Ini Risikonya Jika Air Wiper Mobil Sampai Kosong

24/09/2021

Perawatan dan service

3 menit

Share this post:
Sebagai pemilik mobil ada baiknya cek air wiper di tabung reservoir agar kualitas dan volumenya terjaga dan terhindar dari bahaya saat berkendara kala hujan.

Menghadapi kondisi cuaca yang tak menentu seperti saat ini, penggunaan wiper menjadi begitu penting, terutama saat turun hujan rintik hingga deras untuk menjaga kualitas pandang ideal dan dapat berkendara secara aman. Namun untuk pengendaraan, air wiper mobil jangan sampai kosong. Mengapa?

Fungsi Air Wiper Mobil

Hanya saja jika hujan dan kaca masih kotor walaupun sudah menyalakan wiper atau untuk sekedar mengusir sisa kotoran ketika mobil dikendarai maka wiper butuh cairan tambahan. Air wiper, sejatinya tersedia di kendaraan dan disemprotkan ke bagian kaca mobil sebelum wiper menyapu permukaan kaca.

Peran air wiper pada peranti wiper memang sangat penting. Karena air di tabung reservoir dipompa secara elektris atas perintah tombol di area kemudi guna membasuh permukaan kaca sehingga kotoran yang mengganggu jarak pandang mudah dibersihkan karet wiper. Selain itu, penyemprotan air wiper juga bertujuan agar tidak muncul goresan saat wiper bekerja menyapu kaca.

>>> Kartika AC, Bengkel AC Mobil Rekomendasi Cintamobil.com

gambar menujukan Air wiper

Air wiper berfungsi untuk membantu membersihkan permukaan kaca dari kotoran 

Meski kini kita berada di masa musim kemarau, terkadang turun hujan secara tiba-tiba. Untuk itu keberadaan air wiper pada kendaraan jangan diabaikan. Apalagi air wiper di tabung reservoir kadang kualitas dan volumenya mulai berkurang akibat kelamaan tidak difungsikan juga di cek. Sehingga banyak driver yang gagap ketika menghadapi situasi hujan dadakan dan air wiper tidak berfungsi dengan baik.

“Jika memang sering digunakan, ada baiknya tabung reservoir sering dikontrol terutama batas volume air dan kualitas air. Sehingga fungsi wiper serta komponen pendukungnya (air, motor elektrik dan nosel) bekerja sempurna,” terang Rafi’I Sinurat, Kepala Bengkel Astra Peugeot Cilandak.

>>> Ingin Refinancing Mobil? Perhatikan Simulasi dan Tata Caranya

Cara Cek Kondisi Air Wiper Mobil

Mengecek kondisi air wiper mobil tidaklah sulit dilakukan. Anda akan bisa melakukannya sendiri di rumah. Pertama kali, Anda harus mengetahui posisi tabung reservoir di kendaraan.

Jika sudah menemukan tabung reservoir, tuangkan air wiper yang sudah disiapkan sebelumnya. Gunakan air bersih guna mencegah penyumbatan pada lubang keluaran. Isi air wiper sampai batas maksimal, seperti yang tertera di tabung. Lalu tutup kembali penutup tabung air wiper.

“Sebaiknya air wiper tidak dibiarkan sampai kosong. Meskipun tidak dipungkiri ada saja yang luput tidak menyadari tabung air wiper kosong dalam waktu lama. Padahal air wiper lama kosong risikonya timbulkan kotoran yang bersarang sampai terjadi penyumbatan. Karenanya rutin cek kondisi tabung air wiper dan isi saat air wiper sudah tinggal sedikit,” jelas Rafi’i.

Gambar menunjukan Tabung air wiper

Anda harus mengetahui posisi tabung reservoir

Langkah berikutnya adalah perhatikan semprotan air wiper. Selain kondisi karet wiper yang Sobat Peugeot cek, jangan lupa melihat keadaan semprotan air wiper ke arah kaca. Terutama aliran air di selang hingga semprotan air wiper selalu lancar dan arah semburannya sesuai dengan keinginan.

Apabila semprotan air wiper mobil mendadak macet, beberapa jenis kendaraan memang bisa diperbaiki sendiri terutama yang nosel-nya berada di area terbuka. Tapi jika itu terjadi di mobil SUV Peugoet 3008 & 5008 sebaiknya dibawa ke bengkel resmi untuk diperiksa sekaligus diperbaiki.

“Nosel air wiper pada Peugeot 3008 & 5008 tidak terpasang di bodi mobil, tapi terletak langsung di tangkai rumah karet wiper. Sehingga untuk memperbaikinya harus dengan prosedur perawatan yang sesuai dengan panduan perawatan mobil Peugeot,” tutupnya.

>>> Peugeot Pede Bisa Tembus Persaingan SUV Premium di Indonesia

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top