Isi Cairan Wiper, Sebaiknya Jangan Hanya Sekadar Air

03/07/2019

Perawatan dan service

4 menit

Anda pasti pernah mendapati kaca mobil tiba-tiba terkena kotoran saat berkendara. Untuk membersihkannya tentunya Anda butuh wiper yang ditunjang dengan cairan wiper. Nah cairan ini sebaiknya jangan hanya sekedar air.

Selain wiper mobil, cairan wiper juga sama pentingnya untuk mempersihkan permukaan kaca. Dengan bantuan cairan inilah kaca yang kotor atau terkena noda saat berkendara bisa dibersihkan.

>>> Apakah Perlu Mencuci Mobil Setiap Kali Terkena Air Hujan?

Namun terkadang para pemilik mobil hanya menggunakan cairan wiper dengan air bening. Airnya bisa bersumber dari air bak kamar mandi, air yang mengalir pada keran di pemukiman, atau air mineral kemasan. Padahal air saja tidak cukup lho untuk membantu wiper mobil membersihkan kotoran pada kaca.

Pakai Cairan Khusus Wiper

mengisi cairan wiper mobil

Sebaiknya gunakan cairan yang khusus untuk wiper kaca mobil

Para pengguna mobil, sebaiknya memakai cairan yang khusus diperuntukkan bagi wiper saat akan mengisi water wiper resevoir. Karena biasanya cairan khusus ini sudah mengandung zat-zat tambahan untuk membersihkan permukaan kaca.

>>> Promo menarik mobil baru ada disini

Cairan khusus tersebut, rata-rata sudah mampu untuk mengangkat kotoran, debu, maupun minyak yang menempel pada permukaan kaca. selain itu cairan tetap akan melindungi permukaan kaca sehingga tidak timbul lumut atau goresan saat wiper digunakan.

cairan wiper pada tank

Selalu cek kondisi carian wiper

Sementara kalau cairan wiper hanya menggunakan air, maka sisa-sisa air pada sela-sela karet kaca atau frame wiper, akan menimbulkan lumut yang pada nantinya akan merusak kaca atau wiper. Jangan juga terlalu banyak gunakan campuran air dan sabun, karena sisa sabun akan menbuat frame wiper korosi dan karet wiper rusak.

Yang perlu diperhatikan lainnya adalah selalu memeriksa kondisi cairan wiper pada wiper tank di mobil Anda. Pastikan kondisi cairan masih menunjukkan pada batas maksimal. Jika kurang, maka langsung isi kembali dengan cairan khusus agar cairan tidak habis saat akan digunakan. Kalau sekiranya cairan sudah kotor dengan indikasi cairan berwarna keruh, maka langsung ganti dengan cairan yang baru.

>>> Baca tips & trik menarik lainnya disini

Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top