Jangan Asal Tambal, Ini 3 Tips Mengatasi Ban Tubeless Bocor Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

03/10/2019

Perawatan dan service

8 menit

Jangan Asal Tambal, Ini 3 Tips Mengatasi Ban Tubeless Bocor Beserta Kelebihan dan Kekurangannya
Tidak usah khawatir ketika tahu ban Tubeless bocor di tengah jalan. Pasalnya, ada beberapa cara yang tepat untuk menambalnya. Di kesempatan kali ini, Cintamobil.com akan membahas tentang 3 tips mengatasi ban tubeless bocor.

3 Tips Mengatasi Ban Tubeless Bocor

Dikutip dari Tempo, Tommy Bramantya selaku Supervisor Training Proban Motorparts, mengatakan bahwa produsen ban tidak menganjurkan untuk mengambil langkah tambal ketika ban Tubeless mengalami kebocoran. Tapi apa daya, tidak sedikit pengendara menggunakan metode tambal untuk memperpanjang usia ban.

Menambal ban tubeless sejatinya punya tiga metode

Ilustrasi menambal ban Tubeless mobil

Hingga saat ini, ada tiga metode untuk mengatasi ban tubeless bocor meliputi sistem suntik dari luar dengan menggunakan lem, menambal lewat sistem Press dan yang ketiga adalah mengaplikasikan cairan anti bocor dari dalam ban. Untuk lebih lengkapnya, berikut kami jelaskan 3 tips mengatasi ban Tubeless bocor.

>>> Mampir juga di sini supaya tahu mobil-mobil terbaru yang baru saja dirilis di Indonesia

  • Plug Repair, Sistem Suntik Ban Tubeless

Para pengguna ban Tubeless lebih mengenal sistem suntik dari luar pada ban Tubeless dengan sebutan Plug Repair. Metode satu ini banyak ditemui pada bengkel di pinggir jalan. Prosesnya pun terkesan mudah yakni ban Tubeless mobil Anda akan ditusuk dari luar dan menggunakan karet mirip cacing, ditarik lalu digunting.

Menambal Ban Tubeless Sistem Suntik Plug Repair mudah ditemui di pinggir jalan, tapi sayang kurang diminati karena dikenal punya dampak buruk bagi ban

Menambal ban menggunakan sistem suntik Plug Repair

Menurut Refil Hidayat selaku Passenger Car Business Manager PT. Michelin Indonesia, menuturkan kepada Liputan6.com bahwa metode sistem suntik ban Tubeless akan memungkinkan bahan lainnya masuk seperti Hydro atau cairan yang mudah memanas, nantinya dapat berpotensi mempengaruhi lapisan dalam ban.

Tommy juga menuturkan, “Secara teknis pabrikan tidak merekomendasikan penambalan dengan cara ditusuk dari luar, karena hal itu dapat merusak rangka pembentuk bannya.”

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN TAMBAL BAN TUBELESS SISTEM SUNTIK PLUG REPAIR

Harganya murah

Dikhawatirkan mampu merusak lapisan dalam ban

Relatif cepat karena tidak perlu membongkar ban

Punya resiko ban bocor halus

Bisa jadi opsi solusi di keadaan sangat darurat

Di beberapa kasus, ban bisa benjol karena menusuknya tidak pas

>>> Sudah Tahu Keunggulan Ban Tubeless Dibanding Ban Biasa?

  • Tambal Ban Sistem Press, Tip Top

Yang cukup digemari kini adalah tambal ban sistem press atau yang sering dikenal Tip Top. Metode satu ini dianggap cukup aman dan belum banyak digunakan oleh bengkel. Tak heran, harganya pun menjadi sedikit lebih mahal ketimbang sistem tusuk. Dikutip dari Kompas, Ucok Marbun dari Vidici Tire Shop menuturkan tarifnya bisa mencapai Rp. 80 ribu hingga Rp. 120 ribu, tergantung banyak dan besarnya lubang.

Menambal Ban Tubeless Sistem Press Tip Top lebih digemari karena dampak positifnya lebih banyak daripada buruknya

Menambal ban Tubeless menggunakan sistem Press, Tip Top

Menurut Tommy, tambal ban Tip Top terbilang cukup bagus untuk dilakukan ketimbang sistem tusuk yang agaknya berpotensi merusak lapisan ban. Tapi soal kekurangan, Tommy juga sedikit mengkhawatirkan sistem press dapat membuat perputaran ban menjadi tidak seimbang. “Kalau metode Press, akan ada bagian karet ban di dalam, membuat ban bertambah pada satu titik, hal itu akan mempengaruhi Balancing ban,” pungkasnya.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN TAMBAL BAN TUBELESS SISTEM PRESS TIP TOP

Bukan saja bisa menambal sisi tengah tapi memungkinkan untuk tambal ban sisi samping

Harganya cukup mahal di kisaran Rp. 80 ribu hingga Rp. 120 ribu per lubang, tergantung besar dan banyaknya lubang

Hasilnya lebih baik daripada sistem Tip Top

Proses agak lama karena membongkar ban

 

Dikhawatirkan dapat mempengaruhi Balancing Ban

>>> Ketahui juga harga mobil terbaru dan bekas yang beredar di pasaran

  • Cairan Anti Bocor Ban Tubeless

Tidak hanya satu produk tapi banyak sekali cairan anti bocor ban Tubeless yang dijual di pasaran. Tapi, dilansir dari OtoDriver, Firman selaku Area Manager PT. Tetsan Maju Bersama, menuturkan bahwa cairan anti bocor tersebut akan dapat merusak permukaan pelek bagian dalam serta mempengaruhi keseimbangan ban.

Menambal Ban Tubeless Cairan Anti Bocor adalah metode paling efektif yang diklaim aman asal menggunakan cairan non-Ph

Menggunakan cairan anti bocor ban Tubeless harus paham akan unsur pH-nya

Tapi jangan salah, Firman malah menyarankan kepada masyarakat untuk memilih cairan anti bocor yang tidak punya unsur pH. Pasalnya, jika cairan punya kandungan pH dapat membuat pelek menjadi berkarat, musuh dari besi atau logam lainnya. “Pilih cairan yang tak ada pH-nya. Saat bekerja menambal nantinya ia tidak menggumpal, melainkan jadi seperti lapisan kertas yang mengisi dan menutup celah (spot) yang bocor. Tidak jadi beban putaran ban juga,” pungkasnya.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN TAMBAL BAN TUBELESS CAIRAN ANTI BOCOR

Harganya sangat terjangkau

Di pasaran, cairan ini dijual bervariasi dan kebanyakan salah pilih, berhasil merusak ban

Tidak menyumbat pentil atau karat pada pelek, asalkan memilih cairan yang tepat

Akibat salah pilih, pentil bisa tersumbat dan menimbulkan karat pada pelek

Bertahan mengikuti umur ban

 

>>> Simak juga tips dan trik otomotif menarik lainnya hanya di Cintamobil.com

 
back to top