Cara Cek V-Belt: Serpentine Belt, Cukup Satu Untuk Semua Tugas

24/06/2021

Perawatan dan service

3 menit

Serpentine Belt, sabuk penggerak tunggal yang sangat vital karena memutar berbagai perangkat mesin sehingga butuh perhatian dan cara cek v-belt yang benar

Sampai beberapa tahun lalu, mesin mobil punya v-blet (tali kipas) minimal tiga; satu untuk memutar pompa air + alternator,  satu untuk memutar kompresor AC dan satu lagi untuk memutar pompa power steering. Jangan tanya lagi untuk mesin bus ya karena ada satu lagi untuk memutar kompresor udara. Jaman sekarang, peran multiple v-belt sudah mulai banyak digantikan oleh serpentine belt berupa satu unit belt yang panjang dan bertugas memutar sekaligus dan punya cara cek v-belt lebih khusus.

Foto mesin Honda Odyssey 2021

Mesin modern seperti ini biasanya hanya pakai satu belt untuk semua

Belt ini bertugas untuk memutar water pump, alternator, kompresor AC dan pompa power steering (kecuali yang memakai EPS). Secara umum, usia pakai belt tunggal ini mencapai sekitar 80.000 km, bahkan ada yang berakhir pada 100.000 km. Tentunya lebih aman  mengikuti  panduan buku manual pemilik terkait penggantian tali kipas tersebut. Lantas, bagaimana cara cara cek v-belt? Simak ulasan tim Cintamobil.com berikut ini sampai habis.

>>> Promo Servis Lebaran Wuling, Diskon Oli Mesin 20% 

Metode Visual

gambar belt

Kalau sudah begini kondisinya jangan tunda lagi, langsung saja ganti baru 

Lakukan pengecekan kondisi fisik sabuk tunggal ini setiap kali membuka kap mesin. Perhatikan jika serpentine belt terlihat getas, retak, belepotan oli/gemuk, kendur, keausan, terkelupas, dan berbagai tanda kerusakan lainnya. Begitu melihat tanda-tanda visual tersebut, segera ke bengkel untuk pengecekan lebih lanjut  termasuk jika harus mengganti baru.

Metode Non Visual

gambar bunyi mesin

Jangan abaikan setiap bunyi aneh dari ruang mesin karena menjadi indikasi masalah

Saat mengemudi mobil dan terdengar bunyi mencicit atau selip dari arah ruang mesin menjadi indikasi awal masalah pada komponen belt tersebut. Karena belt tunggal ini memutar banyak perangkat penting mesin dalam satu waktu, lebih baik berkunjung ke bengkel untuk pemeriksaan lanjutan atau penggantian. Gejala lain yang bisa dirasakan adalah indikator sistem pengisian menyala, kemudi berat, AC tidak bekerja normal dan mesin panas.  

Serpentine Belt

Serpentine belt adalah sabuk penggerak tunggal yang memutar berbagai perangkat  mesin kendaraan bermotor antara lain alternator, pompa power steering, pompa air, kompresor AC. Komponen tali kipas tersebut didukung  idler pulley dan belt tensioner (manual atau otomatis) yang menjaga agar ketegangannya selalu dalam kondisi terjaga secara optimal (tidak terlalu tegang atau kendur).

gambar tali kipas

Tali kipas era modern, cukup satu unit yang bertugas memutar berbagai perangkat

Tidak heran kalau komponen belt ini menjadi salah satu komponen penting bagi mesin mobil. Makanya jika sampai bermasalah, mesin kendaraan bermotor tidak akan mampu bekerja dengan optimal. Namun demikian, serpentine belt bisa mengalami kerusaka n kapan saja dan di mana saja sehingga tetap membutuhkan perhatian secara teratur. Jadi jangan tunggu sampai rusak lebih dahulu untuk melakukan penggantian. 

>>> Fan Belt Berdecit, Begini Cara Mengatasinya

Penulis
Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.
 
back to top