Ini Tips Parkir Mobil yang Aman Saat #DiRumahAja

07/05/2020

Perawatan dan service

3 menit

Share this post:
Terlalu lama memarkir mobil di rumah bisa membuat banyak hal membuat kondisi mobil jadi tidak prima. Sebabnya setidaknya Anda harus parkir mobil yang aman.

Wabah virus COVID-19 yang sedang melanda Indonesia membuat pemerintah mengeluarkan aturan #DiRumahAja untuk memutus mata rantai penularannya. Himbauan ini mengakibatkan mobil Toyota kesayangan Anda tidak bisa digunakan dalam jangka waktu lama.

>>> Proton Bakal Pasang Filter N95 untuk Tangkal Virus Corona di SUV X70

Gambar menunjukan Parkir mobil

Pastikan lokasi parkir mobil Anda menggunakan atap agar terhidar dari sinar matahari

Lamanya mobil tidak digunakan bisa menyebabkan tidak primanya mobil saat nantinya akan digunakan. Seperti ban kempes hingga menjadi sarang bagi tikus tikus. Sebabnya mobil harus di parkir di tempat yang aman. Lalu bagaimana kategori parkir mobil yang aman, simak tips dari Auto2000 di bawah ini.

“Ada beberapa risiko yang harus diwaspadai saat Auto Family memarkirkan kendaraan dalam jangka waktu lama, seperti ban kempis atau kemasukan binatang liar. Oleh sebab itu, Auto Family harus melakukan beberapa langkah pencegahan supaya kejadian tersebut tidak terjadi” jelas Ricky Martawijaya, Aftersales Division Head Auto2000, Rabu (06/5/2020).

1. Lokasi Parkir Memiliki Atap

Paling parkir mobil yang aman tentu parkir di dalam garasi yang sudah memiliki atap. Dengan begitu, mobil dapat terhindar dari paparan panas matahari secara langsung yang bisa membuat cat mobil memudar. Ketiadaan atap juga membuat mobil Auto Family terkena hujan. Lambat laun akan timbul water spot (jamur kaca/jamur bodi) akibat noda bekas air hujan yang mengering karena tidak dibersihkan dan menyebabkan mobil tidak sedap dipandang.

Lelehan air hujan juga bisa menyelinap di sela-sela bodi mobil seperti dudukan pelat nomor, gril, hendel pintu dan tutup tangki bensin, dan celah antara pintu dan bodi mobil. Selain kotor, air yang masuk lewat celah pintu bisa meninggalkan bau tidak sedap jika tidak dibersihkan.

>>> Auto2000 Tawarkan Bunga 0% untuk Tenaga Medis yang Mau Beli Mobil

2. Cuci Mobil Luar Dalam

Meski ditinggal di dalam rumah, mobil tetap bisa kotor oleh debu atau air hujan. Oleh sebab itu, Auto Family bisa mencucinya minimal seminggu sekali. Tidak hanya luar, bagian dalam juga harus dibersihkan. Manfaatkan vacuum cleaner untuk membersihkan debu, terutama bagian kolong kabin. Keluarkan karpet dan cuci hingga bersih. Auto Family bisa melapisi cat mobil dengan wax untuk menjaga kondisi cat dan melindungi dari risiko kerusakan akibat terpaan sinar matahari, air hujan, dan baret.

3. Waspada Binatang Liar

Parkir mobil yang aman dalam jangka waktu lama bisa menjadi lembab, dan itu menjadi lokasi yang pas untuk tempat tinggal binatang liar di sekitar rumah seperti tikus, kecoa, dan semut. Binatang pengerat seperti tikus sanggup menggigit kabel dan merusak sistem kelistrikan, sementara kecoa dan semut mengakibatkan kabin kotor dan rusak karena mampu menyelinap masuk ke dalam dan berkembang biak di sana.

Upaya pencegahan yang paling mudah adalah dengan meletakkan bahan pengusir binatang tersebut di luar mobil. Auto Family bisa memesannya secara online atau membelinya di pet shop dekat rumah.

>>> Cuma 24 Unit! New MINI Countryman Blackheath Edition Dijual Seharga Rp 799 Juta

4. Keluarkan Barang Pribadi dari Kabin

Sembari mencuci mobil, lakukan inspeksi ke dalam kabin mobil. Keluarkan makanan dan minuman yang tertinggal karena akan menimbulkan bau tidak sedap dan mengundang binatang liar datang. Keluarkan pula barang pribadi seperti kartu E-Toll, kacamata, pemantik api, dan barang berharga lainnya untuk menghindari dari risiko tidak terduga seperti kemalingan atau kebakaran.

5.  Tekanan Ban Sesuai Standar

Tekanan angin ban mobil yang berdiam di rumah akan berkurang lebih cepat ketimbang ban yang dipakai setiap hari. Makanya, Auto Family mesti rajin mengecek dan mengisinya sesuai standar yang ditetapkan, sebagai contoh untuk kendaraan Toyota Calya, dengan ukuran ban dan pelek standar 175/65R14, standar tekanan bannya ialah 36 Psi untuk ban depan dan belakang. Supaya tidak repot, Auto Family bisa memanfaatkan pengisi angin ban portabel yang banyak dijual secara online.

>>> Kaca Mobil Dipecah? Begini Kaca Film Melindungi Mobil Anda

6. Hindari Penggunaan Rem Parkir

Ada kasus dimana kampas rem menempel kuat ke bagian dalam teromol dan sulit lepas karena mobil diparkir terlalu lama. Oleh sebab itu, lepaskan rem parkir atau rem tangan dan ganjal ban dengan balok kayu. Kalau mau lebih aman, Auto Family bisa menggunakan wheel chock yang diperuntukkan sebagai pengganjal ban mobil. Sangat bermanfaat jika ternyata lokasi parkir mobil miring.

Gambar menunjukan Indikator bensin

Jangan lupa untuk isi bensin dalam keadaan penuh

7. Isi Tangki Bensin Full

Bahan bakar di dalam mobil yang ditinggal dalam jangka waktu lama tidak bisa dibiarkan kosong karena akan mengakibatkan terjadinya oksidasi dan membuat karat timbul di dalam tangki bensin. Sebaiknya isi penuh bahan bakar untuk mengurangi risiko karat.

8. Jangan Melepas Kabel Baterai

Mobil Auto Family tetap butuh pasokan listrik meski tidak dipakai dalam jangka waktu lama, seperti untuk mengaktifkan alarm, sehingga tidak perlu melepas kabel ke terminal aki. Selain itu, mesin mobil tetap harus dipanaskan setidaknya seminggu sekali selama sekitar 15 menit untuk mengisi arus aki supaya tidak tekor dan memberikan kesempatan pada oli mesin untuk bersirkulasi. Silakan bawa mobil keliling lingkungan rumah agar ban berputar dan menghindarinya dari kerusakan akibat ban hanya bertumpu di satu titik dalam jangka waktu lama. Atau setidaknya maju-mundurkan mobil di garasi untuk memindahkan titik tumpu ban.

>>> Mudik Dilarang, Jalin Silaturahmi Dengan 4 Cara ini!

9. Waspada Kebocoran

Lakukan pemeriksaan secara berkala ke seluruh bagian mobil, seperti ruang mesin, kabin, hingga bagian kolong untuk memastikan tidak ada kebocoran. Periksa pula apakah ada lelehan oli mesin atau tabung penyimpan cairan mobil yang berkurang drastis sebagai tanda awal kerusakan.

Manfaatkan THS – Auto2000 Home Service

Bagi sebagian orang, bukan perkara mudah menjalankan tips parkir mobil yang aman di atas. Auto2000 sebagai dealer Toyota terbesar di Indonesia memberikan solusinya dengan menyediakan layanan THS – Auto2000 Home Service untuk melakukan servis berkala dan perbaikan ringan kurang dari 2 jam cukup #DiRumahAja. Seluruh tahapan di atas akan dilaksanakan oleh tim THS sebagai bagian dari fasilitas servis berkala.

“Untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan merawat kendaraan di rumah, Auto Family bisa memanggil layanan THS – Auto2000 Home Service guna melakukan servis berkala. Silakan order THS lewat Auto2000 Digiroom atau hubungi 1500-898, cukup #DiRumahAja,” tutup Ricky Martawijaya.

>>> Kumpulan tips dan trik otomotif terlengkap bisa Anda temukan disini

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top