Ciri-Ciri Wiper Harus Diganti

25/10/2020

Perawatan dan service

3 menit

Share this post:
Ciri-Ciri Wiper Harus Diganti
Jika masalah pada wiper membuat kinerjanya tidak maksimal dalam menyapu air dari kaca mobil, kemungkinan besar harus diganti. Berikut ciri wiper harus diganti!

Keselamatan berkendara merupakan kombinasi perilaku berkendara yang baik dengan banyak hal. Diantaranya kondisi tubuh bugar, kondisi kendaraan prima, lalu lintas kondusif serta fitur keselamatan yang berfungsi normal. Salah satu terabaikan bisa membuat yang lain kurang berguna dan potensi celaka di jalan raya tetap besar.

Pentingnya visibilitas

Visibilitas berperan besar terhadap keselamatan. Namun terkadang, visibilitas terganggu oleh beberapa hal. Hujan misalnya, curah air di kaca depan membuat pandangan terganggu. Makin parah lagi jika hujan disertai kabut, pandangan makin terbatas dan pengemudi harus berhati-hati ekstra. Dalam kondisi seperti ini wiper berperan sangat besar.

Wiper

Penyeka air di kaca mobil ini salah satu komponen wajib pada kendaraan, bagian dari fitur keselamatan. Wiper membantu pengemudi mendapatkan visibilitas yang jelas di musim hujan sehingga keselamatan lebih terjaga. Tentu, untuk mendapatkan hasil maksimal wiper harus dalam kondisi baik, tidak cacat dan bisa bekerja dengan normal.

>>> Tips Mempersiapkan Kendaraan Sebelum Masuk Musim Hujan

Foto menunjukkan Berkendara di tengah Hujan

Hujan mengurangi visibilitas

Pada kenyataannya, karena alasan usia atau yang lain wiper juga berpotensi rusak. Wiper tidak bisa bekerja dengan baik serta tidak memberikan hasil maksimal. Jika sudah demikian, wiper perlu mendapat perhatian. Dirawat dan perbaiki hingga normal. Atau jika sudah tidak bisa diperbaiki, wiper perlu diganti dengan yang baru.

Ciri wiper harus diganti

Kapan waktunya wiper harus diganti, tidak terpaku pada waktu. Lebih banyak disesuaikan dengan kondisi wiper itu sendiri. Dan berikut beberapa ciri wiper harus diganti sebagaimana dibagikan Honda:.

  1. Bercak air masih tersisa. Wiper normal harus bisa menyapu air pada kaca mobil dengan sempurna. Tidak meninggalkan bercak air atau bahkan kotoran. Jika yang terjadi sebaliknya alias wiper masih menyisakan bercak air, pertanda karet sudah mengeras dan harus diganti.
  2. Timbul suara berdecit. Sama dengan di atas jika timbul suara berdecit pada kaca pertanda karet mulai mengeras. Segera ganti karena kalau dibiarkan lama-lama berdampak kurang baik. Wiper bisa menyebabkan baret pada kaca. Jikapun kaca difilm, lama-lama film dan kaca bisa tergores.
  3. Tekstur kasar dan bentuknya melengkung. Wiper yang baik punya tekstur halus dan rata. Jika sebaliknya wiper kasar saat disentuh seperti ada retakan, pecah-pecah atau melengkung pertanda wiper sudah kurang baik dan minta diganti yang baru.

Jika salah satu dari tiga pertanda di atas muncul jangan menunggu berlarut-larut. Segera beli wiper baru untuk pengganti. Atau sekalian minta bengkel untuk menggantinya saat kebetulan melakukan servis rutin.

>>> Pilih Wiper Frameless Vs Konvensional? Ini Kelebihan dan Kekurangannya

>>> Baca Artikel Tips dan Trik lainnya seputar otomotif di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top