Kata Siapa Mesin All New Honda Brio Sepenuhnya Uzur? Kami Akan Beberkan Beberapa Pembaruan Yang Ada Di Mesin Ini

Share this post:
Kata Siapa Mesin All New Honda Brio Sepenuhnya Uzur? Kami Akan Beberkan Beberapa Pembaruan Yang Ada Di Mesin Ini
Banyak netijen alias warganet pecinta otomotif yang menyayangkan mengapa Honda Brio terbaru masih mengandalkan mesin lama. Padahal tidak banyak yang tahu, bahawa mesin dengan kode L12 ini banyak mengalami penyempurnaan. So, kata siapa mesin All New Honda Brio sepenuhnya uzur? Kami akan beberkan beberapa pembaharuan yang ada di mesin ini.

Tampak mesin L12 berkapasitas 1200 cc di dalam bonnet All New Honda Brio RS dan Satya

Mesin berkode L12 yang tertanam di bonnet All New Honda Brio ini lawas dan minim teknologi? Kata siapa?

Beberapa car enthusiast atau Honda lovers mungkin kecewa kepada mesin L12 yang dibopong oleh All New Honda Brio RS maupun All New Honda Brio Satya ini. Pasalnya mesin dengan daya maksimum 90 Ps atau sekitar 88,7 Dk ini dinilai tidak memiliki inovasi teknologi yang mumpuni dan cenderung kuno, hal ini tentu kontradiktif bila dibandingkan dengan jargon 'The Power Of Dreams'-nya Honda. Bahkan torsinya hanya 1 Nm lebih tinggi apabila dibandingkan dengan varian lawas. Namun, kata siapa mesin All New Honda Brio sepenuhnya uzur? Kami akan beberkan beberapa pembaruan yang ada di mesin ini.

Air Intake Extension Pada All New Honda Brio

Air intake extension pada All New Honda Brio akan membuat 'nafas' mesinnya semakin panjang

Oke, mari kita jabarkan terlebih dahulu seperti apa dasarnya mesin ini. Mesin ini memiliki kode L12 1.200 cc 4 silinder berteknologi katup variabel terbaru Honda yakni, i-VTEC. Masing-masing silinder dari mesin ini memiliki dua katup, karena menganut rasio Single Over Head Cam (SOHC). Mesin SOHC ini memiliki keuntungan yaitu friksi yang dihasilkan lebih sedikit dibandingkan dengan mesin Dual Over Head Cam (DOHC). Namun, mekanisme i-VTEC ini membuat insinyur Honda harus lebih pintar dan jeli, dikarenakan dalam satu putaran camshaft (noken as) akan ada proses in dan out dalam satu noken as.

>>> Baca juga: Lahir Dari Pegembangan Mesin, Inilah Perbedaan Teknologi VVT-i Dengan Dual VVT-i

Dudukan mesin (engine mounting) All New Honda Brio

Engine mounting baru diklaim akan lebih tahan lama dan mampu menyerap getaran mesin lebih baik

Nah, mesin yang diusung oleh All New Honda Brio ini memiliki pembaruan di bagian ekspansi katup yang telah disempurnakan. Exhaust delay (klep ex) yang disempurnakan untuk konsumsi bahan bakar lebih baik dengan mengurangi gesekan di setiap bagian mesin. Selain itu, struktur udara menuju ruang bakar juga diperbaiki karena kini memiliki pola zig zag pada inlet port, yang berfungsi untuk lebih memudahkan proses intake dan proses homogenisasi udara dan bahan bakar lebih mudah tercampur dengan baik. Hal ini makin sempurna dengan penggunaan rantai kamrat (cam chain) yang bentuknya lebih ramping. Sehingga memperingan kerja mesin.

>>> Mungkin Anda tertarik: Harga Nissan Terra Oktober 2018: Pre-Booking Sekarang Dapatkan Paket Aksesori Lengkap

Tampak garfik tenaga vs torsi All New Honda Brio

Grafik tenaga berbanding torsi pada All New Honda Brio yang lebih baik bila dibandingkan dengan pendahulunya

"Selain itu, Honda juga telah mengurangi jumlah emisi dengan mengkombinasikan akses exhaust manifold dengan cylinder head, dan menempatkan catalytic converter langsung dibawah exhaust manifold dengan tujuan untuk meningkatkan pendinginan di ruang pembakaran," papar Yasuhiro Kumai, Chief Engineer Large Project Leader Honda Research and Development Asia Pasific, Co., Ltd kepada Cintamobil.com saat event All New Honda Brio Media Test Drive hari ke-2 di Bali Wake Park saat awak media lain bermain water sport.

Tampak mesin L12 yang tertanam pada bonnet All New Honda Brio

Pengembangan yang dilakukan membuat mesin L12 All New Honda Brio ini masuk dalam jajaran mesin potensial

Honda juga telah mengembangkan teknologi i-VTEC dengan katup tunggal (SOHC) atau satu katup intake per-silinder yang kerjanya difokuskan pada rpm rendah. Sehingga torsi sudah mulai dikail dari putaran mesin yang rendah, jadi akan membantu membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien. "Karena dengan cara kerja tersebut akan mempercepat proses pembakaran karena udara dan bahan bakar tercampur dengan lebih baik, pada akhirnya konsumsi bahan bakar akan semakin irit," papar pria berkulit sawo matang ini.

>>> Ingin membeli mobil baru & bekas, jangan abaikan daftar mobil dijual di sini

Tampak All New Honda Brio Satya vs All New Honda Brio RS di lintasan slalom

Pengembangan pada mesin membuat performa All New Honda Brio semakin perkasa di jalan

Permukaan area piston juga dilapisi dengan molybdenum dalam ketebalan yang tepat (sayangnya pihak Honda enggak memberitahu kepada kami berapa ketebalan lapisan ini) pada pola zig zag dengan tujuan untuk meningkatkan daya tahan oli dan mengurangi gesekan (friksi). "Jadi bisa dibilang, semua penyempurnaan pada mesin All New Honda Brio yang saat ini kamu coba itu baru, dan kami yakin efiseinsi akan meningkat tanpa meninggalkan performa tinggi khas Honda," tutupnya sembari tersenyum.

Tampak spidometer All New Honda Brio Satya

Performanya juga enggak main-main, kecepatan 139 km/jam bahkan kecepatan puncak 150 km/jam dengan mudah diraih oleh tester Cintamobil.com

>>> Perhatikan rangkuman tips dan trik otomotif lainnya hanya di Cintamobil

Share this post:
Penulis
Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, Kini ia menjadi andalan Cintamobil dalam menguji mobil baru di Indonesia
 
back to top