Ini Dia Penyebab Rem Blong Pada Bus & Truk  

18/06/2021

Perawatan dan service

3 menit

Share this post:
Ini Dia Penyebab Rem Blong Pada Bus & Truk  
Rem blong menjadi faktor utama dalam banyak kecelakaan bus dan truk di jalanan yang disebabkan oleh berbagai aspek yang saling berkaitan satu sama lain

Selama ini, setiap kali terjadi kecelakaan yang melibatkan kendaraan umum seperti bus dan truk, selalu ada tiga tertuduhnya; ban pecah, supir mengantuk dan rem blong. Dari ketiganya, tertuduh yang paling populer adalah rem blong. Walau terkesan remeh, sebenarnya masalah rem blong bukan sebuah  hal yang remeh sama sekali karena melibatkan banyak hal yang tidak remeh.    

>>> 80% Kecelakaan Bus dan Truk karena Rem Blong Disebabkan Sopir Tak Ahli

Tiga Penyebab

Terkait rem blong, Achmad Wildan selaku Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyebutkan setidaknya ada tiga macam penyebab masalah tersebut (rem blong). Apa saja? Simak terus ulasan dari tim Cintamobil.com berikut ini...

gambar bus

Kegagalan sistem rem berperan besar menyebabkan kecelakaan lalu lintas

“Brake fade, tekanan angin kurang dan vapour lock,” jelas Wildan sapaan akrab Achmad Wildan. Semua penyebab tersebut sebetulnya saling berkaitan satu sama lain. Jadi tidak berdiri sendiri sebagai penyebab masalah rem blong pada bus dan truk.  

Sistem Rem

Sebelum membahas penyebab rem blong, ada baiknya mengupas dahulu sistem pengereman kendaraan niaga (bus dan truk). Secara umum,  bus dan truk  dilengkapi dengan salah satu dari tiga sistem pengereman yang terdiri atas hidraulik, AOH (air over hydraulic) dan full air brake. Sistem pengereman hidraulik memakai fluida rem dan mengandalkan kekuatan injakan kaki pengemudi.

  • gambar rem

Sistem rem hidraulik banyak digunakan pada kendaraan bermotor

Selanjutnya sistem pengereman  Air Over Hydraulic (AOH) memanfaatkan udara bertekanan untuk mendorong fluida rem. Sedangkan sistem rem full air brake menganut udara bertekanan sebagai pengganti fluida rem untuk pengoperasian sistem  rem. Dengan demikian, bus dan truk dengan  sistem rem AOH dan full air brake dilengkapi kompresor dan tangki udara.

Brake Fade

Masih menurut Wildan, brake fade terjadi karena kampas rem mengalami panas berlebihan sehingga saat menempel ke tromol atau menjepit cakram, yang terjadi adalah koefisien gesek nol (0) seperti kaca. Pengemudi mengoperasikan pedal rem namun tidak ada deselerasi.

 gambar rem

Brake fade terjadi karena kampas rem terlalu panas sehingga koefisien gesek-nya nihil

“Yang terjadi adalah kendaraan nyelonong terus,” kata Wildan lagi dalam webinar yang diadakan oleh Isuzu Indonesia pada hari Kamis, 17/06/2021.  Untuk mencegah brake fade, hindari pemakaian sistem rem secara terus menerus pada jalan menurun. Gunakan rem mesin (engine brake) atau rem tambahan (pada bus dan truk) seperti rem gas buang dan retarder       

Tekor Angin

Kemudian penyebab kegagalan rem yang berikutnya adalah  tekor angin atau kekurangan tekanan udara karena  sistem pasokan tekanan udara pada sistem rem Air Over Hydraulic (AOH) dan full air brake mengalami masalah. Tekanan udara pada sistem rem Air Over Hydraulic (AOH) dan full air brake bisa diketahui  pada indikator  di dashboard.

gambar rem

Sistem rem jenis full air brake harus bebas dari kondisi tekor angin

Bus dan truk dengan sistem rem AOH dan full air brake juga menganut sistem kopling pneumatic sehingga pengoperasian pedal kopling dan pedal rem dibantu tekanan udara. “Misalnya sistem tekanan udara pada bus dan truk tersebut adalah 7 bar, maka jika tekanan udara di bawah 7 bar, pengemudi tidak akan bisa mengoperasikan pedal kopling dan pedal rem. Disebut ‘tekor angin’ jika tekanan udaranya kurang dari 7 bar,” jelas Wildan panjang lebar.

Vapour Lock

Faktor penyebab ketiga  rem blong adalah  vapour  lock atau penguapan dalam  fluida sistem rem hidraulik. Ini kerap terjadi pada bus dan truk dengan sistem rem hidraulik dan AOH yang mengandalkan fluida rem. Hal ini terjadi ketika air terserap ke dalam sistem rem hidraulik karena sifat fluida rem yang higroskopis.

gambar rem

Hindari vapour lock dengan mengganti dan menguras fluida rem secara teratur 

"Fluida rem punya  titik didih 250o Celcius tergantung DOT-nya. Ketika ada kandungan air sedikit saja, katakanlah 3%, titik didih fluida rem turun 50o Celcius. Saat fluida rem menjadi panas karena pengereman terus menerus, kandungan air tadi menguap dan menjadi gelembung udara dalam sistem rem. Angin palsu inilah yang menyebabkan masalah pada  sistem rem," ujar Wildan lebih lanjut.

Gambar truk Isuzu GIGA container

Jika truk yang digunakan selalu terawat dan pengoprasiannya benar tak perlu takut terjadi rem blong

Kegagalan fungsi  sistem rem  mengancam keselamatan diri  sendiri dan  orang lain. Makanya sistem rem wajib diinspeksi setiap hari dan tidak boleh dianggap sepele. Wildan juga menyebutkan  kecelakaan bus dan truk di jalanan turut disebabkan oleh kurang paham  teknologi kendaraan yang dikemudikan.  

>>> 3 Masalah pada Rem yang Harus Diwaspadai Biar Tak Terjadi Rem Blong

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com. Sejak usia 3 tahun sering diajak ayah untuk memb
 
back to top