Biar Bebas Melintas Di Jalan Raya, Ini Yang Harus Diperhatikan Mobil Modifikasi

Share this post:
Biar Bebas Melintas Di Jalan Raya, Ini Yang Harus Diperhatikan Mobil Modifikasi
Mengubah tampilan mobil sesuai keinginan pemilik adalah hal yang lumrah dilakukan. Kebanyakan modifikasi dilakukan atas dasar hobi atau kesenangan belaka. Sisi perubahannya ada modifikator yang menambahkan aksesoris unik pada mobil mereka atau mengubah desain menjadi berbeda dari aslinya. Apapun alasan dan bagaimana hasil modifikasi itu sendiri, untuk bisa digunakan di jalan raya secara bebas modifikasi harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dunia seni tak hanya terpaku pada objek berupa kertas, batu, dan kayu. Lebih dari itu seni merambah juga pada produk otomotif melalui sebuah kreasi bernama modifikasi, yakni mengubah desain dari bentuk asli produk pabrikan menjadi rupa atau bentuk sesuai keinginan sendiri. Pemodifikasi disebut modifikator, dialah yang mengaplikasikan imajinasi seninya hingga bisa dinikmati dan dilihat banyak orang. Soal suka tak suka orang lain akan hasil modifikasi itu relatif sebab selera orang pasti berbeda dan tidak bisa dipaksakan.

Foto Toyota Probox yang sudah dimodifikasi

Pasti tak ada yang menyangka kalau mobil keren ini aslinya Toyota Probox bermuka jadul

Terkait soal modifikasi pemerintah sudah mengaturnya dalam sebuah undang-undang. Selama tidak ada kontradiksi kendaraan modifikasi seperti mobil dan sepeda motor bebas melintas di jalan raya dan digunakan sebagaimana yang lain. Dalam UU No.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 52 disebutkan kendaraan modifikasi tidak diwajibkan uji tipe lagi dan tidak akan terkena tilang saat digunakan di jalan raya selama tidak mengubah tipe mesin, dimensi kendaraan dan dan kemampuan daya angkut. Tidak hanya itu saja modifikasi diperbolehkan selama tidak boleh membahayakan keselamatan berlalu lintas, mengganggu arus lalu lintas, serta merusak lapis perkerasan/daya dukung jalan yang dilalui.

>>> Ini 15 Mobil Paling Keren Di Tokyo Auto Salon 2019

Sebagai contoh berikut beberapa modifikasi mobil yang diperbolehkan dan tidak terkena tilang:

1. Menganti kaca film lebih gelap

Mengubah kaca film menjadi lebih gelap sebenarnya memiliki manfaat. Salah satunya adalah mengurangi tingkat radiasi sinar matahari. Selain itu, kaca film lebih gelap juga bisa menjaga privasi dan melindungi diri akan tindak kejahatan.

Di Indonesia sendiri kaca film yang 'diperbolehkan' maksimal adalah 80% di bagian samping dan 40% di bagian depan. Lebih besar dari itu, modifikasi kaca film akan menimbulkan bahaya untuk pengendara.

2. Penggunaan sticker

Pemasangan sticker adalah modifikasi mobil paling mudah dan banyak dilakukan. Biasanya, pemasangan sticker digunakan untuk membuat tampilan eksterior mobil lebih cantik dan menarik. Penggunaan sticker diperbolehkan dalam lalu lintas, selama tidak membahayakan keselamatan.

>>> Baca juga tips perawatan otomotif lainnya disini

3. Menganti ukuran velg

Mengganti velg mobil juga menjadi modifikasi termudah dan banyak dilakukan. Namun dalam mengganti velg juga harus diperhatikan guna menjaga fungsi dari sistem pengereman. Penggantian velg yang disarankan tidak lebih dari 2 inch dari ukuran aslinya

Pasalnya, velg yang terlalu besar dari ukuran standar akan membuat bibir velg menonjol keluar. Hal ini menyebabkan profil ban juga semakin sedikit. Dampaknya, jarak antara ban dan kolong akan terlalu pendek. Alhasil, velg mudah peyok akibat benturan dan bisa berbahaya untuk pengemudi.

Mobil sedang dengan modifkasi body kit

Modifikasi body kit tetap harus memperhitungkan standar kelayakan

4. Pamasangan body kit

Pemasangan body kit dilakukan agar tampilan mobil lebih gagah dan elegan. Namun dalam penggunaan body kit ada beberapa hal yang harus diperhatikan sesuai dengan fungsi dan bentuk dari mobil tersebut. Pasalnya, mobil harus tetap menjalani pemeriksaan fisik terkait apakah mobil tersebut masih layak atau tidak melaju di jalanan dan masih memenuhi standar.

>>> Ingin Modifikasi Velg? Perhatikan Tips Mengganti Ukuran Ban

Agar tidak terkena tilang

Mobil yang sudah dimodifikasi akan menjalani tes uji kelayakan terlebih dahulu dari Dinas Perhubungan apabila memang ingin digunakan di jalanan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memodifikasi mobil agar tidak kena tilang. Salah satunya adalah penggunaan spion yang tetap berjumlah dua. Tidak hanya itu saja, spion juga harus masih berfungsi dengan baik.

Penggantian lampu saat modifikasi mobil diperbolehkan, asalkan lampu depan dan belakang ada dua serta lampu sein depan belakang juga dua. Dalam pemasangan sticker mobil lebih baik menggunakan warna asli dari mobil tersebut. Hal ini dilakukan agar data mobil masih sesuai dengan STNK. Selain itu, mesin, rangka dan plat nomor juga harus masih sama dengan STNK.

Apabila memang ingin melakukan perubahan diperlukan registrasi ulang guna mutasi. Sebaliknya, modifikasi yang tidak mengubah kapasitas mesin, dimensi mobil atau daya angkut tidak perlu melakukan laporan di Kepolisian. Mobil modifikasi juga harus tetap mematuhi UU lalu lintas yang berlaku.

>>> Ingin membeli mobil berteknologi tinggi? Dapatkan berbagai listing dari Cintamobil.com

Foto mobil modifikasi ekstrim

Modifikasi ekstrim membuat mobil tidak boleh dipakai di jalan raya

Kesimpulan

Modifikasi mobil sah – sah aja dilakukan, selama memenuhi aturan yang masih berlaku. Sebenarnya. Mobil modifikasi untuk kontes bisa diubah semau Anda berkreasi. Namun, untuk bisa melaju di jalanan pastikan memenuhi aturan yang sudah diberlakukan agar tidak kena derek atau tilang.

>>> Ikuti terus informasi menarik seputar otomotif hanya di situs Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

Berita lain

Mau Gampang Jual Mobil, Jangan Dimodifikasi!

08/09/2018

Jual beli

Peringatan buat para pemilik mobil. Kalau ingin gampang jual suatu saat dibutuhkan jangan dimodifikasi sebab kebanyakan pembeli tidak suka membeli mobil modifikasi.

Lihat juga

Toyota Kalahkan Seluruh Merek Otomotif Di Dunia Sebagai Merek Paling Mahal

10/10/2018

Pasar mobil

Tak hanya mobil-mobilnya yang sukses merebut pasar dunia dengan penjualan paling tinggi, merek Toyota juga sukses menjadi merek otomotif paling bernilai dan merek paling mahal di dunia mengalahkan ratusan merek otomotif yang lain versi Best Global Brand 2018.

Lihat juga

Pasar Otomotif China Dalam Genggaman Raksasa Jerman

25/09/2018

Pasar mobil

Dengan penduduk yang luar biasa besar, pasar otomotif China benar-benar berada dalam genggaman raksasa Jerman, Volkswagen (VW). Belum ada satupun merek lain yang mampu menggeser dominasi VW dari puncak tertinggi baik merek tuan rumah maupun merek dari negara lain di dunia.

Lihat juga

Ratusan Pelaku Modifikasi Mobil Daihatsu Saling Pamer Pesona di Istora Senayan

03/12/2018

Event - Promosi

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali mengadakan Daihatsu Dress-Up Challenge & Slalom Time Battle di Istora Senayan, Jakarta. Acara yang berlangsung 1-2 Desember lalu menjadi pembuktian ATPM Daihatsu dalam memanjakan sahabat Daihatsu yang gemar modifikasi.

Lihat juga

Hati-hati Memodifikasi Mobil, Asuransi Yang Berlaku Bisa Ditolak Klaimnya

Memodifikasi mobil saat ini masih menjadi tren dan terus berkembang. Banyaknya aksesori mobil pada mobil, apakah asuransi yang berjalan tetap bisa dijamin atau klaim?

Lihat juga