Selain untuk mengurangi panas yang masuk ke dalam kabin mobil, kaca film juga bisa meningkatkan keamanan dan privasi dalam kabin, dan juga membuat tampilan mobil jadi semakin keren.
Biasanya, orang memilih kaca film mobil cuma berdasarkan tingkat terang gelapnya saja. Ada yang lebih suka kaca film yang terang, ada yang suka kaca gelap, tentu dengan alasan dan selera masing-masing.
Namun ada hal lain yang perlu diperhatikan saat memilih kaca film mobil, yakni material pembuatnya. Hal ini dapat mempengaruhi beberapa hal, mulai dari kemampuan menolak panas, visibilitas dalam kabin, dan juga tingkat kegelapan dari luar ke dalam.
Nah, Anda bisa memilih tiga material ini untuk kaca film mobil, apa saja? Simak uraian, termasuk kelebihan dan kelemahaanya di bawah ini ya.
>>> ICE-µ Indonesia Rilis Kaca Film Antivirus Pertama di Dunia, Bagaimana Detailnya?
Nano Metal
Kaca film nano metalic punya kemampuan tolak panas yang paling baik
Kaca film dengan material nano metal memiliki kemampuan tolak panas yang sangat baik, selain itu visibilitasnya juga selama dalam kondisi prima.
Namun, kaca film nano metal punya kelemahan. Material nano metal bisa menghambat sinyal dan sensor dalam kabin mobil. Biasanya ada di mobil modern dengan fitur auto-headlamp atau auto-wiper.
Sensor tersebut ada di bagian tengah atas kaca depan, di belakang kaca spion, dan kinerja sensornya dapat terganggu karena material nano metal bisa menghambat sinyal yang diterima sensor.
>>> Waspada! Kaca Film Gelap Justru Bisa Mengundang Pelaku Kejahatan
Nano Ceramic
Sementara itu bahan Nano Ceramic memiliki tingkat ketebalan yang lebih pekat
Anda juga bisa memilih kaca film dengan material nano ceramic, yang dari segi tolak panas sama baiknya dengan nano metal. Tapi dari luar warna kaca film nano metalic lebih gelap, itu bagus untuk privasi.
Namun, hal ini juga berdampak ke visibilitas kabin yang jadi sedikit gelap karena warna kaca film nano ceramic lebih pekat dibandingkan nano metal.
Nano Carbon
Sementara itu, kaca film nano carbon dikenal punya visibilitas terbaik
Material ketiga yang bisa dipilih adalah nano carbon, yang dianggap sebagai bahan kaca film paling ideal saat ini. Untuk soal tolak panas, kaca film nano carbon sama baiknya dengan yang lain.
Namun, kaca film satu ini punya visibilitas yang jernih, namun ini juga yang jadi kelemahannya. Dibandingkan material kaca film di atas, nano carbon adalah yang paling bening kegelapannya jika dibandingkan bahan lain dengan kegelapan sama.
Kesimpulannya, Anda bisa memilih kaca film sesuai dengan bahan dasarnya. Jika memilih yang paling oke dalam menolak panas, nano metal bisa dijadikan opsi. Jika mencari sedikit privasi, nano ceramic adalah pilihan terbaik. Namun bila visibilitas yang diutamakan, pilihan terbaik jatuh ke kaca film nano carbon.
Bagaimana tips memilih kaca film mobil satu ini, menarik kan? Anda bisa membaca tips & trik otomotif lain yang tak kalah menariknya lewat link di bawah ini ya.
>>> Pengalaman, tips & trik merawat dan servis mobil di Indonesia


