Rahasia Mitsubishi Xpander AP4 yang Bikin Jadi Langganan Juara

14/04/2021

Perawatan dan service

5 menit

Rahasia Mitsubishi Xpander AP4 yang Bikin Jadi Langganan Juara
Mitsubishi Xpander AP4 jadi kampiun baru di beberapa ajang reli Tanah Air. Dikemudikan oleh Rifat Sungkar, mobil ini kerap menjadi yang tercepat dibanding rival-rivalnya. Apa rahasianya?

Mitsubishi Xpander AP4 belum lama ini memenangkan ajang Fortuna Nusantara Tropical Sprint Rally 2021 di Sirkuit Badak, Tanjung Lesung, Banten. Dikendarai Rifat Sungkar dan navigator M. Redwan Xpander AP4 menjadi yang tercepat di Grup M.

Rifat berhasil finis pertama dengan catatan waktu total 10 menit 8,2 detik atau unggul 11 detik atas rivalnya. Padahal mobil yang digunakan Rifat terbilang memiliki basis sebagai mobil keluarga 7 penumpang. Lalu apa yang berubah dari mobil balap Mitsubishi Xpander yang dikemudikan Rifat sehingga bisa menguasai ajang reli Nasional maupun internasional? Pembalap kawakan Mitsubishi ini pun membocorkan rahasianya.

>>> Mitsubishi Xpander AP4 Jadi Jawara Sprint Rally di Tanjung Lesung

1. Mitsubishi Xpander Cross yang Dimodifikasi

Xpander AP4 Reli

Xpander AP4 adalah cikal bakal lahirnya Xpander Cross

Rifat menjelaskan, jika basic mobil yang ia sulap jadi Xpander AP4 adalah Mitsubishi Xpander Cross.

"Dari depan, sebenarnya Xpander AP4 adalah dasar dari pengembangan munculnya Xpander Cross. Dan saya percaya Xpander adalah sebuah kendaraan keluarga yang punya performa tidak hanya sekedar dinikmati oleh keluarga tapi bisa membawa prestasi dengan handling luar biasa," jelas Rifat.

Untuk kepentingan di trek balap dan juga mengikuti regulasi balap yang berlaku, maka sisi eksterior mobil ini sudah dilakukan modifikasi. Mislanya bemper depan dibuat lebih lebar dan ditambah spoiler yang didesain untuk mengalirkan angin dari depan ke ruang mesin. Kemudian disamping, fender juga sudah diperlebar 10-12 centimeter (cm) sesuai regulasi mobil AP4 yang wajib punya total lebar 1.820 milimeter (mm).

Kap mesin juga diberi tambahan sirkulasi udara, lantas spion juga diganti yang lebih kecil dan bentuknya aerodinamis. Posisi spion juga mundur kira-kira 20 cm akibat posisi duduk pembalap yang juga mundur hingga ke pilar B demi distribusi bobot mobil yang lebih sempurna.

Bagian kaca juga sudah diganti jadi plexiglass dengan jendela model geser. Lalu dibagian atap depan juga ditambah airscoop untuk ventilasi udara ke ruang kabin. Pintu bagasi belakang sudah diganti dari bahan serat karbon, lantas ditambahkan juga wing dari bahan yang sama.

"Saya memakai dua model wing, ada yang besar untuk highspeed karena tangkapan anginnya lebih besar dan downforce juga lebih besar. Dan ada juga satu wing lebih kecil untuk trek banyak belokan. Dan diputuskan mana yang akan dipakai setelah survei trek relinya," ucap Rifat.

>>> 10 Keunggulan Mitsubishi Xpander Ini Cocok Buat Pengemudi Pemula

2. Dibuat Ringan dan Distribusi Bobot yang Sempurna

Xpander AP4 Spesification

Mobil ini dibuat jauh lebih ringan dan lebih lebar dari Xpander biasa

Penggunaan material ringan memang banyak dilakukan pada Mitsubishi Xpander AP4. Antara lain bagian kaca yang diganti plexiglass demi memangkas bobot hingga 8 kilogram (kg). Lalu wing belakang dan pintu belakang dari bahan serat karbon, lantas di interiornya juga sudah dikurangi bebannya semaksimal mungkin. Yaitu dengan mengganti semua fungsi di dasbor, pencopot doortrim standar untuk diganti panel serat karbon, serta hanya menyisakan jo pengemudi dan jok navigator.

"Di motorsport, menghemat berat adalah segalanya, semakin enteng mobil semakin bagus handling. Tapi tentu ada regulasi berat yang sudah diterapkan dalam setiap balapan, mislanya di AP4 untuk mesin 1.600 cc turbo beratnya minimal 1.230 kg," jelas Rifat.

Satu hal yang menurut Rifat cukup sulit dalam meracik Mitsubishi Xpander AP4 adalah merancang desain roll bar di mobil ini. Sebab mengingat body Xpander yang panjang maka roll bar juga lebih banyak dan lebih panjang dibanding mobil balap lain. Keberadaan roll bar ini bukan cuma untuk membantu mobil lebih rigid, tapi juga diperhitungkan untuk distribusi bobot biar lebih merata.

3. Mesinnya Jadi 1.600 cc Turbo

Xpander AP4 1600 cc turbo

Mesinnya jadi 1.600 cc dengan tambahan Turbocharger

>>> Review Mitsubishi Xpander Sport AT 2020: Xpander Paling Rasional

Hal paling penting dari kesuksesan Mitsubishi Xpander AP4 adalah soal jantung tenaganya. Mobil ini sudah diganti dengan memakai mesin 1.600 cc Turbocharger yang sanggup menghasilkan tenaga 300-340 hp.

Tetapi jika membuka kap mesin Xpander AP4 maka akan terlihat sedikit unik dibanding mesin mobil berturbo lain. Misalnya unit turbo yang diletakkan jauh di belakang mesin dekat bagian tengah mobil. Hal tersebut untuk mengejar airflow yang lebih baik dan juga weight distribution yang lebih merata. Kemudian radiator dan intercooler posisiya dibuat miring karena mempertimbangkan sirkulasi angin yang maksimal dari bagian depan setelah melewati bemper.

Lantas untuk kaki-kakinya Mitsubishi Xpander reli ini sudah menggunakan AP4 Kit yang sudah berikut suspensi, stabilier, as roda, cross member, hingga rem Brembo yang digunakan. Kit suspensi ini juga sama dengan yang dipakai oleh mobil balap AP4 lainnya. Dan pada Mitsubishi Xpander AP4, Rifat menjelaskan jika mobil tersebut memiliki trafel suspensi 9 inci yang dipadukan ban reli Dellium Pro ukuran 205/65/R15 dengan padanan velg Speedline Corse 15 inci.

Meskipun proses panjang yang harus dilalui untuk penelitian dan pengembangan, tetapi kini Mitsubishi Xpander AP4 sudah bisa memenuhi harapan Rifat untuk berlaga di ajang reli.

"Ini adalah usaha yang sangat berat yang kami lakukan untuk mewujudkan mobil keluarga Indonesia menjadi mobil yang bisa berprestasi untuk Indonesia. Dan kami saat itu punya misi menjadikan mobil keluarga pertama yang ikut balap," tutup Rifat.

"Selamat dan apresiasi tertinggi untuk Rifat Sungkar dan Xpander Rally Team yang telah berhasil menjuarai kejuaraan Fortuna Nusantara Tropical Rally 2021. Ini kembali membuktikan beragam keunggulan Mitsubishi Xpander, yang tidak hanya dapat menjawab kebutuhan dan keinginan masyarakat Indonesia sebagai mobil keluarga favorit, namun juara di kompetisi motor sport," timpal Naoya Nakamura, President Director PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).

Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top