Merawat Mobil Tetap Wajib Meski Tak Digunakan karena PPKM Level 4

05/08/2021

Perawatan dan service

3 menit

Selama PPKM Level 4 ada baiknya Anda sebagai pemilik kendaraan yang bijak ada baiknya selalu merawat mobil kesayangan meski di rumah saja dan tidak kemana-mana.

Kondisi PPKM semenjak Juli 2021 membuat kita semua sekolah dan bekerja dari rumah dalam jangka waktu cukup lama. Adanya himbauan pemerintah untuk WFH dan status PPKM akibat tingginya kasus penularan Covid, secara otomatis membuat kendaraan pribadi di parkir saja di rumah. Mobil yang biasa dipakai sebagai alat transportasi sehari-hari menjadi jarang terpakai.

>>> Ini Cara Mengatasi Karat pada Bodi Mobil

Gambar menunjukan Tombol Start

Panaskan mobil tiap 1-2 hari sekali

Merawat Mobil di Rumah

Untuk pemilik kendaraan yang tidak digunakan untuk jangka waktu tertentu selama masa PPKM, tidak usah takut mobilnya bermasalah lantaran terlalu lama parkir atau diam. Pemilik kendaraan dapat melakukan perawatan mandiri selama di rumah, dan caranya sangat mudah untuk dilakukan secara mandiri.

Untuk langkah awal merawat mobil, agar mobil performnya tetap terjaga harus sering dipanaskan (engine on). Lakukan tiap 1-2 hari sekali, tujuannya agar performa aki mobil tetap stabil. Seperti diketahui mobil-mobil modern banyak menggunakan komponen elektrikal dengan banyak sekali fitur-fitur digital yang akan sangat bergantung pada arus listrik aki sebagai sumber utamanya.

“Dengan memanaskan mesin, pemilik kendaraan dapat memantau kondisi kendaraan baik fungsi engine dan fitur-fitur lainnya. Semua dapat dipantau cukup mudah dengan melihat kondisi indikator di panel spidometer, tanpa harus membuka kap mesin. Adapun indikator yang bisa dipantau diantaranya temperatur mesin, tekanan oli, kualitas Aki, sistem ABS dan lainnya,” ucap Rafi’i Sinurat, Kepala Bengkel Astra Peugeot cabang Cilandak, Jakarta Selatan.

Indikatornya adalah saat temperatur kerja mesin mencapai 80-90 derajat, maka cooling fan akan aktif atau berputar. Kemudian kipas pendingin radiator itu juga akan off secara otomatis jika suhu mesin sudah mencapai kondisi ideal kembali. Saat itulah proses pemanasan mesin sudah bisa diselesaikan.

>>> Tips Mengemudi Aman di Malam Hari

Gambar menujukan Oli mobil

Yang tak boleh ketinggala periksa volume dan kondisi oli

Cek Kondisi Oli dan Cairan Lainnya

Perlu diingat saat memanaskan mesin kendaraan sebagai bagian cara merawat mobil sebaiknya posisi knalpot atau bagian belakang mobil mengarah ke luar pagar atau garasi rumah dengan kondisi pagar atau garasi yang terbuka langsung menuju udara bebas. Langkah ini dilakukan untuk menghindari asap knalpot terkumpul di udara sekitar rumah tanpa terjadi sirkulasi udara yang baik.

Selanjutnya mengecek langsung kondisi mesin melalui ruang mesin. Misalkan saat mengecek volume dan kondisi oli, dapat dilakukan dengan melihat deepstick atau batang pengukur oli. Selain itu mengecek volume air radiator, air wiper, juga minyak rem agar mobil tetap berada pada kondisi yang prima.

Walaupun kendaraan tidak dipergunakan, ada baiknya guna merawat mobil rajinlah mengecek batas servis berkala melalui buku servis. Untuk servis berkala idealnya adalah per 10.000 km atau maksimal 1 tahun. Jika melewati batasan servis, khusus di mobil Peugeot akan terdengar bunyi dan muncul lampu indikator tanda Kunci terlihat menyala. Itu artinya pemilik mobil harus segera melakukan servis perawatan berkala bagi kendaraannya.

>>> Toyota Yaris WRC 2022 Semakin Giat Dites

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top