Harga Pertamax Turbo Turun, Tetap Pakai Pertamax atau Ganti

06/01/2020

Perawatan dan service

3 menit

Harga Pertamax Turbo Turun, Tetap Pakai Pertamax atau Ganti
Harga Pertamax Turbo nyaris sama dengan harga Pertamax sebelum penerapan harga baru. Pengguna Pertamax lebih baik bertahan atau ganti pakai Pertamax Turbo?

Berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM 187K/10/MEM/2019 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui SPBU atau SPBN, penyesuaian harga BBM dilakukan Pertamina untuk Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mulai 5 Januari 2020 pukul 00.00 waktu setempat.

Harga Pertamax yang sebelumnya Rp9.850 turun menjadi Rp9.200, sedangkan harga Pertamax Turbo yang sebelumnya Rp11.200 turun menjadi Rp9.900. Artinya harga Pertamax Turbo saat ini nyaris sama dengan harga Pertamax sebelum penyesuaian.

Gambar menunjukkan daftar Harga BBM Pertamax Turbo

Mengawali 2020, harga Pertamax turun Rp650 dari sebelumnya

Naik kelas tidak berasa mahal

Meski tidak ada rekomendasi untuk beralih ke Pertamax Turbo, sedikit banyak kondisi ini bakal merangsang para pengguna Pertamax untuk naik kelas menggunakan Pertamax Turbo. Alasannya, harga Pertamax Turbo yang hanya Rp9.00 tidak berasa mahal mengingat sebelumnya sudah terbiasa membayar Pertamax dengan harga Rp9.850.

Alasan lain mungkin ada juga faktor 'coba-coba' bagi pengendara yang sebelumnya belum pernah memakai Pertamax Turbo. Jadi mumpung lagi hangat-hangatnya harga turun signifikan, mereka memanfaatkan untuk mencoba sebelum harga naik lagi. Lantas mana yang terbaik, bertahan pakai Pertamax atau ganti Pertamax Turbo?

>>> Harga Pertamax Turun Jadi Rp9.200 Per Liter, Kecuali Untuk Daerah Ini!

Sesuaikan nilai oktan (RON)

Foto menunjukkan Pertamax Turbo yang dijual kemasan

Pertamax Turbo makin murah, tergoda?

Pemakaian bahan bakar untuk kendaraan bermotor baik mobil maupun sepeda motor tidak boleh sembarangan karena berpengaruh pada performa. Yang paling direkomendasikan adalah menyesuaikan dengan kompresi mesin kendaraan itu sendiri. Misal, ada mobil dengan kompresi 10:1, 11:1, dan 12:1, tapi juga ada yang lebih rendah lagi seperti 9:1 dan 8:1.

Mobil dengan kompresi mesin rendah cukup menggunakan BBM RON rendah seperti Premium RON 88 atau Pertalite RON 90. Sedangkan untuk kompresi mesin di atasnya 'harus' menggunakan BBM RON tinggi. Semakin tinggi nilai kompresi semakin tinggi RON BBM disarankan.

Pertamax Turbo punya nilai oktan atau RON 98. BBM ini dirancang untuk mesin berteknologi terbaru dengan minimum kompresi rasio 12:1 seperti Toyota Alphard 3.5, Lexus 460, Lexus 570. Atau kendaraan dengan mesin supercharger atau turbocharger yang kini sudah marak di Indonesia.

Cek kompresi rasio mobil kalian di buku manual! Jika nilainya lebih rendah dari 12:1 atau tidak menggunakan teknologi turbo berarti kurang cocok diisi Pertamax Turbo. Efeknya adalah pemborosan, karena bahan bakar tidak terbakar optimal dan tidak menghasilkan peningkatan tenaga signifikan.

>>> Merasa Lebih Hemat? Pahami Dulu Efek Buruk Mesin Pakai BBM Oktan Rendah

Wuling Almaz, salah satu mobil baru non premium yang bisa mengkonsumsi Pertamax Turbo

>>> Tips dan trik menarik lainnya ada disini

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top