Ini Penyakit yang Sering Ditemui Pada Innova Reborn

03/09/2021

Perawatan dan service

3 menit

Share this post:
Toyota Innova Reborn memiliki banyak kelebihan dengan fitur yang mumpuni. Namun, dibalik itu ada juga penyakit yang kerap dialami oleh mobil MPV ini. Apa saja itu?

Toyota Kijang Innova Reborn memiliki tampilan yang modern, kenyamanan yang terbilang baik, dan mobil dengan dimensi luas mulai dari leg room, head room, hingga bagasi. Maka tak heran jika Innova menjadi kendaraan keluarga favorit Indonesia. Sejak hadir pertama kali di tahun 2004 silam, Toyota Innova hadir dengan desain yang lebih mewah daripada versi Kijang kapsul yang legendaris dan telah mengalami beberapa kali penyegaran dari sisi eksterior, interior, hingga fitur.

innova reborn

Ketahui penyakit Innova Reborn

Meskipun Toyota menyematkan berbagai fitur kekinian yang cukup banyak, mobil ini sayangnya memiliki beberapa penyakit yang biasanya terjadi di awal produksi. Jika Anda berencana membeli mobil 7-seater ini, simak beberapa penyakit yang kerap ditemui di Kijang Innova Reborn.

>>> Rekomendasi Oli Innova Reborn Diesel Terbaik untuk Anda

Bunyi Degung Transmisi

Bunyi dengung dialami oleh beberapa pemilik saat Toyota Innova melaju di kecepatan 6-80 km/jam yang terdengar dari arah belakang mobil. Namun, penyakit ini bisa diatasi dengan melakukan penggantian oli gardan dan menambah oli transmisi matik.

Mesin Bensin Boros & Mesin Diesel Berisik

Toyota Kijang Innova memiliki dua pilihan mesin, yaitu bensin dan diesel. Mesin bensin memiliki jantung pacu berkode 1TR dengan kapasitas 1.988 cc, 4 cylinder, DOHC, Dual VVT-I dengan tenaga 138 hp dan torsi 190 Nm. Mesin ini tergolong tua karena digunakan sejak Innova generasi pertama. Penyakitnya adalah borosnya konsumsi bahan bakar untuk mesin bensin.

mesin innova reborn

Mesin Innova reborn diesel terbilang agak berisik

Smeentara mesin diesel yang menggunakan mesin 2GD-FTV berkapasitas 2.393 cc, 4 silinder, DOHC, VNT Intercooler ini memiliki tenaga 139 hp dan torsi 450 Nm. Meskipun bertenaga besar, mesin ini dianggap memiliki kekurangan di bagian suara yang dihasilkan karena suara mesin terasa kasar.

Baut Engsel Sliding Jok Tengah Suka Lepas

Baut-baut pada dudukan bangku tengah kerap terlepas posisinya. Meskipun penyakit minor, hal ini cukup mengganggu. Anda tak perlu membawa ke bengkel karena penyakit ini bisa diatasi sendiri. Untuk memperbaiki, Anda hanya perlu menurunkan bangku untuk mengeluarkan baut yang lepas. Lalu pasang kembali pada posisi semua.

>>> CintamobilTV: Nyaris Rp 500 juta, Kenapa Toyota Innova Venturer Tetap Laris?

Penyakit Pada AC

Dashboard Innova Reborn

Innova memiliki AC yang kurang dingin

Masalah AC juga kerap dikeluhkan oleh pemilik Innova Reborn. Masalah biasanya terjadi soal embusan angin yang kecil dan AC yang kurang dingin. Penyakit AC yang terasa panas ini biasanya pada filter atau evaporatornya yang mampet. Anda bisa membersihkan ke bengkel.

Transmisi Jeduk

Di awal kemunculannya, Toyota Kijang Innova kerap bermasalah pada bagian transmisinya. Saat menggunakan mode PWR, transmisi akan terasa jeduk, sedangkan saat mode Normal dan Eco, gejala jeduk tak begitu terasa. Selain itu ditemukan juga permasalah transmisi matik yang tidak mau mundur saat tuas dipindahkan ke posisi R.

Keluhan lainnya saat mobil hendak dipindahkan posisi transmisi P menuju R. dan saat mobil berjalan dan hendak berpindah gigi, akan terasa bunyi duk saat pindah gigi pada transmisi otomatis. Sedangkan jika transmisi manual, biasanya pemudi akan sulit memindahkan gigi.

Nah, itulah penyakit Innova Reborn jika Anda berencana membeli mobil bekas ini. pastikan untuk selalu mengecek mobil, dari interior, eksterior, keaslian dokumen, dan kaki-kaki mobil. Semoga bermanfaat!

>>> Baca artikel tips & trik seputar otomotif hanya di Cintamobil.com

Lulus dari jurusan jurnalistik, wanita kelahiran Tangerang ini mengawali kariernya sebagai content writer tujuh tahun lalu. Memiliki hobi nonton dan berselancar di media sosial, saat ini aktif sebagai penulis lepas di Cintamobil.com.
 
back to top