Ingin Pasang Lampu LED Aftermarket, Simak Tips Dari Autovision Berikut Ini

02/10/2019

Perawatan dan service

3 menit

Ingin Pasang Lampu LED Aftermarket, Simak Tips Dari Autovision Berikut Ini
Aplikasi lampu LED aftermarket perlu perhatian khusus agar optimal dan tidak membahayakan Anda serta pengguna jalan lain

Tren dan teknologi lampu LED memang sedang ramai diaplikasi sebagai alat penerangan di mobil. Begitu pula dengan aksesori dan komponen lampu LED aftermarket yang semakin banyak tersedia dan lengkap di pasaran. Namun di balik menjamurnya tren aplikasi lampu LED aftermarket, banyak pemilik mobil atau penggemar modifikasi yang belum teredukasi dengan baik tentang lampu LED. Padahal, sangat penting untuk memastikan pemasangan lampu LED aftermarket dengan cara yang baik dan aman.

>>> Autovision Kampanyekan Penggunaan Lampu Aftermarket Yang Aman Dan Berbagai Promo Menarik DI IMX 2019

Foto lampu LED dengan teknologi terkini

Pancaran sinar lebih terang namun dengan penggunaan daya lebih kecil serta usia pakai lebih panjang, merupakan kelebihan lampu LED dibanding lampu HID atau halogen

LED merupakan singkatan dari (Light Emitting Diode), dimana bohlam lampu tak lagi menggunakan gas dan filament, melainkan menggunakan rangkaian diode yang disusun hingga menjadi sebuah lampu. “Oleh karena itu, lampu LED lebih efisien dalam penggunaan daya dibanding dengan lampu HID atau halogen,” ujar Ricky, Marketing Manajer Sampurna Part Niaga, selaku produsen lampu LED merek Autovision. Namun kelemahan lampu LED adalah panas yang dihasilkan cukup tinggi, sehingga membutuhkan komponen pendingin dalam rangkaian lampu LED. 

>>> Ketahui juga harga mobil terbaru dan bekas yang beredar di pasaran

Foto lampue LED dan rangkaian buatan Autovision

Gunakan lampu LED dan rangkaian yang berkualitas untuk keamanan dan pancaran sinar yang optimal

Karena menghasilkan panas, peletakkan lampu LED juga perlu mendapatkan perhatian. Jika ingin menggunakan LED untuk lampu depan, pastikan pemasangan yang benar dan jauhkan jalur rangaian LED dari kemungkinan terkena panas mesin. Selain itu, karena LED membutuhkan daya listrik lebih kecil, maka membutuhkan ballast khusus untuk membuatnya bekerja dengan optimal. “Jaman sekarang rangkaian LED memang sudah bisa langsung terpasang, karena ballast sudah menjadi satu kesatuan. Namun tak ada salahnya untuk dipastikan lagi komponen pendukungnya sebelum terpasang,” wanti Ricky.

>>> [INFOGRAFIK] Bingung Memilih Lampu Depan? Ini Dia Perbedaan Lampu Halogen, HID, dan LED

Foto pilihan lampu LED buatan Autovision

Pilih lampu LED yang sesuai dengan spesifikasi lamppu bawaan mobil Anda

Karakter sinar lampu LED yang berwarna putih terang, sehingga jika menggunakan lampu LED aftermaket secara sembarangan, berpontesi membuat silau pengguna jalan lainnya, khususnya pengemudi dari arah berlawanan. Sehingga, sangat penting untuk melakukan pengaturan arah sinar lampu setelah memasang lampu LED sebagai lampu depan. Sehingga selain kemungkinan membuat silau dapat dicegah dan arah pancaran sinar lampu LED pun bisa lebih optimal. Pengaturan arah sinar lampu setelah pemasangan lampu LED juga bisa menjawab rumor atau anggapan bahwa pancaran sinar lampu LED tak sebaik lampu halogen saat hujan. “Selama penggunaan tipe lampu LED tepat dan arah pancaran sinarnya diatur seoptimal mungkin, lampu LED akan optimal sinarnya dalam berbagai kondisi cuaca,” pungkas Ricky. Jadi pastikan lagi keamanan pemasangan dan arah sinar lampu LED agar optimal dan tidak membahayakan Anda dan penggunakan jalan lain.

>>> Baca juga tips & trik otomotif lainnya di Cintamobil.com

 
back to top