mobil agar tetap bersih tak cuma sekadar menjaga penampilannya. Ini juga termasuk dalam bagian merawat mobil. Debu, lumpur, dan kotoran lainnya dapat terkotaminasi bila terlalu lama menempel di permukaan mobil. Akibatnya bagian eksterior dan interior lama kelamaan bisa rusak. 

>>> Ingat Daihatsu Taruna? Yuk Intip Harga Mobil Bekasnya!

Akan semakin buruk bila kotoran-kotoran tersebut menempel serta masuk ke dalam ruang mesin. Jika terus didiamkan, bisa berbekas dan juga dapat berpotensi menimbulkan karat. 

2. Beli Oli dan Komponen Lain yang Tak Asli karena Lebih Murah

Banyak pengendara yang memilih untuk membeli komponen seperti oli bukan di tempat resmi. Alasannya sederhana, harga jualnya lebih murah. Harganya yang murah tak menjamin produk tersebut asli. 

Walhasil, apabila komponen tidak sesuai mesin mobil bisa rusak dan dampaknya Anda harus mengeluarkan biaya yang labih besar lagi. Tak disadari, ini merupakan kebiasaan buruk mengemudi yang dapat merusak mobil Anda. 

Untuk itu, belilah komponen yang asli untuk mencegah kerusakan pada mobil Anda. 

>>> Pengemudi Mobil Tak Perlu Turun Saat Isi BBM di SPBU

3. Memposisikan tuas transmisi Netral saat Lampu Merah

Ada beberapa pendapat yang menyatakan untuk menghemat bensin, ada baiknya memindahkan tuas transmisi ke posisi Netral. Tapi nyatanya, kebiasaan ini justru tak berpengaruh apa-apa ke penghematan bensin. 

Tuas Transmisi

Tuas transmisi pada mobil manual

Memindahkan tuas transmisi ke Netral dalam waktu singkat ketika lampu merah justru bisa membuat transmisi jadi aus. 

4. Meletakan Kaki di Atas Pedal Kopling

Bila Anda mengendarai mobil manual, pastikan kaki tak berada di atas pedal kopling. Kebiasaan tersebut bisa membuat kopling cepat aus, di samping itu efisiensi bahan bakar juga dapat berkurang. 

Injak pedal kopling saat Anda ingin mengganti gigi saja. 

>>> 4 Komponen Mobil Ini Wajib Dipasang Sebelum Memasuki Masa New Normal

5. Mengemudi dengan Kondisi Tangki Bensin Hampir Kosong

Mungkin Anda pernah dalam situasi berkendara dan simbol tangki bensin di dasbor menyala yang artinya harus mengisi bensin. Kalau sesekali tidak masalah, namun jangan jadikan ini kebiasaan buruk mengemudi.  

Mobil-mobil modern memiliki tendensi untuk mengakumulasi partikel padat yang mengendap di dalam dasar tangki. Sehingga saat tangki hampir kosong, pompa akan menyedot bahan bakar dari bagian bawah dimana partikel-partikel tersebut mengendap. 

Partikel tersebut lama-kelamaan akan mengendap dan bisa menyumbat filter bensir. 

6. Membawa Barang Tidak Penting dalam Mobil

Salah satu faktor utama yang menyebabkan performa mobil tak maksimal adalah ketika membawa banyak barang. Semakin ringan kendaraan Anda, performanya akan lebih maksimal.

Bagasi mobil

Keluarkan barang tidak penting dari bagasi mobil Anda

Bobot kendaraan yang ringan tak memberikan tekanan berat pada mesin dan suspensi. Oleh karena itu, pastikan mobil tak membawa barang-barang tidak penting. 

>>> Cara Servis Mobil yang Ikut Berubah karena Virus Corona

7. Menaruh Tangan di Tuas Transmisi

Ini mungkin kebiasaan yang tak disadari dapat merusak mobil. Saat mengganti gigi, selector fork akan didorong ke arah collar yang berputar kemudian memberikan tekanan pada gigi yang Anda pilih. 

Dengan menaruh tangan di tuas transmisi, maka tak disadari Anda mengganti gigi sebelum waktunya. Bila terus-menerus dilakukan ini akan membahayakan selector fork. Hindari kebiasaan buruk mengemudi yang satu ini ya! Saat menyetir, usahakan posisi kedua tangan berada pada setir agar lebih mudah untuk mengontrolnya. 

8. Membiarkan Kotoran Burung Menempel Pada Mobil

Membersihkan kaca mobil

Bersihkan kaca mobil sesegera mungkin bila terkena kotoran burung

Kotoran burung mengandung asam yang sangat tinggi dan dapat merusak cat mobil. Oleh karena itu, bila Anda melihat ada kotoran burung menempel pada kaca atau bagian lainnya pada mobil, segeralah membersihkannya sebelum menimbulkan kerusakan. 

9. Parkir Mobil di Bawah Sinar Matahari Langsung Secara Terus-Menerus

Kebiasaan ini bila dilakukan sepanjang hari dalam waktu yang lama bisa merusak bagian interior dan eksterior mobil Anda. Sinar Ultra violet dapat melelehkan plastik, dan membuat dasbor retak, dan tentunya cat akan pudar. 

Usahakan untuk memarkir mobil di tempat yang terhalang sinar matahari. Kalau bisa gunakan tutup mobil juga untuk melindunginya. 

10. Tak Melakukan Servis Berkala

Bila ada sesuatu yang tak beres dengan mobil, ada baiknya untuk segera melakukan pengecekan dengan membawanya ke bengkel. Bisa jadi itu merupakan tanda bahwa ada komponen mobil yang aus. Supaya tak merembet ke bagian lainnya, sebaiknya Anda langsung melakukan pengecekan ke bengkel terdekat. 

Servis mobil berkala di bengkel

Jangan lupa untuk melakukan perawatan berkala

Jangan pula abaikan membawa mobil ke bengkel untuk melakukan perawatan berkala. Ini akan mencegah Anda mengeluarkan biaya yang tak diinginkan karena ada kerusakan mobil yang didiamkan. 

>>> Tips dan trik menarik lainnya ada disini

Share this post:
Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top