Ini Akibatnya Jika Kebiasaan Gunakan Tekanan Angin Ban Terlalu Tinggi

03/09/2019

Perawatan dan service

3 menit

Share this post:
Ini Akibatnya Jika Kebiasaan Gunakan Tekanan Angin Ban Terlalu Tinggi
Tekanan angin ban memang harus dijaga agar tak terlalu rendah dan sebaliknya, karena memiliki konsekuensi masing-masing

Menjaga tekanan angin ban memang sangat penting diperhatikan oleh pemilik mobil. jika tekanan angin ban terlalu rendah, maka tapak dan dinding ban akan mudah terlipat saat mobil jalan atau bermanuver. Efeknya, tapak dan dinding ban rentan rusak atau terkoyak yang menyebabkan ban mudah meletus dan mengundang celaka. Namun jika menggunakan tekanan angin terlalu tinggi, juga menyimpan konsekuensi buruk.

>>> Artikel terkait lainnya:

Foto ilustrasi tekanan angin pada ban yang ideal

Tekanan angin yang terjaga akan membuat performa ban semakin optimal dan efisen

Ada mitos yang mengatakan bahwa tekanan ban yang terlalu tinggi akan membuat ban mudah meletus. Namun mitos tersebut tak benar adanya. “Ban diperkuat dengan anyaman kawat baja yang membuatnya cukup kuat menahan tekanan tinggi. Apalagi belum ada kasus ban meletus karena tekanan angin yang terlalu tinggi, berbeda dengan tekanan angin ban yang rendah akan mudah membuat ban rusak dan meletus,” ujar Hardito dari Mega Ban di bilangan I Gusti Ngurah Rai, Klender, Jakarta Timur.

>>> [Infografik] Ban Aman Perjalanan Nyaman! 7 Kondisi Ban Mobil yang Harus Diperhatikan

Foto ilustrasi pengecekan tekanan angin pada ban

Cek tekanan angin secara berkala atau sekitar 2 kali dalam sebulan

Cukup banyak pemilik kendaraan yang terbiasa menggunakan tekanan angin ban terlalu tinggi. Kebiasaan tersebut akan mempengaruhi beberapa hal, mulai dari kenyamanan hingga kerja komponen lainnya, seperti suspensi misalnya. Untuk itu, Cintamobil.com akan berikan ulasan mengenai akibat dari kebiasaan gunakan tekanan ban terlalu tinggi berikut ini.

1. Redaman suspensi akan terasa keras 

Tekanan angin ban yang terlalu tinggi akan membuat fungsi ban sebagai peredam benturan akan berkurang, sehingga membuat redaman suspensi turut terkena imbasnya dengan terasa keras. Efeknya, kenyamanan Anda dan penumpang akan berkurang drastis.

>>> Anda bisa melihat daftar mobil bekas pilihan di sini

2. Mempengaruhi handling mobil

Foto berkendara saat hujan

Tekanan angin yang terlalu tinggi membuat cengkeraman ban berkurang dan mengganggu handling mobil, terlebih saat hujan

Tekanan angin ban yang terlalu tinggi akan membuat bagian tengah dari tapak ban akan menonjol dan membuat cengkeraman ban tak maksimal, sehingga akan mengganggu handling mobil. Hal ini akan semakin parah saat hujan, yang membuat ban terasa licin.

>>> Ini yang Harus Diperhatikan Ketika Ban RFT Kempis

3. Mempengaruhi usia pakai beberapa komponen suspensi 

Foto komponen suspensi mobil

Tekanan angin ban yang terlalu tinggi akan membuat usia pakai komponen suspensi yang terbuat dari ban atau laher/bearing tidak awet

Jika terbiasa dengan tekanan angin ban yang terlalu tinggi, akan mempengaruhi usia pakai beberapa komponen suspensi. “Terlebih komponen suspensi yang terbuat dari karet, seperti karet stopper sokbreker, karet boot as roda jadi enggak awet dan gampang sobek. Selain itu, laher dan bearing roda juga mudah aus bahkan pecah,” ujar Yusuf, mekanik Astrido Toyota Pondok Gede. 

4. Tak hanya komponen suspensi, namun juga beberapa komponen eksterior interior akan mudah rusak

Karakter redaman yang keras akibat terkanan angin terlalu tinggi dalam jangka waktu yang lama juga akan berpengaruh pada komponen eksterior dan interior, seperti baut rivet, pengunci/klip pada bumper atau doortrim mudah pecah hingga baut penyangga pada dasbor akan mudah aus. 

>>> Tips perawatan mobil bisa Anda lihat di sini

5. Lantas, berapa tekanan angin ban yang ideal?

Foto jenis keausan dan ban serta penjelasannya

Tekanan ban terlalu tinggi membuat tingkat keausan ban tidak merata dengan tapak ban bagian tengah terlebih dahulu aus

Tekanan angin ban yang ideal akan sangat bervariasi dan jenis dan ukuran ban yang digunakan. jika Anda masih menggunakan ban dengan ukuran standar bawaan mobil, Anda bisa melihat informasi tekanan angin ban yang disarankan pada badge yang tertera di pintu mobil. namun jika Anda sudah memodifikasi ban dan pelek dengan ukuran lebih besar, lebih baik konsultasikan dengan bengkel spesialis ban terlebih dahulu. Namun patokan yang umum untuk tekanan angin yang disarankan adalah berkisar antara 28 hingga 36 psi, tergantung dari ukuran ban yang digunakan.

>>> Simak pula berbagai artikel tips & trik lainnya di Cintamobil.com 

 
back to top