Empat Tindakan Perawatan Ban Sebelum Mudik Lebaran Agar Senantiasa Prima

Share this post:
Empat Tindakan Perawatan Ban Sebelum Mudik Lebaran Agar Senantiasa Prima
Bulan puasa bakal hadir tidak lama lagi. Itu artinya ritual mudik lebaran yang biasa terjadi tiap tahun juga semakin dekat. Selain berharap puasanya lancar pastinya semua pemudik baik itu yang naik kendaraan umum, mudik gratis bersama oleh pabrik, maupun menggunakan mobil pribadi semua berharap sama, perjalanan lancar, aman, nyaman dan selamat sampai tujuan.

Khusus pengguna mobil pribadi, harus sedini mungkin mempersiapkan kendaraannya yang bakal dipakai buat mudik lebaran. Mobil harus dalam kondisi fit luar dalam, terutama yang sangat vital terhadap keselamatan seperti lampu, rem, dan ban.

Yang terakhir ini nih wajib hukumnya diperiksa, dari sejak jauh hari sebelum bulan puasa hingga saat mobil hendak memulai perjalanan mudik. Sebab, ban adalah penopang bobot mobil beserta penumpang dan barang bawaannya serta bagian yang langsung bersentuhan dengan jalan.

Muatan kendaraan penuh berlebihan

Mudik menggunakan mobil pribadi dengan muatan penuh lebih berisiko terhadap keselamatan saat berkendara

Cintamobil.com mencatat ada empat hal yang perlu dilakukan para pengguna mobil agar ban selalu terjaga dan prima. Tidak hanya saat menjelang bulan puasa dan mudik lebaran, tapi juga dalam keseharian. Tidak boleh ada yang diabaikan satu pun sebab selain bisa merusakkan ban, potensi bahaya juga makin besar.

>>> Michelin Memberikan Penjelasan tentang Pengantian Ban Sebelum Waktunya

Berikut empat tindakan perawatan ban yang harus dilakukan:

1. Periksa tekanan angin

Paling baik adalah menaikkan tekanan ke standar maksimum sebab mobil bakal dipakai mudik dan membawa muatan. Tekanan angin di bawah standar minimum atau di atas standar maksimum bisa memunculkan dampak kurang baik pada ban. Efeknya bisa sampai pada keselamatan saat berkendara.

"Merawat ban merupakan tindakan yang harus dilakukan secara rutin. Namun, yang terpenting sebenarnya adalah menjaga tekanan angin," tutur Department Manager Training and Product Evaluation PT Bridgestone Tire Indonesia (BSIN), Deni Arief Pribadi di Karawang, Selasa (08/05) lalu.

2. Membersihkan ban

Benda atau kotoran apapun bisa menempel di ban seiring pemakaian mobil. Kalau dibiarkan besar potensi untuk makin merusak ban. Terlebih kalau benda yang menempel adalah logam atau kaca bersudut lancip, sangat berbahaya karena bisa membuat ban kempes atau meletus tiba-tiba saat di jalan.

Membersihkan ban agar tampak kinclong

Membersihkan ban selain membuatnya jadi enak dipandang juga jadi satu cara mengetahui bila ada barang berbahaya menancap di ban

3. Periksa fisik ban bagian luar

Adakah kondisi tidak wajar seperti retak, robek, atau bergelembung. Kalau ada, sebaiknya segera ganti dengan yang baru.

>>> Sambut Bulan Suci, Datsun Adakan PROGRAM SERVIS RAMADHAN 2018

4. Periksa keausan ban

Untuk pemeriksaan yang satu ini bisa dilakukan dengan melihat indikator keausan pada ban atau Tread Wear Indicator (TWI). Indikator keausan ini memiliki kedalaman 1,6 mm. Kalau ketinggian sudah berkurang atau sudah sejajar dengan tapak ban, berarti ban minta segera diganti karena sudah melewati batas keausan.

"Apabila garis itu sudah muncul, tandanya harus segera diganti bannya dengan yang baru," pungkas Deni.

Indikator keausan ban

Kalau memang sudah aus, ban mobil sebaiknya segera diganti dengan yang baru

Beberapa kasus pada ban seperti di atas memerlukan penggantian dengan ban yang baru. Tentu ada biaya yang harus dikeluarkan, tapi itu lebih berharga dari pada keselamatan terancam saat berkendara di jalan raya. Terlebih di bulan puasa dan saat dipakai buat mudik lebaran dimana keluarga sudah menanti kedatangannya di rumah.

>>> Baca juga tips perawatan lainnya disini

>>> Beli mobil? Cari saja di situs jual beli mobil dengan harga bagus di cintamobil.com

Share this post:
 
back to top