Ini Akibatnya Jika Oli Mesin Kering

20/01/2020

Perawatan dan service

5 menit

Share this post:
Ini Akibatnya Jika Oli Mesin Kering
Kalau tidak pernah diperhatikan, oli mesin kering bisa saja terjadi. Jika sudah seperti ini, maka akan berdampak sangat buruk buat komponen-komponen di mesin.

Setiap mesin kendaraan tentu membutuhkan oli. Cairan ini bertugas melumasi semua komponen pada bagian dalam mesin tersebut. Sehingga pergerakan tiap komponen akan berlangsung lancar.

Karena itulah, kondisi oli mesin harus rutin diberi perhatian. Sepekan sekali, pada pagi hari sebelum Anda berkendara, hendaknya mengecek jumlah oli melalui dipstick. Jika oli berkurang maka sebaiknya ditambah. Kemudian setiap 5.000 kilometer sebaiknya oli mesin juga diganti dengan yang baru. Agar kualitas oli tetap terjaga.

>>> Mengganti Oli Di 1000 Km Pertama, Perlu Atau Tidak?

Lalu bagaimana jika lalai mengganti bahkan hingga oli dibiarkan benar-benar habis? Berikut beberapa dampak yang akan terjadi sebagai akibat oli mesin kering:

1. Blok Mesin Baret

cylinder head baret

Dinding blok mesin bakal baret-baret seperti ini

>>> Promo mobil baru dengan harga menarik ada disini

Pelumas berguna untuk menyeimuti semua komponen yang ada di dalam mesin sehingga tidak bergesekan langsung dengan blok mesin. Jadi apabila oli mengering, tidak ada lagi yang membatasi antara dinding komponen dengan dinding blok mesin. Akibatnya saat mesin masih bekerja, dinding-dinding blok mesin akan dipenuhi baret-baret.

2. Mesin Overheat

mesin mobil overheat

Saat mesin dipaksa bekerja tanpa pelumas maka akan terjadi overheat

Ketika tidak ada pelumas di dalam mesin, maka kerja setiap komponen akan lebih berat dibanding sebelumnya. Hal ini tentu saja akan menciptakan panas yang berlebihan. Jika kondisi tersebut dibiarkan maka mesin akan mengalami overheat atau terlalu panas.

>>> Pilihan mobil bekas terbaik terlengkap dan termurah ada disini

3. Piston Rusak

piston mobil rusak

Piston bisa rontok kalau tidak diberi pelumas

Saat mesin bekerja, piston akan bergerak naik turun. Agar pergerakan komponen ini berjalan lancar maka butuh pelumas. Sehingga apabila oli mesin kurang atau bahkan sampai oli mesin kering, gerak piston juga menjadi terhambat.

Komponen ini pun akan rusak, mulai dari dinding-dinding piston yang baret-baret, sampai kemungkinan piston rontok karena dipaksa bekerja tanpa ada pelumas. Kalau sudah seperti itu, maka Anda harus mengganti satu set mesin secara utuh agar mobil bisa kembali digunakan.

>>> Tips dan trik menarik lainnya ada disini

Share this post:
Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Ia menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.

Berita lain

Ini Bahayanya Kalau Oli Mesin Diesel Dipakai ke Mesin Bensin

23/11/2019

Perawatan dan service

5 menit

Ada bahaya serius yang mengintai pada kendaraan Anda jika oli mesin diesel dipakai ke mesin bensin. Karena dua pelumas mesin ini memiliki karakter dan kandungan kimia dengan tugas yang berbeda.

Lihat juga

Bahaya yang Mengintai jika Tidak Mengganti Oli Mesin Secara Berkala

Mesin sebagai nyawa mobil dibantu oleh oli agar mesin bisa bekerja dengan efektif dan sehat. Pentingnya mengganti oli mesin secara berkala menjadi salah satu pendongkrak kinerja mesin. Oli yang tidak ditukar akan memperburuk mesin dan meninggalkan kerusakan jangka panjang.

Lihat juga

Bahayanya Campur Oli Mesin Beda Merek

Campur Oli Mesin Beda Merek menyebabkan banyak resiko bagi mobil. Resiko yang paling parah itulah menyampur oli bisa bikin mesin macet sampai tidak bisa bergerak.

Lihat juga

Review Audi S6 2019: Diesel Pada Sedan, Tak Begitu Buruk Adanya

02/06/2019

Editor rate:

Sedan yang menonjolkan performa mesin diesel, mungkin Audi S6 adalah salah satu kandidat terbaik. Di Eropa mobil satu ini memang terbilang sangat populer, apalagi pasca perilisan tiga model barunya yakni Audi S6, A6 dan A7. Untuk pertama kalinya, Audi menggabungkan mesin V6 TDI dengan kompresor elektrik dan sistem elektrik 48 Volt. Inilah review Audi S6 2019.

Lihat juga

BMW 3 Series 2020: Daftar Harga mobil BMW 3 Series terbaru Oktober

01/10/2020

BMW

BMW 3 Series di Indonesia tesedia dalam versi sedan dan dua tipe menarik. Seperti apa kehebatan mobil ini dan berapa harga BMW 3 Series di bulan ini?

Lihat juga