Filter Kabin Mobil Bisa Jadi Alat Cegah Virus Corona

13/05/2021

Perawatan dan service

3 menit

Filter kabin mobil mampu cegah corona, debu dan kotoran agar tak menembus evaporator agar sistem AC bekerja maksimal demi kenyamanan di mobil selama perjalanan

Saat ini filter kabin mobil atau sering juga disebut sebagai filter AC mobil sudah menjadi kelengkapan standar bagi mobil keluaran terbaru. Rata-rata mobil keluaran tahun 2015 sudah menggunakan filter kabin mobil sebagai perangkat standar. Pada sisi lain, ada beberapa mobil yang diproduksi sebelum tahun 2015 juga sudah mempunyai fasilitas filter kabin mobil namun masih bersifat kosongan (belum ada isi filternya). 

>>> Honda Luncurkan Filter Udara Kurumaku untuk Bunuh Virus dan Bakteri

Fungsi

Pada dasarnya, filter kabin mempunyai fungsi yang sama dengan filter udara  pada mesin sebagai penyaring bakteri, debu, kotoran, serbuk dengan ukuran tertentu agar tidak memasuki komponen lain yang sensitif. Secara spesifik, filter kabin mencegah supaya debu dan  kotoran supaya  tidak menembus evaporator AC.

gambar filter kabin

Filter kabin sudah menjadi fitur standar mobil masa kini 

Makin sering mobil dipakai,, makin banyak debu atau kotoran yang  masuk kabin. Tanpa filter,  debu dan kotoran mudah  tersedot  evaporator sehingga menghambat kerja AC dengan hasil akhir kabin kurang nyaman  dan udaranya  kurang sehat.  

Jenis

Terdapat dua macam filter kabin, yang pertama jenis non woven dan yang kedua jenis karbon aktif. Filter jenis non woven memiliki warna putih yang terbuat dari bahan serat dan paling banyak dipakai sebagai penyaring versi standar.

gambar filter kabin

Filter kabin non woven (kiri) dan filter kabin karbon aktif (kanan)

Sedangkan  filter jenis karbon aktif mempunyai warna abu-abu kehitaman karena kandungan zeolite (karbon aktif). Kelebihan filter jenis karbon aktif dibanding filter non woven adalah tidak hanya menyaring debu dan kotoran, juga  menyerap bau apek supaya kabin selalu segar serta menyaring partikel yang berpotensi menimbulkan alergi.

Fast Moving

Setiap pabrikan mobil memberikan rekomendasi berbeda-beda untuk penggantian filter kabin dengan rata-rata interval 20.000 km. Atau untuk lebih mudahnya gantilah penyaring tersebut sekali dalam setahun. Interval penggantian tergantung pada frekuensi penggunaan mobil dan kondisi perjalanan. Sejatinya, filter ini termasuk suku cadang jenis fast moving dengan usia pakai terbatas dan tidak bisa dicuci sehingga harus selalu diganti secara berkala supaya  kabin  mobil tetap terjaga kesegarannya.

Aneka Merek 

Saat ini tersedia berbagai merek filter kabin yang dipasarkan. Selain produk OEM (Original Equipment Manufacturer) seperti Denso, kini semakin banyak produk aftermarket yang bisa dibeli di toko online. Dari segi kualitas, produk filter aftermarket tidak kalah dibanding produk OEM. Kualitas setara produk OEM dan harga kompetitif menjadi nilai jual unggulan produk filter aftermarket sehingga banyak dipilih oleh konsumen.

gambar sakura filter

Filter kabin aftermarket merek Sakura yang populer

Contoh merek filter aftermarket yang populer antara lain  Ken dan Sakura. Setiap merek filter tersebut memiliki produk yang bersifat universal sehingga bisa digunakan pada berbagai merek mobil.

>>> Simak juga tips bermanfaat lainnya hanya di Cintamobil.com

Filter Kotor 

gambar filter kabin

Filter kabin kotor berpotensi menyebabkan kerusakan pada evaporator AC

Filter kabin juga membantu usia pakai evaporator agar lebih awet karena kondisinya selalu bersih dan tidak terkontaminasi oleh debu. Tanpa filter kabin, debu lebih mudah menempel pada dinding evaporator yang lembab dan kemudian debu tersebut menutup permukaan luar pipa evaporator yang berujung AC tidak sejuk. Dalam jangka panjang, tumpukan debu akan menyebabkan karat dan membuat  lubang pada evaporator.

>>> Mengenal Fungsi dan Jenis Filter Kabin Mobil

Penulis
Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.
 
back to top