Ini yang Harus Diperhatikan Ketika Ban RFT Kempis

13/08/2019
Ban RFT kempis memang masih bisa digunakan sampai sejauh 80 km. Namun pada kondisi ini, sebaiknya Anda memahami beberapa hal tentang akrakter ban tersebut yang berbeda dengan ban tipe lain.

Beberapa mobil mewah dari brand Eropa menggunakan ban jenis RFT alias Run Flat Tire. Ban tipe ini memungkinkan ban tetap bisa digunakan walau tekanan angin pada ban sudah benar-benar habis.

>>> Hati-hati, Ini Dampak Buruk Memakai Ban Aus

Seiring populasi mobil yang menggunakan ban RFT semakin banyak, produsen ban pun mulai berlomba mengeluarkan ban jenis ini. Meski demikian harga ban mobil seperti ini masih terbilang jauh lebih mahal dibanding ban tipe lain.

Harga mahal itu tentunya untuk menebus teknologi tinggi yang membuat ban ini memiliki tingkat keselamatan lebih baik dibanding ban tipe lain. Walau demikian, ada beberapa hal yang perlu Anda pahami ketika diperjalanan ban RFT kempis.

1. Masih Bisa Digunakan Sejauh 80 km

ban mobil kempis

Walau kempis, ban RFT masih bisa dipakai sejauh 80 km

>>> Promo mobil baru terbaik cek disini

Keunggulan utama dari ban jenis ini adalah ban masih dapat digunakan untuk melajukan kendaraan hingga sejauh 80 km. Tetapi perlu diketahui, saat kondisi ban kempis dan tekanan angin ban 0 psi atau tidak ada tekanan angin sama sekali, ban tetap bisa digunakan namun dengan kecepatan mobil tidak lebih dari 80 km/jam.

2. Tidak Meledak

Berbeda dengan ban mobil tipe lain, demi keselamatan penggunanya, ban RFT umumnya tidak meledak. Saat ban ini mengalami kebocoran, ban hanya akan kehilangan tekanan anginnya sedikit demi sedikit. Biasanya, dari kondisi ban pertama kali bocor sampai tekanan angin dalam ban benar-benar habis, pengemudi masih bisa mengemudikan kendaraannya sejauh 200 km, sampai ban benar-benar tidak lagi bisa digunakan.

>>> Pilihan mobil bekas berkualitas ada disini

3. Masih Bisa Ditambal

ban mobil terkena paku

Jangan asal menambal ban RFT

Ada anggapan saat ban RFT kempis maka sudah tidak bisa ditambal lagi. Walaupun demikian, pada beberapa toko ban, ban jenis ini masih bisa ditambal jika hanya mengalami kebocoran kecil, misalnya terkena paku. Cara tambal yang direkomedasikan yaitu dari bagian dalam alias tambal tip-top. Jangan pernah menambal dengan cara ditusuk dari luar, karena akan merusak struktur ban.

>>> Tips menarik lainnya baca disini

Prasetyo Adhi

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
0

berita lain