Jangan Panik! Ini Cara Klaim Asuransi Mobil Terendam Banjir

05/01/2021

Perawatan dan service

4 menit

Saat mobil terendam banjir Anda jangan panik. Jika Anda pengguna asuransi mobil simak baik-baik tips di bawah ini agar klaim asuransi Anda dapat terpenuhi.

Bencana alam bisa datang kapan saja. Salah satu contohnya fenomena banjir. Banjir bisa mengakibatkan banyak kendaraan bermotor mengalami kerusakan parah karena terseret oleh deras air atau mobil terendam banjir.

Gambar menunjukan mobil terendam di dalam banjir di Jakarta Indonesia kemarin

Diambil dari sosial median TMCPoldaMetro banjir di Ciledug Indah 1 Tangerang

>>> Mobil Terkena Banjir, Apa Yang Harus Lakukan?

Sebagai pemilik kendaraan tentunya sangat sedih jika musibah ini menimpa diri Anda karena akan membutuhkan dana yang besar untuk melakukan perbaikan. Tetapi jika Anda pengguna asuransi kendaraan, hal ini tidak terlalu mengkhawatirkan. Tetapi bagaimana caranya agar klaim asuransi mobil Anda dikabulkan oleh pihak asuransi? Simak tipsnya di bawah ini.

1. Jangan memaksa menembus genangan banjir

Tips pertama jangan memaksa menembus genangan banjir. Mengapa demikian? Karena polis asuransi mobil untuk perluasan risiko banjir melarang pengemudi untuk memaksakan menembus genangan air. Jika Anda tetap memaksa menembusnya pihak asuransi tidak bertanggung jawab atas risiko yang terjadi. Klaim asuransi perluasan banjir hanya bisa tercover jika mobil dalam keadaan diam saat berdampak banjir. Terutama saat mobil terparkir.

>>> Ingin membeli mobil baru? Dapatkan daftarnya di sini

Gambar menunjukan mobil terendam banjir

Saat mobil Anda terendam banjir jangan panik, foto dan video kejadian untuk klaim asuransi

2. Jangan melakukan tindakan gegabah

Tips kedua jangan melakukan tindakan gegabah. Saat mobil Anda sudah terjebak banjir biarkan saja. Jangan dipaksakan untuk dinyalakan. Jika Anda mencoba menyalakannya ditakutkan pihak asuransi menolak klaim karena indikasi pemaksaan untuk menghidupkannya. Meskipun untuk mengeluarkan mobil dari genangan air, disarankan tetap jangan mencoba menyalakannya. Lebih baik Anda coba hubungi pihak asuransi untuk mendapatkan informasi bengkel rekanan terdekat agar dibawa towing dan diperbaiki oleh pihak bengkel.

>>> Perhatikan Hal Ini Sebelum Memilih Asuransi Mobil

3. Foto dan video mobil

Tips ketiga foto dan video mobil Anda. Mengapa ini perlu dilakukan? Karena klaim asuransi seringkali memerlukan bukti dengan penambahan foto dan video sebagai buktinya. Ketika mobil terendam banjir jangan melakukan hal-hal aneh. Cukup ambil foto dan video kejadian perkara. Cara ini berguna untuk mempermudah proses klaim asuransi.

4. Lapor langsung ke pihak asuransi

Lalu lapor kejadian langsung ke pihak asuransi. Polis asuransi pastinya menetapkan jangka waktu maksimal dari klaim asuransi mobil. Jadi Anda harus secepatnya menghubungi pihak asuransi agar laporan Anda bisa secepatnya diproses. Selanjutnya pihak asuransi akan memberikan arahan untuk Anda menghubungi bengkel rekanan terdekat agar mobil terendam banjir bisa langsung ditangani.

Gambar menunjukkan paket asuransi mobil di Cintamobil.com

Dapatkan berbagai manfaat asuransi terbaik di sini

>>> Antisipasi Mobil BMW Rusak Akibat Banjir Jakarta, BMW Astra Sediakan Layanan Evakuasi

5. Catat nomor polis Anda 

Terakhir catat nomor polis Anda. Hal ini sangatlah penting jangan sampai Anda melupakan nomer polis asuransi mobil Anda. Ketika Anda lupa, proses klaim akan menjadi lebih lama. Tetapi untuk mendapatkan klaim asuransi banjir biasanya Anda harus terlebih dahulu telah memiliki asuransi perluasan jaminan akibat bencana alam seperti tsunami, gempa bumi atau banjir.

Tetapi untuk penambahan polis asuransi mobil untuk perluasan risiko banjir disarankan bila lokasi rumah Anda memang sering terkena dampak banjir. Mengambil polis ini menjadi pilihan yang sangat tepat.

>>> Klik di sini untuk tips dan trik otomotif lainnya

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini.  Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top