Ini Cara Lindungi Mobil dari Kerusakan Akibat Banjir dari Asuransi Astra

07/01/2020

Perawatan dan service

3 menit

Ini Cara Lindungi Mobil dari Kerusakan Akibat Banjir dari Asuransi Astra
Curah hujan tinggi awal tahun seakan menjadi kejutan. Meski genangan air mulai surut, warga harus waspada menghidari mobil mengalami kerusakan akibat banjir.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi masih bisa berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan dan puncak curah hujan akan terjadi di bulan Februari dan Maret. Kondisi tersebut tentunya menjadi peringatan dini bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan maupun yang akan melintasi ruas jalan rentan dilanda banjir untuk menghindari mobil mengalami kerusakan akibat banjir.

>>> Asuransi Astra Ajak Sahabat Influencer Rasakan Pengalaman Berbelanja di Garda Mall

Gambar menunjukan Garda Siaga siap evakuasi mobil pelanggan Garda Oto setiap hari

Garda Siaga siap evakuasi mobil pelanggan Garda Oto setiap hari 

SVP Communication, Event, & Service Management Asuransi Astra, L. Iwan Pranoto menyarankan agar para pengendara tetap berhati-hati saat hendak melintasi jalan yang tergenang air cukup tinggi bahkan jika mengakibakan banjir. Saat melintasi genangan, tentu dapat menimbulkan kerusakan akibat banjir. Risiko yang paling sering terjadi adalah engine water hammer.

Engine water hammer atau hydrolocking merupakan kondisi mesin mobil mati mendadak alias mogok yang disebabkan masuknya air ke dalam ruang bakar melalui air intake. Kondisi tersebut menimbulkan tekanan besar di ruang silinder oleh piston yang dapat menyebabkan bengkoknya stang piston, rusaknya ring piston, dinding silinder, hingga melengkungnya head silinder.

>>> Tertarik membeli mobil Honda, Cek koleksi dan harganya di sini!

Saat melewati genangan, sebaiknya pastikan ketinggian genangan air setidaknya 30 cm di bawah air intake, sehingga aman dan tidak menyedot air. Langkah selanjutnya adalah injak gas secukupnya dan jangan menggunakan putaran mesin tinggi agar air tidak masuk ke saluran pembuangan gas atau knalpot.

“Cara terbaik agar terhindar dari engine water hammer ini adalah menghindari genangan tersebut. Jika belum terlanjur melintas, sebaiknya segera putar balik dan lewat jalan lain. Jangan pernah memaksakan diri apalagi sengaja menerjang genangan. Kalau sudah mogok, risikonya akan lebih besar,” ujar Iwan.

>>> Sedang ramai, simak tips seputar banjir di sini

Gambar menunjukan genangan air

Hindari genangan air untuk kurangi risiko kerusakan pada kendaraan

Selain dapat mengurangi performa mesin mobil, merujuk pada Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) Bab II pasal 3 ayat 4, kerusakan mesin akibat kedua kejadian tersebut juga merupakan jenis kejadian yang dikecualikan sehingga tidak akan bisa diklaim; “Pertanggungan ini tidak menjamin kerugian, kerusakan dan atau biaya atas Kendaraan Bermotor dan atau tanggung jawab hokum terhadap pihak ketiga jika dikemudikan secara paksa walaupun secara teknis kondisi kendaraan dalam keadaan rusak atau tidak layak jalan.” tandasnya.

Untuk itu, perhatikan selalu kondisi jalan yang akan Anda lalui. Selain itu, tingkatkan proteksi kendaraan dengan perluasan jaminan di Garda Oto, produk asuransi mobil dari Asuransi Astra. Melalui perluasan jaminan, Anda bisa klaim kerusakan akibat banjir yang disebabkan bencana alam seperti banjir. Jika mobil Anda sudah terlindungi dengan perluasan perlindungan banjir, sebaiknya tidak menerjang air yang mengenangi jalan dan tidak menyalakan mobil yang terendam air sebelumnya. Bagi pelanggan Garda Oto, bila mobil Anda terendam banjir dan membutuhkan layanan darurat bisa segera menghubungi call center Garda Akses 24 jam di nomor 1500112 untuk mendapat penanganan dari petugas Garda Siaga secara gratis.

>>> Klik sini untuk simak tips & trik yang berguna lainnya dari Cintamobil.com

Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top