Penting! Ini 3 Tips Agar Shockbreaker Mobil Tidak Mudah Rusak

01/07/2021

Perawatan dan service

3 menit

Share this post:
Penting! Ini 3 Tips Agar Shockbreaker Mobil Tidak Mudah Rusak
Shockbreaker adalah salah satu komponen penunjang kenyamanan dan performa. Berikut 3 tips yang dapat Anda lakukan agar shockbreaker mobil tidak mudah rusak.

Jika shockbreaker mengalami kerusakan, kenyamanan berkendara pun akan terganggu. Timbulnya suara tidak menyenangkan dan bantingan keras menjadi beberapa keluhan yang timbul.

Belum lagi handling mobil akan terganggu jika komponen kaki-kaki ini tak dalam kondisi prima. Padahal, merawat shockbreaker sebenarnya tidak sulit. Dengan memperhatikan beberapa hal, perawatan peredam kejut ini bisa dilakukan sendiri.

Berikut 3 tips dari Cintamobil.com dalam merawat agar shockbreaker mobil tidak mudah rusak dan tetap awet.

>>> Ini 5 Mobil Yang Sering Dianggap Arogan di Jalan!

1. Bersihkan Kotoran Secara Berkala

Karena posisinya yang berada di undercarriage atau kolong mobil, komponen ini rawan sekali dihinggapi kotoran. Apalagi saat menghadapi musim hujan karena air, dan pasir halus merupakan musuh utama bagi komponen ini.

Gambar Cuci Kolong

Bagian kolong mobil juga perlu dicuci

Walau sudah dilengkapi karet penutup dibagian as shock, namun air masih bisa menyusup masuk jika dibiarkan. Air tersebtu lama kelamaan akan menimbulkan karat yang mempersingkat usia peredam kejut. Tak hanya di bagian as saja, karat juga bisa menyerang bagian bushing dan baut-baut dudukan.

Begitu juga dengan pasir yang terbawa air hujan. Pasir halus ini bisa menggores bagian as shockbreaker dan menimbulkan kebocoran.

Gambar shock bocor

Karat dan baret dapat menimbulkan kebocoran shockbreaker

Maka dari itu, setelah melewati genangan air, usahakan untuk mencuci bagian kolong mobil, terutama kaki-kaki. Jangan mencuci mobil di bagian bodi saja, karena undercarriage atau kolong mobil juga dipenuhi komponen yang berisiko karat.

>>> Ini 3 Gejala Yang Muncul Saat AC Mobil Anda Butuh Diservis

2. Hindari Jalan Berlubang

Di beberapa ruas jalan pasti akan terdapat lubang dengan berbagai ukuran dan kedalaman. Semakin besar dan dalam lubang tersebut akan berpotensi membuat shockbreaker mengalami kerusakan.

Gambar jalan berlubang

Jalan berlubang bisa menjadi penyebab kerusakan

Hentakan keras dari lubang akan membuat kemampuan peredaman kejut menurun. Maka dari itu, sebisa mungkin hindari lubang yang terlalu dalam. Jika lubang tidak bisa dihindari, kendalikan kecepatan mobil agar tidak menghantam lubang dengan keras.

>>> Mengenali Tanda dan Cara Memperbaiki Shockbreaker Depan Mobil

3. Hindari Muatan Yang Berlebih

Setiap mobil memiliki batasan muatan yang bisa diangkut, baik itu penumpang atau barang. Bila dipaksakan melebihi batas, bukan tidak mungkin shockbreaker akan menjadi sasarannya.

Umur shockbreaker akan semakin cepat berkurang karena selalu diisi muatan berlebih. Tak hanya peredam kejut, komponen lain seperti tie rod dan bushing pun akan cepat rusak jika dipaksa memuat beban terlalu besar.

>>> Dapatkan harga mobil terbaru dan promo terbaik tahun 2021 di sini

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com. Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas
 
back to top