Inilah Masalah Pada AC Mobil yang Sering Terjadi

Inilah Masalah Pada AC Mobil yang Sering Terjadi
AC sekarang menjadi fitur standar dalam kebanyakan manufaktur kendaraan. Namun, ketika Anda membawa kendaraan untuk melakukan perbaikan atau pemeriksaan rutin, prioritas biasanya adalah mesin dan aspek penting lainnya dari kendaraan. Akibatnya, pemilik mobil sering mengabaikan masalah pada AC mobil yang dapat mempengaruhi mobil mereka.

Sebagian besar hal yang menyebabkan AC rusak seiring berjalannya waktu, jadi tidak biasa terjadi secara mendadak. Namun, jika saat ini mengalami masalah yang lebih ringan seperti suara keras atau tak terduga yang berasal dari AC mobil Anda, bawa ke teknisi sesegera mungkin. Jika tidak, ini adalah beberapa masalah pada AC mobil yang sering diabaikan untuk diperhatikan, diantaranya 

1. Kelembaban

AC menurunkan suhu di dalam kendaraan Anda. Ini juga mendinginkan, mengeringkan, dan membersihkan udara dengan memaksa udara hangat keluar dari mobil. Jika kelembaban atau puing-puing mencemari AC yang terpasang di mobil, ia akan gagal mendinginkan lingkungan sekitar dalam kendaraan.

Gambar yang menunjukan tombil AC otomatis pada dashboard mobil

AC berperan penting pada kelembapan di dalam mobil

2. Bau yang menusuk

Bakteri, jamur, dan mikroorganisme dapat berkembang saat sistem pendingin udara tidak digunakan, terutama saat musim dingin. Bagian dalam AC yang gelap dan lembab adalah tempat berkembang biak yang sempurna bagi mereka, dan mereka sering membuat diri mereka dalam bentuk bau busuk.

Gambar yang menunjukan ilustrasi bau pada bagian interior mobil

AC juga bertugas memberantas bau busuk

Kuman ini tumbuh dengan cepat di belakang dasbor jika tidak segera diatasi dan berkontribusi secara signifikan terhadap "sindrom mobil yang sakit." Pemeriksaan dan pembilasan sistem yang baik dapat dilakukan oleh teknisi untuk mengatasi masalah ini jika diperbaiki cukup dini.

>>> Baca juga Cara menggunakan AC untuk menghemat bahan bakar

3. Tingkat Cairan Pendinginan yang Rendah

Cairan Pendingin adalah yang mendinginkan AC mobil Anda. Tingkat cairan pendingin ini akan berkurang sebayak 15% per tahun. Ironisnya, bila sistem pendingin tidak digunakan cairan ini, sistem bisa cepat mengering dan berdampak pada produktivitas unit.

Gambar yang menunjukan tangan yang sedang menuangkan cairan pendingin pada AC mobil

Perhatikan tingkat pendinginan pada AC

Pengeringan pada AC bisa menyebabkan kerusakan pada sistem pendingin udara itu sendiri. Tingkat pendinginan yang rendah dapat diperbaiki dengan mengisi kembali gas di tangki zat pendingin atau memperbaiki kebocoran yang terlihat.

4. Kondensor yang tersumbat

Kondensor bertanggung jawab untuk mendinginkan uap zat pendingin bertekanan tinggi yang keluar dari kompresor. Penyumbatan kondensor karena adanya kotoran, kotoran akan menyempitkan aliran udara sehingga tidak ada pendinginan yang terjadi. Kondensor yang tersumbat dapat dibersihkan dengan menggunakan pembilasan yang berkualitas baik yang menguap dengan cepat dan tidak meninggalkan residu dalam sistem.

Gambar yang menunjukan mekanik yang sedang membuka kondensor AC yang ada pada mobil

Kondensor AC sering mengalami masalah, apalagi jika sudah berumur

Ganti kondensor jika sudah bertahun-tahun digunakan dan telah sering memberi Anda masalah. Jika AC dalam keadaan tidak baik, biaya penggantian komponen yang satu ini harus jauh lebih besar bisa membuat sakit kepala karena harus mengganti keseluruhan sistem salurannya.

>>> Baca juga tips merawat mobil lainnya disini

5. Komplikasi Mekanis

Kegagalan kinerja kompresor, kopling kompresor yang rusak, saklar tekanan mati, atau katup tidak bekerja akan menyebabkan pendinginan yang buruk atau tidak ada pendinginan sama sekali. Karena begitu banyak hal kecil yang potensial menunggu untuk terjadi, cukup lakukan pemeriksaan rutin sehingga bila terjadi sesuatu.

Gambar yang menunjukan sistem AC pada bagian mesin depan mobil

Periksa pemakaian AC secara teratur secara berjangka

Anda dapat mengatasi masalah ini dengan segera. Hidupkan unit pendingin udara dan periksa apakah kompresor, saklar kopling kompresor, sekering, kabel, sabuk kipas, dan seal kompresor berfungsi dengan baik. Periksa apakah minyak di kompresor telah terkontaminasi. Lakukan pemeriksaan unit AC untuk mengganti minyak yang sudah usang dengan minyak baru.

Begini cara mendiagnosis masalah pada AC mobil

Sebaiknya secara teratur ganti katup ekspansi, akumulator, dan receiver driers. Komponen ini paling rentan terhadap keausan dan kerusakan akhirnya. Jika masalah pada AC mobil memburuk atau jika mereka dicurigai dan sudah lama sejak penggantian terakhir, lebih baik aman daripada menyesal dan mengeluarkan biaya yang mahal.

>>> Baca juga tips dan trik lainnya disini

 
back to top