Bosch Kembangkan Alat Peledak dalam Mobil Listrik, Untuk Apa?

08/10/2019

Perawatan dan service

3 menit

Bosch Kembangkan Alat Peledak dalam Mobil Listrik, Untuk Apa?
Pengembangan mobil listrik semakin cepat untuk membuatnya lebih mudah digunakan. Bosch, sebagai perusahaan teknologi yang sering mengembangkan komponen otomotif menyebutkan sedang mengembangkan alat peledak dalam mobil listrik. Apa gunanya?

Masih banyak penggemar otomotif yang skeptis dengan keselamatan berkendara di dalam mobil listrik. Untuk itu, sejenis alat peledak dalam mobil listrik akan ditanamkan. Tenang saja, komponen peledak tersebut merupakan bagian dari pengembangan kendaraan milik perusahaan teknologi raksasa di Jerman, Bosch.

ilustrasi dari chip Bosch berwarna hitam
Sistem chip Bosch berupa alat peledak mini untuk baterai mobil listrik

Sistem peledak ini disebut untuk mengantisipasi keselamatan pengendara ketika mobil listrik mengalami kecelakaan. Paket baterai bertegangan tinggi dapat terbakar hingga menyetrum pengendara maupun penumpang di dalam mobil. Sistem Bosch mengunakan muatan ledak tinggi yang dipasang pada baterai untuk mengisolasi power supply ketika terjadi tabrakan.

>>> Apa Pentingnya Penambahan Sistem Motor Listrik 48V Pada Mobil?

Dilansir dari Cnet, awal pekan lalu Bosch mengumumkan sedang meneliti komponen keamanan yang dikendalikan oleh komputer. Sistem ini akan membuat mobil listrik menonaktifkan sirkuit daya kendaraan sepersekian detik saat mengalami benturan. Berfungsi sebagai alat peledak dalam mobil listrik, sistem disebut mampu melindungi penumpang dan pengemudi dari sengatan listrik.

CG912 milik Bosch merupakan sirkuit terpadu khusus aplikasi, yang disingkat dengan ASIC. Sirkuit ini telah digunakan untuk mengembangkan airbag pada saat tabrakan dan telah teruji dalam jutaan situasi, jelas Bosch. Walaupun Bosch tak menjelaskan pabrikan otomotif mana yang nantinya akan menggunakan sistem keselamatan ini.

>>> Temukan informasi seputar teknologi otomotif terlengkap disini

ilustrasi tabrakan terjadi pada dua mobil listrik 

Perbedaan mobil listrik tanpa dan dengan sistem isolasi baterai

Unit ASIC yang berukuran 10 milimeter persegi untuk mengoperasikan sekring khusus yang memicu muatan piroteknik. Lalu sekring akan mendorong daya melalui kabel listrik dan akhirnya menonaktifkan aliran pada di dalam kendaraan. Bosch mencatat bahwa chip dan sensor tersebut juga digunakan untuk sensor jarak atau sensor hujan pada mobil modern.

Tapi, masih ada kemungkinan aliran listrik menyengat penumpang atau kendaraan listrik terbakar walaupun sistem keselamatan Bosch ini berfungsi dengan baik. Pengembangan terus dilakukan untuk membuat bepergian dengan kendaraan listrik menjadi tak terlalu beresiko.

>>> Dapatkan berbagai tips dan trik menarik lainnya selalu ada disini

Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.
 
back to top