Begini Cara Menjaga Reflektor Headlamp Mobil Lawas

07/07/2021

Perawatan dan service

3 menit

Share this post:
Semakin kendaraan menua tentunya berkurang juga kualitas dari setiap komponen karena dimakan oleh waktu. Tak terkecuali untuk reflektor headlamp mobil lawas.

Menjadi keharusan, bagi Anda pemilik kendaraan mengerti cara merawat sekaligus membersihkan reflektor headlamp mobil. Mengingat semakin menuanya kendaraan, umumnya dapat membuat kualitas lampu jadi terlihat kusam hingga cenderung menguning.

>>> Kisah Peugeot 106, Mantan Mobil Listrik Terlaris di Tahun 2010

Kualitas Cahaya Jadi Tidak Maksimal

Dapat dipastikan kualitas cahaya yang keluar dari reflektor headlamp mobil menjadi tidak maksimal lagi. Sejatinya, hal ini dapat ditangani secara mandiri. Apalagi merawat reflektor lampu sangatlah mudah, dan bisa bersihkan sendiri di rumah. Dengan begitu, maka sistem pencahayaan mobil kembali bersih.

Gambar menunjukan Headlimp mobil

Kondisi lampu mobil kusam mengakibatkan sinar lampu yang terpancar jadi kurang maksimal

“Setidaknya ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan ketika merawat reflektor mobil. Mulai dari menyiapkan perlengkapan, proses pembersihan, menghilangkan bekas baret hingga menentukan bohlam lampu yang dipakai. Jika semua itu diikuti, otomatis kualitas cahaya lampu mobil tetap maksimal,” jelas Roni Agung, Workshop Head Body & Paint Astra International – Peugeot dalam keterangan tertulisnya.

Perlu diketahui, saat berkendara di malam hari atau hujan, kondisi lampu mobil kusam, hal itu akan mengakibatkan sinar lampu yang terpancar menjadi kurang maksimal. Efeknya, jalanan yang anda lihat akan kurang jelas.

Penyebab Perubahan Warna Pada Mika Lampu Mobil

Perubahan warna pada mika lampu mobil bisa jadi disebabkan oleh karena panas yang muncul dari bohlam lampu. Terutama bila pemilik kendaraan salah ketika memasang bohlam dengan Watt yang lebih besar dari spesifikasi standar. Temperatur panas berlebihan dari bohlam tersebut yang kemudian menyebabkan mika lampu berubah menjadi kekuningan.

“Sebaiknya gunakan bohlam lampu dengan daya yang sesuai dengan standarnya. Karena gunakan daya dengan watt lebih tinggi, bohlam akan hasilkan panas yang berlebih dan dapat mengakibatkan lampu mobil anda berubah menjadi kuning. Aki pun tidak akan bertahan lama karena bekerja keras,” lanjutnya.

Gambar menunjukan Headlemp mobil

Panas yang muncul dari bohlam lampu jadi penyebab perubahan warna pada mika lampu mobil

Faktor lain seperti faktor usia lampu, faktor cuaca, jamur kaca, goresan pada mika lampu hingga faktor pemakaian. Juga merupakan salah satu penyebab menurunnya kualitas atau performa lampu mobil Sobat. Maka dari itu selalu perhatikan karet penutup Bohlam. Sebab tanpa disadari, kadang-kadang karet penutup bohlam ini biasanya suka robek atau getas.

Reflektor cepat menguning juga dapat dipengaruhi lubang sirkulasi udara mampat, seal penutup mika rusak, robek atau getas. Maka air dapat dengan mudah masuk ke rumah lampu, begitupun debu atau kotoran. Jika alami hal ini, segeralah ganti atau merapikan seal agar tidak ada celah untuk kemasukan air ataupun debu.

>>> Mendukung Mobilitas Tanpa Emisi, Peugeot e-208 Jadi Armada Kepolisian Italia

Tak kalah penting adalah membiasakan parkir di tempat teduh untuk hindari sinar ultraviolet (sinar UV) langsung. Selain itu, upayakan selalu mencuci bagian kaca luar headlamp terutama saat habis turun hujan.    

>>> Pasang Air Purifier di Mobil, Apakah Efektif Menangkal COVID-19?

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top