Hati-hati, Ada 3 Bagian Rawan Rusak Saat Mencuci Mobil Dengan Air Bertekanan Tinggi

08/10/2019

Perawatan dan service

3 menit

Share this post:
Hati-hati, Ada 3 Bagian Rawan Rusak Saat Mencuci Mobil Dengan Air Bertekanan Tinggi
Salah satu cara merawat mobil adalah dengan mencucinya. Mencuci paling mudah dilakukan adalah dengan cara menyemprot menggunakan air bertekanan tinggi. Kotoran yang menempel bahkan berada disela-sela tersembunyi dapat rontok seketika. Namun Anda harus berhati-hati, karena ada 3 bagian rawan rusak ketika mencuci mobil menggunakan air bertekanan tinggi.

1. Sensor

Posisi sensor mobil di belakang

Posisi sensor mobil yang menyatu dengan bodi mobil bisa rusak akibat air bertekanan tinggi

Komponen sensor ini erat kaitannya dengan kelistrikan, diantaranya sensor parkir. Bagian  ini memang mudah sekali kotor tapi berisiko saat mencuci mobil dengan air bertekanan tinggi. Walaupun sudah dilindungi sil karet, tidak dianjurkan menembak sensor parkir secara langsung. Dibalik penutup plastik ada sensor yang rawan terkena tekanan air.

Selain sensor parkir, sensor kelistrikan pada lampu-lampu juga rawan dengan penggunaan tekanan air. Ada kemungkinan tekanan air bisa mencapai sela-sela lampu dan masuk ke dalamnya, sehingga mengganggu kelistrikan lampu. Begitu juga saat menyemprotkan air di seputaran roda, hari-hati dengan sensor ABS yang bisa rusak.

>>> Baca juga:

2. Lapisan Anti Karat

Menghilangkan karat pada komponen mobil

Lapisan anti karat pada mobil bisa rusak karena air bertekanan tinggi

Penyemprotan air bertekanan tinggi juga bisa mengikis lapisan anti karat yang ada di mobil. Seperti di bagian rumah roda. Selain air bertekanan tinggi, seringkali tukang cuci mobil juga menggunakan sikat untuk mengangkat kotoran yang masih bandel menempel. Hal ini jelas akan makin memperparah rusaknya lapisan anti karat ketika mencuci mobil.

 >>> Dapatkan berbagai tips perawatan terbaru di Cintamobil.com

3. Bodi Mobil

Mencuci bodi mobil dengan air bertekanan tinggi

Cat pada bodi mobil bisa rusak karena air bertekanan tinggi

Air bertekanan tinggi juga bisa merusak bodi mobil. Biasanya dialami pada bodi mobil yang mengalami repaint atau cat ulang dengan kualitas rendah.  Kerusakan saat mencuci mobil biasanya diakibatkan karena ketidaktahuan teknik penyemprotan dengan air bertekanan. Selain menimbulkan goresan dari kotoran yang awalnya nempel, juga berpengaruh pada kepresisian bodi samping atau cat mobil itu sendiri. Semoga berguna tips dari kami.

>>> Kunjungi laman situs kami untuk melihat artikel otomotif lainnya di Cintamobil.com

Share this post:

Berita lain

Masih Banyak Dipakai, Ternyata Kanebo Berbahaya Untuk Mencuci Mobil

04/09/2019

Perawatan dan service

3 menit

Polusi udara yang masih tinggi di Jakarta membuat debu kerap menempel di permukaan mobil dengan cepat. Sayangnya, tidak semua pemilik punya waktu banyak untuk membersihkannya dengan cara mencuci. Kebanyakan, pemilik mobil mengakali keterbatasan waktu dengan melakukan sapuan pada bodi menggunakan kain chamois atau kanebo. Tapi ternyata, kanebo berbahaya untuk mencuci mobil. Kenapa?

Lihat juga

Masuk ke Bulan “Panas”, Intip Tips Mencuci Mobil di Musim Kemarau dari Cintamobil

27/06/2019

Perawatan dan service

4 menit

Pertengahan tahun selalu diikuti dengan cuaca yang semakin panas dengan sedikit hujan. Meskipun tidak kotor terkena lumpur, pastikan Anda tetap mencuci kendaraan dengan teratur. Kali ini, Cintamobil.com akan menunjukan beberapa tips mencuci mobil di musim kemarau untuk Anda.

Lihat juga

Mencuci Mobil Sendiri yang Benar, Ini Tahapannya

Mencuci mobil sendiri sebenarnya mudah untuk dilakukan semua orang, namun Anda perlu memperhatikan beberapa tahapan yang benar, agar mobil bersih dan tidak meninggalkan kotoran atau malah cat jadi baret.

Lihat juga

Apakah Perlu Mencuci Mobil Setiap Kali Terkena Air Hujan?

Di musim hujan yang tak kunjung berhenti, perawatan mobil pun harus ekstra. Ada juga beberapa cerita lucu yang mana ketika pemilik mobil baru saja mencuci mobilnya di salon, tiba-tiba hujan datang dalam perjalanan pulang. Tak heran, banyak menanyakan “apakah perlu mencuci mobil setelah terkena air hujan?”

Lihat juga

Ini Alasan Tidak Boleh Menggunakan Deterjen Pencuci Piring Untuk Mencuci Mobil

Musim hujan menuntut pemilik mobil lebih ekstra dalam memperhatikan kebersihan eksterior mobil. Mencuci mobil sendiri bakal makin sering jika tak ingin selalu keluar duit buat datang ke car wash. Jika Anda suka menggunakan busa pembersih, sebaiknya Anda hindari penggunaan deterjen cuci piring untuk mencuci mobil. Berikut alasannya!

Lihat juga