Fan Belt Berdecit, Begini Cara Mengatasinya

02/01/2020

Perawatan dan service

4 menit

Fan Belt Berdecit, Begini Cara Mengatasinya
Meski tidak sekrusial masalah lainnya, namun gejala fan belt berdecit tidak bisa diremehkan begitu saja. Untuk mengatasinya, kita bisa melakukan tiga hal ini, apa saja?

Gejala fan belt berdecit memang kerap terjadi pada mobil yang menggunakan fan belt untuk membantu komponen lain berputar seirama dengan putaran mesin, semisal pompa power steering, alternator, kompresor AC, dan lain sebagainya.

Karana fan belt terbuat dari bahan dasar karet, maka umur penggunaanya tidak lama. Terlebih, fan belt dipasang pada posisi terbuka sehingga mudah terkena beragam kotoran seperti debu, pasir, air, bahkan lumpur.

>>> Ingin fan belt awet dan selalu prima? Kami tahu caranya

Alhasil, fan belt menjadi kendur dan menimbulkan bunyi decitan di berbagai kondisi mesin. Bisa saat mesin baru baru dinyalakan saat suhunya masih dingin, atau suhu mesin panas, bisa juga saat AC mobil dinyalakan.

Meski tidak mempengaruhi performa mesin, namun tetap saja gejala fan belt berdecit ini tak bisa dibiarkan, khususnya saat Anda ingin berpergian jauh. Untuk mengatasinya, ada tiga hal yang bisa Anda lakukan. Untuk lebih jelasnya, simak uraian di bawah ini.

1. Lumas dengan cairan khusus belt

Ilustrasi merawat fan belt mobil

Idealnya, cairan khusus fan belt menggunakan jenis silikon

Saat fan belt berdecit, cara pertama yang bisa kita lakukan untuk mengatasinya adalah menggunakan cairan khusus belt. Karena material belt adalah karet, maka cairan jenis silikon adalah yang paling cocok digunakan. Cairan ini bisa Anda beli di toko aksesoris atau perawatan mobil. Untuk menggunakannya, Anda bisa dengan menghidupkan mesin lalu semprotkan cairan tersebut pada bagian luar dan dalam fan belt hingga akhirnya bunyi tersebut hilang.

>>> Pilihan mobil untuk tahun baruan bisa Anda lihat di sini

Selain menggunakan cairan khusus fan belt, Anda bisa juga menggunakan grease atau gemuk, bisa juga menggunakan oli yang cukup kental. Namun, kami tidak merekomendasikan penggunaan bahan ini meski bisa dibilang cukup ampuh juga.

2. Setel ulang fan belt

Teknisi sedang memeriksa kelonggaran fan belt

Fan belt yang terlalu longgar dapat memicu suara decitan

Jika dengan cairan khusus belt tidak membuat fan belt ‘diam’, bisa jadi masalahnya terletak pada posisi fan belt yang sudah longgar. Maka, langkah selanjutnya yang bisa dilakukan adalah melakukan penyetelan ulang kekencangan fan belt.

>>> Tips perawatan mobil lainnya dapat dilihat di sini

Namun, posisi penyetelan belt ini sangat tergantung dari model mesin yang digunakan. Ada yang satu belt untuk mengatur berbagai komponen, ada satu belt untuk mengatur satu komponen. Oleh karena itu, sebaiknya serahkan perbaikan ini pada bengkel kepercayaan Anda dan jangan melakukan hal ini seorang diri.

3. Ganti fan belt

Jika kedua cara di atas belum berhasil mengatasi masalah fan belt yang berdecit, maka langkah terakhir yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengganti fan belt baru. Namun, Anda harus memperhatikan jenis fan belt yang akan digunakan, jangan sampai salah pilih.

Nah, semoga tiga langkah di atas dapat menjadi solusi dari gejala fan belt berdecit pada mobil Anda. Untuk tips & trik lainnya, bisa Anda lihat pada link di bawah ini.

>>> Tips & trik Cintamobil.com

Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.
 
back to top