Biasanya setelah mobil digunakan, maka akan terlihat tetesan air di kolong mobil. Air yang mengalir itu merupakan air pembuangan AC yang memang lumrah keluar dari sistem komponen AC. Biasanya tetesan air ini akan terhenti setelah AC mobil tidak dihidupkan. Namun bagaimana jika selain AC ternyata ada tetesan air di kolong mobil yang tidak berhenti. Nah Anda perlu untuk mencurigai tiga komponen berikut ini:
1. Radiator
Radiator bocor akan menetes dari kolong mobil
Air yang menetes dan keluar melalui bagian bawah mobil bisa juga adalah air radiator yang bocor. Untuk mengetahuinya, pastikan dulu kondisi mesin mobil sudah dingin. Lalu buka tutup radiator, apakah kauntitas air berkurang dari semestinya.
Kemudian cek juga bagian selang radiator, apakah ada indikasi air yang menetes. Jika Ada, maka sebaiknya langsung lakukan perbaikan pada radiator mobil Anda. Karena jika didiamkan, khawatir air radiator akan habis di tengah jalan yang membuat mobil Anda overheat.
>>> Lewat Tangan Dan Telinga, Anda Dapat Mengetahui Kondisi AC Mobil Bekas
2. Water Pump
Perhatikan kondisi water pum, apakah ada rembesan air
Bagian ini juga berpotensi bocor akibat korosi di blok mesin yang mengakibatkan tetesan air di kolong mobil. Sebaiknya lakukan pemeriksaan di dekat bagian water pump atau seal-seal blok mesin. Apakah air bersumber dari bagian tersebut atau bukan.
3. Wiper
Air wiper yang bocor juga bisa menetes di kolong mobil
Wiper mobil selalu dilengkapi dengan tabung air. Nah jika tabung usianya sudah cukup lama, maka bisa menimbulkan keropos. Atau bisa juga tabung bocor atau pecah karena sebab lain. Coba periksa bagian tabung air wiper di mobil Anda, bisa jadi tetesan air di kolong mobil bersumber dari komponen yang satu ini.


